• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Sabtu, Agustus 8, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

GAPKI: Produksi, Konsumsi dan Ekspor Minyak Sawit Indonesia Turun di Februari

Admin by Admin
Mei 1, 2024
0
GAPKI: Produksi, Konsumsi dan Ekspor Minyak Sawit Indonesia Turun di Februari

Foto: Gemabisnis.com

0
SHARES
18
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) menyatakan volume produksi, konsumsi dan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia selama bulan Februari 2024 diperkirakan mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan dengan bulan Januari 2024 akibat jumlah hari kerja yang lebih sedikit di bulan Februari.

Ketua Umum GAPKI Eddy Martono mengatakan produksi minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) diperkirakan mengalami penurunan 8,25% dari 4,23 juta ton di Januari menjadi 3,88 juta ton di Februari. Demikian pula volume produksi Minyak Inti Sawit (Palm Kernel Oil/PKO) mengalami penurunan 8,24% di Februari menjadi 369.000 ton dari 402.000 ton di Januari.

Menurut Eddy, total konsumsi minyak kelapa sawit di dalam negeri pada Februari juga mengalami penurunan 4,02% menjadi 1,86 juta ton dari 1,94 juta ton di Januari. Konsumsi minyak kelapa sawit di Februari terdiri dari 769.000 ton untuk pangan (turun 3,87% dari 800.000 ton di Januari, 175.000 ton untuk industri oleokimia (turun 6,42% dari 187.000 ton di Januari) dan 920.000 ton untuk biodiesel (turun 3,77% dari 957.000 ton di Januari).

BacaJuga

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

Sementara itu, total ekspor minyak kelapa sawit dan produk olahannya mengalami penurunan sangat signifikan sebesar 26,48% dari 2,81 juta ton di Januari menjadi 2,17 juta ton di Februari. Penurunan ekspor terbesar terjadi pada olahan CPO dari 1,93 juta ton di Januari menjadi 1,49 juta ton di Februari, diikuti CPO dari 367.000 ton menjadi 152.000 tondan oleokimia dari 393.000 ton menjadi 364.000 ton. Sebaliknya ekspor olahan PKO naik dari 106.000 ton menjadi 129.000 ton.

“Akibat dari penurunan volume ekspor yang sangat signifikan itu, nilai ekspor minyak kelapa sawit dan produk turunannya selama bulan Februari 2024 hanya mencapai US$1,81 miliar, turun sangat signifikan dari US$2,30 miliar di bulan Januari 2024 walaupun harga CPO CIF Rotterdam naik menjadi US$965/ton dari US$958/ton,” tutur Eddy di sela-sela acara ‘Halal Bihalal GAPKI Dengan Media’ di hotel Shangrila, Jakarta, Selasa (30/4).

Penurunan terbesar volume ekspor minyak kelapa sawit dan turunannya selama bulan Februari terjadi untuk tujuan India yaitu sebesar 54,45% dari 527.000 ton menjadi 240.000 ton, diikuti tujuan Pakistan turun 34,15% dari 284.000 ton menjadi 187.000 ton, tujuan Afrika turun 14,24% menjadi 548.000 ton dari 639.000 ton, tujuan China turun 13,07% menjadi 326.000 ton dari 375.000 ton, tujuan Bangladesh turun 55,84% menjadi 34.000 ton dari 77.000 ton, tujuan Uni Eropa (UE) turun 7,34% menjadi 341.000 ton dari 368.000 ton.

Secara kumulatif, ekspor minyak kelapa sawit dan produk turunannya selama dua bulan pertama 2024 (Januari-Februari) mencapai 4,98 juta ton, turun 43,22% dari 8,77 juta ton pada periode yang sama tahun 2023. Selama periode Januari-Februari 2024 ekspor minyak kelapa sawit dan produk turunannya ke semua negara mengalami penurunan kecuali ke Pakistan dan UE yang masih tumbuh positif. Ekspor ke Pakistan tumbuh 54,93% menjadi 471.000 ton dan ke UE tumbuh 2,20% menjadi 929.000 ton. Sementara itu, ekspor ke China turun 47,37% menjadi 701.000 ton, ke Bangladesh turun 42,78% menjadi 111.000 ton, ke Afrika turun 19,24% menjadi 621.000 ton, dan ke India turun 17,45% menjadi 766.000 ton.

Eddy menjelaskan, dengan kondisi produksi, konsumsi dalam negeri dan ekspor seperti di atas maka stok minyak kelapa sawit di akhir Februari (awal Maret) 2024 mengalami peningkatan sebesar 7,49% menjadi 3,26 juta ton dibandingkan dengan stok pada akhir Januari (awal Februari) 2024 yang mencapai 3,03 juta ton. (YS)

 

Previous Post

Mendag: Produk Baja Tulangan Beton Tidak Sesuai SNI Sangat Berbahaya, Rugikan Konsumen

Next Post

Thailand Selenggarakan Industrial Business Matching di Jakarta

Admin

Admin

Related Posts

GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September
Energi & Pertambangan

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

by Admin
Juni 27, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA – Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) bersama Koalisi Transisi Bersih mengingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru memaksakan implementasi...

Read more

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

April 28, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Maret 30, 2026
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
Next Post
Thailand Selenggarakan Industrial Business Matching di Jakarta

Thailand Selenggarakan Industrial Business Matching di Jakarta

BERITA TERBARU

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Juli 10, 2026
Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Juli 6, 2026

Temuan BRIN : Pupuk Silika Tingkatkan Produksi Bawang Merah TSS

Juli 3, 2026
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Juni 27, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com