Gemabisnis.com, JAKARTA – Produksi biodiesel berbasis minyak kelapa sawit di Indonesia pada periode Januari-Oktober 2022 sudah mencapai 9.675.713,737 kl, …% di atas total produksi selama tahun 2021 (Januari-Desember) yang mencapai 8.490.364,978 kl, demikian data yang dikeluarkan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) yang diterima redaksi Gemabisnis.com hari ini (Rabu, 14/12).
Berdasarkan data APROBI tersebut volume produksi biodiesel selama bulan Oktober 2022 saja mencapai 1.061.556,075 kl, sedikit lebih tinggi dari volume produksi bulan September 2022 yang mencapai 1.056.867,713 kl, namun jauh lebih tinggi dibandingkan dengan volume produksi pada bulan Oktober 2021 yang mencapai 805.222,540 kl.
Sementara itu, volume distribusi biodiesel di pasar domestik selama 10 bulan pertama tahun 2022 (Januari-Oktober) juga sudah melampaui volume distribusi biodiesel selama tahun 2021 (Januari-Desember). Pada periode Januari-Oktober 2022 volume distribusi biodiesel mencapai 8.490.364,978 kl, sedikit di atas volume distribusi tahun 2021 yang mencapai 8.438.549,734 kl.
Selama bulan Oktober 2022 saja volume distribusi biodiesel di pasar domestik mencapai 943.505,916 kl, di atas volume distribusi bulan September 2022 yang mencapai 818.362,121 kl, dan jauh di atas volume distribusi di bulan Oktober 2021 yang mencapai 707.244,763 kl.
Volume ekspor biodiesel di tahun 2022 pun jauh melampaui volume ekspor tahun 2021. Selama 10 bulan pertama 2022 saja volume ekspornya sudah mencapai 315.531,162 kl, jauh di atas volume ekspor biodiesel selama satu tahun penuh tahun 2021 (Januari-Desember) yang hanya mencapai 91.544,209 kl. (YS)













