• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Sabtu, Agustus 8, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Pacu Ekspor, HIMKI Optimalkan Penetrasi Pasar ke Emerging Market

Admin by Admin
Desember 10, 2022
0
Pacu Ekspor, HIMKI Optimalkan Penetrasi Pasar ke Emerging Market
0
SHARES
14
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

 

Gemabaisnis.com, JAKARTA–Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) akan memanfaatkan dan mengoptimalisasi penetrasi pasar ke negara-negara emerging market untuk mengantisipasi penurunan permintaan dari negara-negara yang selama ini menjadi tujuan utama ekspor (pasar tradisional) produk mebel dan kerajinan Indonesia.

Hal ini diungkapkan ketua Presidium HIMKI Abdul Sobur pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) HIMKI di Bandung, Jumat (09/12/2022).

BacaJuga

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Hankook Tire Indonesia Bantu Bahan Formic Acid Petani Karet Sumatera Selatan

Menurutnya, dalam Rapimnas itu  secara khusus  membahas mengenai semakin menurunnya permintaan pasar tradisional.  Kemudian disusun strategi dalam memitigasi dan mengantisipasi jika situasi semakin memburuk dengan mengambil tema “Pemanfaatan dan Optimalisasi Emerging Market”.

“Di Rapimnas ini, baik Kementerian Perindustrian maupun Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk membuka pasar-pasar baru di antaranya di India dan Timur Tengah yang memiliki potensi sangat besar untuk produk mebel dan kerajinan nasional,” ujar Sobur.

Dia menjelaskan, ada tiga langkah strategis yang dilakukan HIMKI dalam rangka recovery.  Pertama, maksimalisasi pameran IFEX pada Maret 2023. Kedua, penetrasi pasar ke negara-negera emerging market dan penambahan saluran pemasaran. Ketiga, menggarap pasar domestik secara intensif. Keempat, melakukan pendekatan ke kementerian-kementerian dan lembaga pemerintah dalam rangka pemulihan dan mengurangi hambatan-hambatan.

Langkah-langkah tersebut, ungkap Sobur, perlu dilakukan mengingat kondisi ekonomi  global masih mengalami pelemahan yang dipicu oleh belum pulihnya kondisi ekonomi akibat dampak pandemi COVID-19 dan adanya perang antara Rusia dengan Ukraina yang membuat hampir semua sektor industri mengalami pelemahan pertumbuhan.

Pertumbuhan global diperkirakan melambat dari 6,0 % pada 2021 menjadi 3,2 % pada 2022 dan sebesar 2,7 % pada 2023. Sementara inflasi global diperkirakan akan meningkat dari 4,7 % pada tahun 2021 menjadi 8,8 % pada tahun 2022 tetapi menurun menjadi 6,5 % pada tahun 2023 dan menjadi 4,1 % pada tahun 2024.

Sobur mengatakan, di saat luka akibat pandemi atau scarring effect belum sepenuhnya pulih, saat ini risiko ekonomi bergeser ke gejolak ekonomi global yang disebabkan oleh peningkatan inflasi global akibat supply disruption karena pandemi dan perang Rusia-Ukraina yang berpengaruh negatif terhadap pemintaan produk furniture dan kerajinan terutama di pasar tradisional al. Amerika Serikat, Eropa, dan di sebagian negara maju lainnya.

“Melemahnya kondisi ekonomi, inflasi tinggi dan angka pengangguran yang meningkat di waktu yang bersamaan dalam periode tertentu yang menandakan stagflasi ekonomi sedang terjadi,” ujarnya.

Di saat yang bersamaan, paparnya,  orientasi belanja kebutuhan masyarakat dunia juga berubah lebih ke arah kebutuhan esensial atau kebutuhan primer mereka dengan mengurangi belanja terhadap produk sekunder dan tersier seperti kebutuhan peralatan rumah tangga termasuk mebel dan kerajinan. Situasi ini menyebabkan market shock di industri mebel dan kerajinan yang ujung-ujungnya terjadi penundaan bahkan pembatalan order oleh buyer terutama dari Amerika dan Eropa.

Sobur menjelaskan, industri mebel dan kerajinan merupakan industri yang paling terdampak akibat dua hal di atas.  Ekspor mebel dan kerajinan nasional tahun 2022 diperkirakan mengalami penurunan sebesar -3,7 %  dari tahun 2021, menjadi sekitar US$ 3,38 miliar . Ekspor tahun 2021 sebesar  US$ 3,47 miliar  atau naik 27,23 % dari tahun sebelumnya. “Ekspor tahun 2021 merupakan pertumbuhan tertinggi selama 10 tahun terakhir,” ucapnya.

Seperti kita ketahui bersama, di saat terjadi situasi pandemi COVID-19, justru sektor industri mebel dan kerajinan nasional masih menunjukan pertumbuhan yang cukup baik, bahkan secara total tahun 2021 ekspor mengalami lonjakan yang signifikan (27,23 %), terutama dari AS.

Pertumbuhan itu berasal dari naiknya permintaan dari Amerika Serikat yang merupakan pengaruh positif dari kebijakan stimulus fiskal dari Pemerintah AS yang mendorong meningkatnya pendapatan rumah tangga dan mendukung pengeluaran yang berkelanjutan untuk semua barang, termasuk barang impor. Selain itu adanya kekurangan pasokan mebel dari Tiongkok dampak Trade War memaksa AS melakukan shifting order ke negara di luar Tiongkok  seperti Vietnam, Meksiko, Kanada, Malaysia, Taiwan dan Indonesia.

 Evaluasi Kinerja

Sementara itu Sekretaris Jenderal HIMKI Heru Prasetyo menjelaskan, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dengan Tema “Pemanfaatan dan Optimalisasi Emerging Market”   bertujuan untuk melakukan Evaluasi Kinerja Industri Mebel dan Kerajinan Nasional Tahun 2022 dan merumuskan Program Kerja HIMKI Tahun 2023.

“Rapimnas dilaksanakan pada tanggal 8 – 9 Desember 2022  itu diikuti para peserta yang terdiri dari Pengurus HIMKI, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pembina, dan Dewan Pakar,” katanya.

Menurut Heru, selain melaksanakan amanat Anggaran Rumah Tangga (ART) HIMKI, Rapimnas juga  bertujuan untuk membahas situasi dampak perekonomian global yang berdampak langsung terhadap kelancaran produksi industri mebel dan kerajinan nasional dan sekaligus membahas langkah dalam mitigasi dan antisipasi apabila situasi perekonomian semakin memburuk, termasuk mencari alternatif pasar baru (emerging market) yang dinilai relatif masih stabil.

Di saat side event Rapimnas, hadir juga para stakeholder industri mebel dan kerajinan yang berasal dari Kementerian/Lembaga, BUMN, Lembaga/Asosiasi/ Perusahaan mitra HIMKI. (NF)

Tags: Abdul Soburekspor mebel dan kerajinanHIMKIRapimnas HIMKI
Previous Post

Mentan Lepas Ekspor Sarang Burung Walet Ke China Senilai Rp 8 Miliar

Next Post

Kemenperin Apresiasi Pelaku Industri Halal Lewat Indonesia Halal Industry Awards 2022

Admin

Admin

Related Posts

Ekbis

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

by Admin
Juli 26, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA – Perkembangan dunia saat ini menuntut hadirnya masa depan generasi yang adaptif, kreatif, mampu berkolaborasi, serta memiliki beragam...

Read more

Hankook Tire Indonesia Bantu Bahan Formic Acid Petani Karet Sumatera Selatan

Mei 9, 2026

Bantu Stok Adakan Donor Darah, Bank Jakarta Gandeng PWI Jaya dan PMI DKI

April 24, 2026

Saat Loyalitas Diuji: Pernyataan Menteri PU Jadi Sorotan

April 18, 2026

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

April 10, 2026
Next Post
Kemenperin Apresiasi Pelaku Industri Halal Lewat Indonesia Halal Industry Awards 2022

Kemenperin Apresiasi Pelaku Industri Halal Lewat Indonesia Halal Industry Awards 2022

BERITA TERBARU

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Juli 10, 2026
Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Juli 6, 2026

Temuan BRIN : Pupuk Silika Tingkatkan Produksi Bawang Merah TSS

Juli 3, 2026
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Juni 27, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com