• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Jumat, Oktober 23, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Terapi Plasma Konvalesen, Pelayanan Kesehatan Berbasis Penelitian

Admin by Admin
Februari 17, 2022
0
Terapi Plasma Konvalesen, Pelayanan Kesehatan Berbasis Penelitian
0
SHARES
45
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA  – Plasma Konvalesen merupakan plasma yang diambil dari orang yang sudah pulih dari COVID-19, dan darahnya memiliki antibodi melawan SARS-CoV-2. Terapi Plasma Konvalesen yang efektif dapat mencegah pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit dalam 28 hari setelah menerima transfusi plasma.

 

Demikian hasil studi dan penelitian yang dikeluarkan Johns Hopkins Medicine and the Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, terkait penggunaan Plasma Konvalesen sebagai pengobatan awal untuk pasien penderita COVID-19.

BacaJuga

Bahasa Rusia Resmi Masuk dalam Kurikulum SMA Taruna Nusantara

Rakorwil September, Pemkot Jaktim Perkuat Antisipasi Bencana dan Pelayanan Publik

Saat ini penggunaan Terapi Plasma Konvalesen masih terus dilakukan melalui serangkaian penelitian. Hal tersebut didasari pada pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada 7 Desember 2021, di mana Plasma Konvalesen  diberikan pada pasien yang berada di rumah sakit, sebagai bentuk pelayanan yang berbasis penelitian.

 

“Ternyata hal tersebut juga dilakukan di sejumlah rumah sakit di Indonesia maupun di luar negeri,” papar Dr. dr. Theresia Monica Rahardjo, MARS., Direktur Utama Rumah Sakit Unggul Karsa Medika (RS UKM) yang berbicara mengenai efektivitas Plasma Konvalesen dalam menanggulangi pasien COVID-19.

 

Menurut Dok Mo, panggilan akrab Dr. Monica, penelitian Plasma Konvalesen masih terus berlangsung. Apakah RS UKM melaksanakan penelitian, menurutnya dalam penelitian Plasma Konvalesen, pihaknya berkomunikasi intensif dengan para peneliti Plasma Konvalesen, yang saat ini bertugas di Mayo Clinic, Johns Hopkins University, dan juga Albert Einstein College of Medicine. Dengan demikian para pasien penderita COVID-19 akan mendapatkan Plasma Konvalesen dengan kadar antibodi yang terbaik, yang disediakan oleh PMI.

 

Informasi yang disadur dari PMIDKIJakarta.or.id, menyebutkan berdasarkan informasi dari dr. Niken Ritchie M.Biomed, selaku Kepala UDD PMI DKI Jakarta, “Dengan meningkatnya terapi Plasma Konvalesen ini juga dapat membantu dan mendukung  penelitian atau uji klinis yang saat ini masih berjalan, dan  dilakukan oleh berbagai pihak, agar kita mengetahui efektifitas dari terapi Plasma Konvalesen bagi penderita COVID-19.”

 

Ia juga menjelaskan para penyintas COVID-19 yang melakukan donor Plasma Konvalesen, tubuh mereka akan menjadi lebih sehat dan imun tetap terjaga. Karena fungsi plasma darah adalah membawa berbagai zat penting, seperti protein, hormon, dan nutrisi ke sel-sel yang berbeda di dalam tubuh.  Ini termasuk juga hormon pertumbuhan yang membantu otot dan tulang bertumbuh, serta hormon pembekuan yang membantu tubuh menghentikan pendarahan saat mengalami luka.

 

Pada 28 Desember 2021 Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika – Food and Drug Administration – FDA mengeluarkan pernyataan, bahwa Plasma Konvalesen dapat diberikan kepada pasien rawat jalan di samping kepada pasien rawat inap. Terapi ini diberikan  terutama kepada pasien-pasien yang memiliki gangguan imunitas atau mendapatkan terapi imunosupresif.

 

Hal ini dilakukan berdasarkan hasil penelitian multicenter di AS yang menemukan pemberian Plasma Konvalesen secara dini, dapat mencegah hospitalisasi lebih dari 50%. Terlebih lagi penelitian besar tersebut mengacu kepada pemberian Plasma Konvalesen dalam 9 hari pertama, sejak gejala pertama penyakit COVID-19 timbul. Ternyata hal tersebut juga menjadi parameter pemberian Terapi Plasma Konvalesen (TPK) sesuai pedoman Buku TPK di Indonesia.

 

Hasil penelitian pendahuluan yang sudah dilakukan menemukan bahwa pemberian Plasma Konvalesen dapat meningkatkan kadar antibodi, menurunkan Interleukin-6 dan CRP secara nyata, sebagai parameter inflamasi yang meningkat bila terjadi badai sitokin.

 

Penelitian ini dilakukan pada sejumlah pasien COVID-19 dengan kriteria menderita gejala berat, yang memiliki minimal satu komorbid atau penyakit penyerta.

 

Hingga kini penelitian ini masih berlanjut sesuai perkembangan  meningkatnya kasus COVID-19 saat ini. Dok Mo menambahkan, sebaiknya lebih terbuka (open minded) dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan, karena di sejumlah pusat penelitian plasma di AS, pemberian Terapi Plasma Konvalesen sudah mulai berlanjut dan ditujukan kepada mereka yang berusia muda (anak-anak), sesuai dengan indikasi dari hasil penelitian. (NM)

 

Tags: basispenelitianCOVID-19Dr.MonicaPlasmakonvalesenRS UnggulKarsaMedika
Previous Post

Urus Izin Perikanan Tangkap Dijamin Mudah dan Cepat

Next Post

Harga TBS di Riau Turun 1,1% untuk Periode 16-22 Februari 2022

Admin

Admin

Related Posts

Bahasa Rusia Resmi Masuk dalam Kurikulum SMA Taruna Nusantara
Umum

Bahasa Rusia Resmi Masuk dalam Kurikulum SMA Taruna Nusantara

by Admin
Oktober 8, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Delegasi Kantor Perwakilan Rossotrudnichestvo di Republik Indonesia (Russian House in Indonesia) mengunjungi SMA Taruna Nusantara di Magelang,...

Read more

Rakorwil September, Pemkot Jaktim Perkuat Antisipasi Bencana dan Pelayanan Publik

September 18, 2026

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Minta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

September 6, 2026

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026
Next Post

Harga TBS di Riau Turun 1,1% untuk Periode 16-22 Februari 2022

BERITA TERBARU

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Indonesia Daily Brief Jumat, 23 Oktober 2026

Oktober 23, 2026

ALLPACK INDONESIA 2026 Sarana Strategis Adopsi Teknologi Modern

Oktober 22, 2026
Pemerintah Incar Tambahan Lifting dari Sumur Idle

Indonesia Daily Brief Kamis, 22 Oktober 2026

Oktober 22, 2026

Indonesia Daily Brief Rabu, 21 Oktober 2026

Oktober 21, 2026
Kemenperin Perkuat Industri Alsintan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Daily Brief Selasa, 20 Oktober 2026

Oktober 20, 2026

Rosatom Rusia Tandatangani Kesepakatan Proyek PLTN Terapung 200 MW di Indonesia

Oktober 19, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Indonesia Daily Brief Jumat, 23 Oktober 2026

Oktober 23, 2026

ALLPACK INDONESIA 2026 Sarana Strategis Adopsi Teknologi Modern

Oktober 22, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com