• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, April 30, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Tren Positif Kinerja Ekspor Karet Alam Sumut Desember 2024 di Tengah Tantangan Musim dan Fluktuasi Harga

Admin by Admin
Januari 8, 2025
0
Permintaan Berkurang, Ekspor Karet Sumut Kembali Anjlok Pada April

Foto: Kementan

0
SHARES
13
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Volume ekspor karet alam Sumatera Utara (Sumut) pada bulan Desember 2024 tercatat sebesar 23.467 ton, naik 10.91% month-on-month (MoM) dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 21.162 ton. Namun, volume ekspor pada bulan Desember 2024 masih sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Desember 2023 yang tercatat 23.668 ton, dengan penurunan 0.85% year-on-year (YoY). Meskipun ada sedikit perbaikan, volume ekspor ini masih jauh dari kinerja ekspor normal yang biasanya mencapai 42.000 ton/bulan.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) cabang Sumut Edy Isrwansyah mengatakan kenaikan volume ekspor pada bulan Desember 2024 dipengaruhi oleh peningkatan permintaan dari pabrik ban yang aktif membeli untuk stok musim libur di Januari. Permintaan ini telah mendorong volume ekspor, meskipun kondisi pasar global tetap diwarnai oleh fluktuasi harga.

Namun demikian Edy menyatakan pasokan karet alam di Sumut diperkirakan akan mengalami kesulitan peningkatan di awal tahun 2025. Proses transisi dari musim hujan menuju musim kemarau menyebabkan penurunan produksi, karena kebun karet memasuki fase gugur daun secara alami. Dalam beberapa bulan mendatang, produksi lokal cenderung menurun, yang berpotensi mengurangi jumlah pasokan karet alam.

BacaJuga

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Di sisi lain, lanjutnya, ada tanda-tanda perbaikan dalam produksi karet rakyat. Peningkatan harga yang tercatat dalam beberapa bulan terakhir telah mendorong petani untuk kembali menderes pohon karetnya yang sebelumnya tidak terawat, akibat rendahnya harga. Meskipun di awal Januari harga kembali turun cukup signifikan–lebih dari 10%–perbaikan ini diharapkan dapat memberi dorongan bagi peningkatan produksi dalam jangka panjang.

Sementara itu, rata-rata harga karet alam jenis TSR20 di bursa komoditas Singapura (SICOM) pada bulan Desember tercatat sebesar US$197,24 sen/kg. Namun, pada tanggal 7 Januari 2025, harga closing tercatat menurun menjadi US$184,6 sen/kg. Fluktuasi harga ini menjadi tantangan tersendiri bagi produsen karet, meskipun harga masih menunjukkan nilai yang lebih baik dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Selama bulan Desember 2024, karet alam Sumut diekspor ke 28 negara, dengan 12 negara tujuan ekspor di Eropa, yaitu Spanyol (0.88%), Belgia (0.81%), Luksemburg (0.26%), Italia (0.26%), Prancis (0.21%), Slovenia (0.16%), Serbia (0.16%), Belanda (0.08%), Rumania (0.08%), Polandia (0.08%), Bulgaria (0.08%), dan Finlandia (0.08%), yang berkontribusi 7,31% dari total volume ekspor Desember 2024. Sementara itu, untuk tujuan ekspor utama selain Eropa, Jepang tetap mendominasi dengan kontribusi sebesar 34,19%, diikuti oleh Amerika Serikat (19,18%), Brasil (8,59%), India (7,36%), dan China (6,10%).

Menurut Edy, pasar karet alam masih menghadapi tantangan akibat fluktuasi harga dan cuaca yang mempengaruhi pasokan. Meskipun ada sedikit perbaikan dalam permintaan dan produksi, terutama dalam sektor karet rakyat, pasar global untuk karet alam tetap bergantung pada faktor-faktor eksternal seperti cuaca dan fluktuasi harga komoditas global.

Secara keseluruhan, Edy menyimpulkan, kinerja ekspor karet alam Sumut pada Desember 2024 menunjukkan sedikit perbaikan di tengah tantangan cuaca dan harga yang fluktuatif. Meskipun volume ekspor masih jauh dari kondisi normal bulanan, namun peningkatan pasokan diharapkan akan terjadi pada musim kemarau nanti, seiring dengan perbaikan pada sektor karet rakyat dan permintaan yang terus stabil di pasar global. Pemerintah dan pelaku industri perlu terus berupaya untuk memitigasi tantangan yang ada, sambil memaksimalkan potensi pasar ekspor yang luas. (YS)

Previous Post

BULOG, SRC Berkolaborasi Perkuat Jaringan Distribusi Pangan Berkualitas dan Terjangkau

Next Post

Ekspor Karet Alam Sumut Anjlok 50,3% dalam Kurun Tujuh Tahun

Admin

Admin

Related Posts

Manufaktur

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

by Admin
April 28, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA, - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) terus berupaya meningkatkan kualitas industri kopi...

Read more
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Maret 30, 2026
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Alam Sumut Januari 2026 Turun kendati Harga Global Menguat

Februari 28, 2026
Next Post
Permintaan Berkurang, Ekspor Karet Sumut Kembali Anjlok Pada April

Ekspor Karet Alam Sumut Anjlok 50,3% dalam Kurun Tujuh Tahun

BERITA TERBARU

Bank Sampah “Makasar Ceria” Diresmikan, Kolaborasi Pemkot dan Swasta Tekan Volume Sampah

April 30, 2026

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

April 28, 2026

Festival Walet Emas 2026, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur

April 27, 2026
Bukan Cuma Baterai, Ini Rahasia Agar Mobil Listrik Lebih Efisien Saat Mudik

Ban Menjadi Faktor Krusial Efisiensi Mobil Listrik

April 26, 2026
Konsep Otomatis

Bantu Stok Adakan Donor Darah, Bank Jakarta Gandeng PWI Jaya dan PMI DKI

April 24, 2026
Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah

Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah

April 24, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Bank Sampah “Makasar Ceria” Diresmikan, Kolaborasi Pemkot dan Swasta Tekan Volume Sampah

April 30, 2026

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

April 28, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com