Gemabisnis.com, JAKARTA – Pemeritah Rusia menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan ekspor biji gandum ke Indonesia di tahun 2026 sehubungan dengan melimpahnya produksi gandum seiring dengan membaiknya cuaca dan semakin kondusifnya kegiatan produksi biji-bijian termasuk gandum di negeri Beruang Putih itu.
Duta Besar Berkuasa Penuh Republik Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov kepada redaksi Gemabisnis.com mengatakan pemerintah Rusia telah membuka lebar-lebar kran ekspor biji gandum negara tersebut sejak bulan November 2025 lalu menyusul panen gandum negeri itu yang melimpah sejak bulan Oktober 2025 lalu.
“Kondisi cuaca pada musim tanam gandum 2025-2026 sangat kondusif sehingga panen gandum kami melimpah pada tahun 2025-2026 ini. Karena itu, pemerintah Rusia sudah memperbolehkan kembali ekspor gandum ke pasar mancanegara termasuk ke Indonesia karena produksi dan stok gandum kami sekarang cukup melimpah,” kata Tolchenov kepada Gemabisnis.com, belum lama ini.
Menurut Tolchenov, ekspor gandum Rusia ke Indonesia pada tahun 2025 mengalami penurunan drastis karena pemerintah Rusia memang membatasi ekspor gandumnya selama tahun 2024-2025 sehubungan dengan produksi gandum yang kurang baik di tahun tersebut. Hal itu dilakukan karena pemerintah Rusia lebih mengutamakan pengamanan ketersediaan gandum untuk warganya sendiri.
Tolchenov mengatakan kini dengan panen gandum yang melimpah sejak Oktober 2025 lalu pemerintah Rusia kembali membuka lebar-lebar kebijakan ekspor gandumnya dan siap memasok kembali gandum dalam jumlah besar ke berbagai negara termasuk ke Indonesia.
Menurut data Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Indonesia mengimpor 1,35 juta ton gandum dari Rusia pada tahun 2024, namun volume impor tersebut diperkirakan turun drastis di tahun 2025 sehubungan dengan adanya kebijakan pembatasan ekspor gandum oleh pemerintah Rusia. Sampai dengan bulan Agustus 2025 (Januari-Agustus 2025) impor gandum Indonesia dari Rusia hanya mencapai 158.400 ton.
Menurut Tolchenov, untuk meningkatkan ekspor gandum Rusia ke Indonesia, sebuah delegasi produsen dan eksportir gandum Rusia telah berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu. Mereka menawarkan kelanjutan pasokan gandum kepada kalangan industri/produsen tepung terigu Indonesia.
“Para produsen dan eksportir gandum Rusia siap untuk melanjutkan kembali pasokan gandumnya ke Indonesia karena mereka kini memiliki stok gandum yang memadai untuk diekspor,” tegas Tolchenov.
Bahkan, Tolchenov menyatakan kesiapan para pemasok gandum Rusia untuk memberikan harga gandum yang sangat kompetitif jika dibandingkan dengan gandum dari negara lain. (YS)












