• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Sabtu, Mei 2, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

GAPKI Harapkan Pemerintah Permudah Ekspor Minyak Sawit di Tengah Tingginya Permintaan Global

Admin by Admin
Oktober 12, 2022
0
Harga Minyak Sawit Sentuh Harga Tertinggi Setelah Indonesia Batasi Ekspor Lebih Jauh

Foto: BPDPKS

0
SHARES
5
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriyono mengharapkan pemerintah dapat mempermudah dan memperlancar kegiatan ekspor minyak kelapa sawit di tengah tingginya permintaan di pasar global saat ini.

Joko mengatakan permintaan terhadap minyak kelapa sawit terus meningkat akhir-akhir ini terutama pasca terjadinya konflik Rusia-Ukraina yang telah mengakibatkan terganggunya pasokan minyak biji bunga matahari (sun flower seed oil) dari kedua negara tersebut ke pasar dunia.

Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia sempat terhenti menjelang akhir bulan Apil hingga pertengahan Mei 2022 lalu menyusul dikeluarkannya kebijakan pemerintah mengenai larangan ekspor sementara sebagai respons pemerintah terhadap meroketnya harga minyak goreng di dalam negeri.

BacaJuga

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Kebijakan larangan ekspor sementara itu dikeluarkan pemerintah setelah kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) tidak dipatuhi kalangan produsen/eksportir minyak kelapa sawit sehingga harga minyak goreng di dalam negeri terus melonjak jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Ekspor produk minyak kelapa sawit dengan HS Code 15, sempat terhenti hingga nyaris nol pada bulan Mei, namun pada bulan Juni setelah kebijakan larangan ekspor sementara dicabut volume ekspor produk dalam kelompok HS Code 15 kembali naik menjadi 1,3 juta ton. Pada bulan Juli ekspor kelompok produk tersebut kembali naik menjadi 2,1 juta ton dan pada bulan Agustus sudah mendekati normal di angka 3 juta ton,” kata Joko di sela-sela jumpa pers virtual tentang penyelenggaraan Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2022 yang akan berlangsung di Bali 2-4 Nopember 2022.

Menurut Joko, pasca pencabutan pelarangan ekspor sementara kegiatan ekspor minyak kelapa sawit semakin baik mendekati angka normal di 3-4 juta ton per bulan. Saat ini masih ada sejumlah eksportir yang menghadapi kesulitan logistik kapal. Tapi kemajuannya sudah cukup bagus pasca pelarangan.

Joko mengatakan di tengah berkecamuknya konflik Rusia-Ukraina yang hingga kini terus berlangsung, minyak kelapa sawit Indonesia mampu menjadi minyak nabati alternatif bagi sejumlah negara yang selama ini menggunakan minyak nabati lain khususnya minyak biji bunga matahari.

Dia mencontohkan pelaku industri minyak nabati di Eropa yang sebelumnya tidak mau menggunakan CPO ketika terjadi kelangkaan pasokan minyak biji bunga matahari akibat perang Rusia-Ukraina mereka beralih menggunakan CPO sebagai bahan baku untuk produksi minyak makan.

“Pesan moralnya adalah seharusnya pemerintah justru mempermudah ekpsor dalam rangka memenuhi kebutuhan minyak nabati global yang mengalami gangguan pasokan akibat perang. Tapi ternyata pemerintah di dalam negeri responsenya sangat reaktif karena hanya melihat pasar dalam negeri sehingga terjadilah pelarangan ekspor. Ini sangat disayangkan karena harusnya menjadi peluang untuk meningkatkan perolehan devisa dan neraca perdagangan,” tutur Joko.

Joko berharap ke depan kebijakan pemerintah semakin kondusif untuk mendorong ekspor minyak kelapa sawit karena bagaimana pun ekspor minyak kelapa sawit harus dilakukan mengingat produksi komoditas tersebut di dalam negeri mengalami surplus sehingga kelebihan produksinya mau tidak mau harus diekspor.

“Mengenai energi, kita juga ingin melihat dengan terjadinya krisis dimana harga energi meningkat di pasar global apakah terjadi peningkatan konsumsi biodiesel global. Kalau kita lihat impor sawit AS trendnya terus meningkat, tidak pernah turun, mungkin sebagian besar digunakan untuk produksi biodiesel,” ungkap Joko.

Mengenai masih diberpakukannya kebijakan DMO hingga saat ini, Joko mengatakan  pemerintah tampaknya masih belum yakin dengan jaminan pasokan minyak goreng di pasar domestik. Pemerintah masih bersikap hati bahwa suatu waktu akan terjadi kembali kekurangan feedstock untuk minyak goreng domestik, padahal Indonesia memiliki surplus produksi.

“Tampaknya pemerintah masih perlu waktu untuk memastikan bahwa supply bahan baku minyak goreng domestik aman atau terjamin, karena itu masih ada DMO. Walupun DMO-nya sudah ringan karena kini tinggal 10%. Yang kami harapkan kemudahan ekspor karena 10% itu sangat mudah bagi kami untuk memenuhinya,” tegas Joko. (YS)

Previous Post

Harga TBS di Sumut Naik 6,2% ke Level Rp 2.524,33/kg untuk Periode 12-18 Oktober 2022

Next Post

Komoditas Pertanian Indonesia Punya Kans Menembus Pasar Internasional

Admin

Admin

Related Posts

Manufaktur

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

by Admin
April 28, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA, - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) terus berupaya meningkatkan kualitas industri kopi...

Read more
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Maret 30, 2026
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Alam Sumut Januari 2026 Turun kendati Harga Global Menguat

Februari 28, 2026
Next Post
Komoditas Pertanian Indonesia Punya Kans Menembus Pasar Internasional

Komoditas Pertanian Indonesia Punya Kans Menembus Pasar Internasional

BERITA TERBARU

Indonesia “Surga Ekologis” Spesies Asing, Peneliti BRIN Ungkap Strategi Pengendaliannya

Mei 1, 2026

Bank Sampah “Makasar Ceria” Diresmikan, Kolaborasi Pemkot dan Swasta Tekan Volume Sampah

April 30, 2026

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

April 28, 2026

Festival Walet Emas 2026, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur

April 27, 2026
Bukan Cuma Baterai, Ini Rahasia Agar Mobil Listrik Lebih Efisien Saat Mudik

Ban Menjadi Faktor Krusial Efisiensi Mobil Listrik

April 26, 2026

Bantu Stok Adakan Donor Darah, Bank Jakarta Gandeng PWI Jaya dan PMI DKI

April 24, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Indonesia “Surga Ekologis” Spesies Asing, Peneliti BRIN Ungkap Strategi Pengendaliannya

Mei 1, 2026

Bank Sampah “Makasar Ceria” Diresmikan, Kolaborasi Pemkot dan Swasta Tekan Volume Sampah

April 30, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com