• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 1, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Pacu Produksi, Kemenperin akan Terjunkan 200 Dokter Kakao

Admin by Admin
Agustus 12, 2024
0
Bioaditif Berbasis Minyak Atsiri Mampu Turunkan Emisi Gas Buang
0
SHARES
4
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA–Rencana pemerintah mengubah Badan Pengelola Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menjadi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang  nantinya tak lagi mengelola sawit saja, melainkan juga komoditas perkebunan lainnya seperti kakao, kelapa serta karet, diyakini akan mampu meningkatkan produksi kakao di dalam negeri.

“Salah satu dampak positif dari keberadaan BPDP adalah pendanaan untuk peningkatan mutu dan produksi kakao menjadi lebih mudah,” kata Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika, Sabtu (10/08/2024).

Menurutnya, industri olahan kakao di dalam negeri sudah banyak bermunculan. Hasil produksinya juga sudah diekspor ke sekitar 97 negara. Namun, dalam menjalankan kegiatan produksinya, industri olahan kakao masih menghadapi kendala minimnya ketersediaan bahan baku kakao.

BacaJuga

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Untuk meningkatkan mutu dan produksi kakao, ungkap Putu, Kemenperin tengah berusaha melahirkan dokter kakao-dokter kakao di dalam negeri. Hal itu dilakukan dengan melatih tenaga terpilih untuk dididik selama satu bulan, yang saat ini dipusatkan di Luwuk.

“Setelah menjalani pendidikan dan kembali ke daerah masing-masing, dokter kakao itu diminta untuk mengajari seratus orang petani mengenai pembibitan dan perawatan tanaman kakao yang baik,” ujar Putu.

Kemenperin menargetkan pada akhir tahun 2024 ini akan ada 200 dokter kakao yang berasal dari pelbagai daerah sentra kakao di dalam negeri.

Kalau BPDP nantinya bisa mengolah tanaman kakao juga, papar Putu, maka sebagian dananya bisa dialihkan untuk mendidik dokter kakao dan petani kakao agar mereka bisa mendapatkan bibit yang baik dan perawatan secara benar.

“Pembiayaan kakao tidak besar. dananya bisa dari bea ekspor kakao. yang besarannya 15 %. Dana ini bisa digunakan sama seperti yang digunakan komoditas lainnya,” ucap Putu.

Selain kakao, masuknya  komoditas kelapa dalam komoditas yang akan ditangani BPDP nantinya akan berdampak positif bagi peningkatan nilai tambah industri pengolahan kelapa di dalam negeri.

Menurut Putu, saat ini hanya daging kelapa saja yang diolah menjadi produk. Padahal, banyak bagian dari tanaman kelapa, mulai dari tempurung hingga daun kelapa yang dapat diolah menjadi sebuah produk. Misalnya, bagian dari  tanaman  kelapa bisa dijadikan bahan baku avtur, bahan bakar pesawat terbang.

“ Isu di komoditas kelapa adalah  bagaimana meningkatkan rantai nilai tambah kelapa itu. Saat ini yang baru diolah daging buahnya. Padahal, banyak sekali turunan dari kelapa yang punya nilai tambah tinggi,” kata Dirjen Industri Agro, Putu Juli Ardika.

Dia berharap BPDP dapat segera direalisir sehingga bisa langsung bekerja untuk meningkatkan produksi komoditas perkebunan yang ditanganinya. “Makin cepat makin baik,” ucap Putu. by

Tags: Dirjen industri agrodokter kakaoindustri kakao olahanputu juli ardikatanaman kakao
Previous Post

Produksi Minyak Perdana dari Sumur Banyu Urip Infil Clastic

Next Post

Industri Furnitur Bukukan Nilai Komitmen Rp17 Miliar di India

Admin

Admin

Related Posts

Manufaktur

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

by Admin
April 28, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA, - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) terus berupaya meningkatkan kualitas industri kopi...

Read more
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Maret 30, 2026
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Alam Sumut Januari 2026 Turun kendati Harga Global Menguat

Februari 28, 2026
Next Post
Industri Furnitur Bukukan Nilai Komitmen Rp17 Miliar di India

Industri Furnitur Bukukan Nilai Komitmen Rp17 Miliar di India

BERITA TERBARU

Indonesia “Surga Ekologis” Spesies Asing, Peneliti BRIN Ungkap Strategi Pengendaliannya

Mei 1, 2026

Bank Sampah “Makasar Ceria” Diresmikan, Kolaborasi Pemkot dan Swasta Tekan Volume Sampah

April 30, 2026

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

April 28, 2026

Festival Walet Emas 2026, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur

April 27, 2026
Bukan Cuma Baterai, Ini Rahasia Agar Mobil Listrik Lebih Efisien Saat Mudik

Ban Menjadi Faktor Krusial Efisiensi Mobil Listrik

April 26, 2026
Konsep Otomatis

Bantu Stok Adakan Donor Darah, Bank Jakarta Gandeng PWI Jaya dan PMI DKI

April 24, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Indonesia “Surga Ekologis” Spesies Asing, Peneliti BRIN Ungkap Strategi Pengendaliannya

Mei 1, 2026

Bank Sampah “Makasar Ceria” Diresmikan, Kolaborasi Pemkot dan Swasta Tekan Volume Sampah

April 30, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com