• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, Maret 12, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Jokowi Ingatkan Regulator untuk Perketat Pengawasan Setelah Kasus Anjloknya Saham Adani

Admin by Admin
Februari 6, 2023
0
Jokowi Ingatkan Regulator untuk Perketat Pengawasan Setelah Kasus Anjloknya Saham Adani

Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2023 (Foto: OJK)

0
SHARES
26
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo Senin (6/1) mendesak  regulator pasar keuangan Indonesia untuk memperketat pengawasan di pasar modal untuk mencegah terjadinya kasus anjloknya saham seperti yang dialami perusahaan India Adani Group, demikian dilaporkan kantor berita Reuters hari ini, Senin (6/1).

Berbicara pada pertemuan tahunan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jokowi menunjukkan terjadinya dampak berupa depresiasi nilai tukar mata uang Rupee India dan terjadinya aliran modal keluar dari India setelah anjloknya nilai saham perusahaan Adani Group di pasar saham.

Untuk mencegah peristiwa tersebut terjadi di Indonesia Jokowi mengingatkan tentang dampak negatif dari manipulasi saham. Karena itu, Jokowi meminta kalangan pelaku industri jasa keuangan untuk berhati-hati agar tidak mengalami krisis pasar saham seperti yang terjadi di India.

BacaJuga

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Harga saham perusahaan Adani Group mengalami penurunan tajam akibat banyaknya pelaku bursa yang menjual saham perusahaan tersebut menyusul tuduhan manipulasi saham dan krisis hutang Adani Group yang dilayangkan Hindenburg Research, sebuah perusahaan berbasis di Amerika Serikat pada 24 Januari lalu.

Sebelumnya kantor berita Reuters juga melaporkan bahwa ketakutan akan penularan keuangan menyebar di India pada Jumat sejalan dengan makin memburuknya krisis Adani Group dimana lembaga rating Moody’s mengingatkan konglomerat India itu kemungkinan akan mengalami kesulitan dalam meningkatkan modal sedangkan S&P memangkas rating untuk dua bisnis Adani Group.

Pemandangan kacau juga melanda dua lembaga parlemen India yang mengakibatkan dilakukannya penundaan pertemuan parlemen pada Jumat (3/2) karena sejumlah anggota parlemen menuntut dilakukannya pemeriksaan menyusul anjloknya secara dramatis nilai saham perusahaan-perusahaan milik miliarder India Gautam Adani itu.

Adani Group sendiri telah membantah berbagai tuduhan dan menyangkal telah melakukan pelanggaran melalui sanggahan yang terperinci, namun upaya itu gagal menahan kejatuhan harga sahamnya.

Pejabat pemerintah India mengatakan kepada Reuters, setelah melihat tanda-tanda krisis Adani Group tersebut akan semakin meluas, pemerintah India telah mulai mengambil langkah awal untuk mengkaji kembali berbagai dokumen laporan keuangan dan dokumen lainnya yang disampaikan Adani Group kepada regulator selama beberapa tahun terakhir.

Walaupun saham perusahaan-perusahaan Adani sempat mengalami pemulihan setelah terperosok tajam pada Jumat (3/2), tujuh perusahaan go public Adani Group telah kehilangan nilai pasarnya lebih dari US$100 miliar sejak Hindenburg menerbitkan laporannya pada 24 Januari 2023. (YS)

Previous Post

Reformasi Sistem Cadangan Devisa

Next Post

Kemenperin Siapkan Tiga Langkah Capai Target Transaksi PDN Rp 250 Triliun

Admin

Admin

Related Posts

Ekbis

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

by Admin
Maret 11, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA — Pengunduran diri dua pejabat eselon I di Kementerian Pekerjaan Umum menimbulkan gelombang pertanyaan baru mengenai dinamika internal...

Read more

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah,  RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah, RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

Maret 3, 2026
Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Februari 19, 2026
FTA Indonesia-EAEU Ditandatangani, Babak Baru Kemitraan Ekonomi Indonesia dan Negara-negara Eurasia

FTA Indonesia-EAEU Ditandatangani, Babak Baru Kemitraan Ekonomi Indonesia dan Negara-negara Eurasia

Desember 23, 2025
Next Post
Kemenperin Siapkan Tiga Langkah Capai Target Transaksi PDN Rp 250 Triliun

Kemenperin Siapkan Tiga Langkah Capai Target Transaksi PDN Rp 250 Triliun

BERITA TERBARU

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

Maret 11, 2026

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

Maret 9, 2026
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

Maret 11, 2026

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com