• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, Oktober 8, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Pengamat Soroti Pernyataan Menteri PU soal Generasi Muda Pegawai

Admin by Admin
April 7, 2026
0
0
SHARES
13
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Pernyataan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam diskusi dengan media di kantor Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia pada 2 April 2026 memunculkan paradoks dalam gaya kepemimpinannya.

Di satu sisi ia meminta publik tidak berprasangka buruk terhadap pegawai kementerian yang dipimpinnya, namun di sisi lain ia justru melontarkan pernyataan keras yang terang-terangan merendahkan generasi muda aparatur di lingkungan kementerian tersebut.

Pernyataan itu muncul dalam acara silaturahmi dengan media yang juga membahas penanganan arus mudik dan balik Lebaran pada 2 April 2026 lalu. Dalam forum tersebut, Dody menegaskan bahwa masyarakat tidak seharusnya mengeneralisasi seluruh pegawai Kementerian PU sebagai pihak yang bermasalah.

BacaJuga

Rakorwil September, Pemkot Jaktim Perkuat Antisipasi Bencana dan Pelayanan Publik

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Minta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

“Jadi tidak boleh kita suudzon ke seluruh instansi PU jelek semua, tidak boleh begitu. Kita harus selalu berpikiran baik. Apalagi Kementerian PU termasuk salah satu kementerian tertua, harus kita jaga marwahnya,” kata Dody. Ia juga menegaskan bahwa masih banyak pegawai di kementerian tersebut yang memiliki integritas.

Kalimat yang Kontroversi
Namun, pernyataan berikutnya justru menimbulkan kontroversi karena diarahkan langsung kepada generasi muda pegawai Kementerian PU. Komentar itu diawali dengan tekad Dody untuk mengubah praktik lama yang dinilainya tidak sehat di internal kementerian.

“Saya tidak mau seperti dulu lagi. Saya maunya kalau memang eselon I salah ya eselon I itu masuk penjara. Bukan kemudian kalau eselon 1 salah, dibuang ke eselon II, dibuang ke eselon III, dibuang ke eselon X. Eselon X masuk penjara, itu tidak boleh. Itu memberikan contoh tidak baik ke generasi muda PU,” ujarnya.

Namun setelah itu, ia melontarkan kalimat merendahkan yang memukul rata seluruh generasi muda Kementerian PU. “Hari ini menurut saya, generasi muda PU sudah agak konslet sedikit otaknya. Nah itu harus saya cuci. Generasi muda PU hari ini menurut saya akan berlomba-lomba mencuri uang APBN untuk bisa mendapatkan jabatan eselon 1, 2, 3 secepat-cepatnya. Nah, itu tidak boleh,” kata Dody.

Pernyataan tersebut memunculkan kesan kontradiktif. Di satu sisi ia meminta publik tidak berprasangka buruk terhadap pegawai Kementerian PU, namun di sisi lain ia sendiri melabeli generasi muda kementerian dengan tudingan serius yang bahkan bisa dianggap sebagai penghinaan.

Ironisnya, secara kronologis generasi muda di birokrasi justru merupakan kelompok yang relatif paling kecil kemungkinan terlibat dalam praktik lama yang selama ini menjadi sorotan publik. Sebaliknya, berbagai kasus penyimpangan yang pernah mencuat di sektor infrastruktur umumnya berkaitan dengan proyek-proyek lama yang melibatkan pejabat struktural tingkat menengah hingga senior.

Karena itu, kritik yang diarahkan kepada generasi muda dinilai berpotensi menimbulkan kesan, bahwa persoalan struktural birokrasi justru dilimpahkan kepada kelompok pegawai yang relatif baru masuk dalam sistem.

Akademisi FEB UGM : Penggunaan Bahasa Tidak Tepat
Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Rijadh Djatu Winardi, menilai penggunaan bahasa seperti yang disampaikan Menteri PU tidak tepat dalam konteks kepemimpinan organisasi publik. “Menurut saya penggunaan bahasa seperti itu kurang tepat dalam konteks kepemimpinan organisasi publik. Meskipun mungkin dimaksudkan sebagai peringatan keras atau semacam shock therapy, pernyataan yang menggeneralisasi seperti itu justru berisiko menimbulkan dampak yang tidak diinginkan,” kata Rijadh seperti dikutip dari media.

Ia menegaskan bahwa banyak pegawai muda justru masuk ke birokrasi dengan idealisme untuk memperbaiki sistem. “Banyak pegawai muda yang justru masuk dengan idealisme, ingin bekerja dengan baik, dan membawa semangat perubahan. Ketika mereka disamaratakan dengan label negatif, hal itu bisa merusak motivasi dan rasa keadilan di dalam organisasi,” ujarnya.

Rijadh juga menilai bahwa perilaku menyimpang dalam organisasi tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan terbentuk dari sistem dan budaya yang berkembang dalam institusi tersebut. “Persoalannya bukan semata-mata pada individu atau generasi, tetapi pada sistem dan budaya yang membentuk perilaku tersebut. Karena itu pemimpin seharusnya mengarahkan kritik pada pola dan sistem yang bermasalah, bukan melabeli kelompok tertentu,” jelasnya.

Menurut Rijadh, di sinilah peran kepemimpinan menjadi krusial. “Pemimpin tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga harus mampu membaca akar masalahnya, yaitu budaya dan insentif yang salah. Dalam konteks ini, kritik seharusnya diarahkan untuk mengubah sistem yang membentuk perilaku, bukan sekadar menyalahkan pelakunya,” tegasnya. (LS)

Tags: akademisi FEB UGMgenerasi muda Kementerian PUMenteri PU Dody HanggodoRijadh Djatu Winardi
Previous Post

Audit Triliunan dan Tim Lidi Bersih Kementerian PU, Progresnya Kini Jadi Sorotan

Next Post

Dedikasikan 52 Tahun Berkarya, Erros Djarot Hadirkan “BADAI PASTI BERLALU” Live in Concert

Admin

Admin

Related Posts

Umum

Rakorwil September, Pemkot Jaktim Perkuat Antisipasi Bencana dan Pelayanan Publik

by Admin
September 18, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memperkuat koordinasi antar-SKPD dan UKPD dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem....

Read more

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Minta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

September 6, 2026
Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA

Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA

Agustus 28, 2026

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026
Next Post

Dedikasikan 52 Tahun Berkarya, Erros Djarot Hadirkan “BADAI PASTI BERLALU” Live in Concert

BERITA TERBARU

Menikmati Suasana Santorini di Jungwok Resort, Gunung Kidul

Indonesia Daily Brief Rabu, Rabu, 7 Oktober 2026

Oktober 7, 2026
Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel dengan UE di WTO

Indonesia Daily Brief Selasa, 6 Oktober 2026

Oktober 6, 2026
Kementerian ESDM Pastikan Kebutuhan Alokasi Gas untuk Industri Pupuk Akan Terpenuhi

Indonesia Daily Brief Senin,5 Oktober 2026

Oktober 5, 2026
Ini Strategi KKP Bangun Industri Hilir Rumput Laut

Kaca Batin Indonesia, Membaca Indonesia melalui Kebijaksanaan Leluhur Nusantara

Oktober 4, 2026

Indonesia Daily Brief Sabtu, 3 Oktober 2026

Oktober 3, 2026
Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel dengan UE di WTO

Indonesia Daily Brief Jumat, 02 Oktober 2026

Oktober 2, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Menikmati Suasana Santorini di Jungwok Resort, Gunung Kidul

Indonesia Daily Brief Rabu, Rabu, 7 Oktober 2026

Oktober 7, 2026
Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel dengan UE di WTO

Indonesia Daily Brief Selasa, 6 Oktober 2026

Oktober 6, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com