• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Senin, September 28, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Komite Pendayagunaan Pertanian Desak Pemerintah Segera Cegah Penyebaran PMK

Admin by Admin
Mei 8, 2022
0
0
SHARES
11
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Menyusul terjadinya ledakan (outbreak) Penyakit Mulut dan Kuku/PMK (Foot and Mouth Disease/FMD) di empat kabupaten di Jawa Timur, Ketua Umum Komite Pendayagunaan Pertanian ( KPP) Teguh Boediyana mendesak pemerintah untuk segera melakukan sejumlah langkah yang diperlukan untuk menangani penyakit hewan tersebut.

Teguh mengatakan langkah pertama yang harus dilakukan Pemerintah Pusat  c.q. Kementerian Pertanian serta instansi terkait adalah segera mengambil langkah konkrit untuk menghambat laju proses penularan  PMK dari Jawa Timur ke Propinsi lain.

Berikutnya, lanjut Teguh, Presiden perlu mengambil langkah  cepat membentuk  Satuan Tugas  untuk mengatasi masalah tersebut antara lain apabila diperlukan dilakukan pemusnahan hewan tertular serta ketersediaan  dana tanggap darurat  untuk penanganan penyebaran PMK termasuk ketersediaan vaksin yang dibutuhkan serta pemberian kompensasi bagi peternak rakyat yang ternaknya tertular PMK.

BacaJuga

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Minta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

JAPFA dan Koperasi LPER Kerja Sama Strategis Perkuat Kedaulatan Pangan

Pemerintah juga perlu segera mengantisipasi implikasi merebaknya PMK antara lain terkait dengan hambatan ekspor karena dipastikan negara yang statusnya bebas PMK yang akan melarang masuknya berbagai produk dari Indonesia.

Selanjutnya, pemerintah perlu meninjau kembali berbagai peraturan dan kebijakan yang berpotensi akan masuknya PMK. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan untuk menerapkan kembali kebijakan maximum security  atas masuknya  produk hewan atau hewan ke wilayah Republik Indonesia.

Menurut Teguh, langkah lainnya yang juga tidak kalah pentingnya untuk dilakukan adalah perlunya Presiden RI segera memerintahkan tracing atau penelusuran asal terjadi dan masuknya PMK ke wilayah Indonesia dan memberikan sanksi bagi yang bertanggung jawab  atas masuknya PMK.

Teguh mengatakan ditemukannya kasus PMK di empat kabupaten di Jatim dengan tingkat penyebaran yang sangat cepat sangat mengejutkan karena negara ini baru saja reda dihantam virus COVID-19 yang menyasar kepada manusia.

Secara resmi Gubernur Jawa Timur pada beberapa hari yang lalu telah menyampaikan dan mengumumkan bahwa di Jawa Timur telah terjadi outbreak Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) di mana penyakit  tersebut oleh Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE) dimasukkan sebagai penyakit hewan yang paling berbahaya dan masuk daftar A.

Menurut Teguh, virus PMK sangat mudah menyebar dan melalui udara dan mampu menempuh jarak sekitar 200 km. Sebagai negara yang sudah dinyatakan bebas dari PMK, outbreak yang terjadi di Jawa Timur ini merupakan musibah dan pukulan yang berat bagi industri peternakan dan berpotensi merugikan kegiatan ekonomi. Bukan hanya pada kegiatan ekonomi dari hewan berkuku genap seperti sapi, kerbau, kambing, babi yang tertular tetapi akan ada hambatan ekspor berbagai produk pertanian dan produk lainnya.

Indonesia dinyatakan bebas PMK oleh Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) pada tahun 1992 setelah berjuang ratusan tahun lamanya dengan menghabiskan dana yang sangat besar untuk membebaskan diri dari penyakit tersebut. Kini status bebas PMK tersebut terancam dicabut OIE dan Indonesia menghadapi resiko kerugian ekonomi yang sangat besar serta harus menyediakan dana yang tidak sedikit untuk melakukan berbagai upaya pencegahan penyebarannya, apalagi untuk membebaskannya kembali dari penyakit tersebut. (YS)

Previous Post

Pasca Lebaran, Stok dan Harga Pangan Stabil

Next Post

Biosecurity NZ Terus Memonitor Perkembangan Ledakan PMK di Indonesia

Admin

Admin

Related Posts

Hot News

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Minta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

by Admin
September 6, 2026
0

JAKARTA, Gemabisnis.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk...

Read more

JAPFA dan Koperasi LPER Kerja Sama Strategis Perkuat Kedaulatan Pangan

September 5, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026
Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara Senilai Rp18,2 Miliar

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara Senilai Rp18,2 Miliar

Maret 3, 2026
Amankan Pasokan, Malaysia Timbun Stok Ayam

Larangan Impor Unggas, Telur RI oleh Arab Saudi, Momentum Perbarui Status Bebas Flu Burung

Maret 3, 2026
Next Post
Ditemukan Kasus PMK di Empat Kebupaten di Jawa Timur

Biosecurity NZ Terus Memonitor Perkembangan Ledakan PMK di Indonesia

BERITA TERBARU

Kejar Target Produksi Migas 2030, Menteri ESDM Siapkan Jurus Baru

Indonesia Daily Brief Senin, 28 September 2026

September 28, 2026
Dengan Cadangan Nikel, Bauksit Terbesar di Dunia, Indonesia Pemain Penting di Pasar Global

Kaca Batin Indonesia, Bharata Nyunggi Paduka Rama

September 27, 2026

Indonesia Daily Brief Sabtu, 26 September 2026

September 26, 2026
Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

September 25, 2026

Indonesia Daily Brief Kamis, 24 September 2026

September 24, 2026
Pemerintah Incar Tambahan Lifting dari Sumur Idle

Indonesia Daily Brief Rabu, 23 September 2026

September 23, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Kejar Target Produksi Migas 2030, Menteri ESDM Siapkan Jurus Baru

Indonesia Daily Brief Senin, 28 September 2026

September 28, 2026
Dengan Cadangan Nikel, Bauksit Terbesar di Dunia, Indonesia Pemain Penting di Pasar Global

Kaca Batin Indonesia, Bharata Nyunggi Paduka Rama

September 27, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com