• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, Oktober 22, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

IRRA Turut Partisipasi Kesehatan Dalam Mencegah Stunting

Admin by Admin
Agustus 1, 2023
0
Kegiatan aktivitas di Pabrik Balmed
0
SHARES
40
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis, JAKARTA  – Untuk mendukung pemerintah mengimplementasi 6 pilar pelayanan primer transformasi kesehatan,  PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) sebagai mitra distribusi alat-alat kesehatan PT Balaraja Metalindo (Balmed), turut berpartisipasi dalam program tersebut melalui penyediaan alat antropometri set.

Menurut Direktur Utama IRRA, Heru Firdausi Syarif di Jakarta, Senin (31/7), “Kami mendukung kepedulian dan partisipasi Balmed dalam program implementasi pelayanan primer ini, khususnya dalam pilar teknologi kesehatan. Hal ini  sejalan dengan filosofi perusahaan yang mengusung tagline sebagai perusahaan penyedia alat-alat kesehatan medis yang berteknologi tinggi.”

Kementerian Kesehatan kini mulai berfokus menetapkan arah pembangunan kesehatan yang menitikberatkan pada kesadaran masyarakat mencegah terjadinya penyakit. Untuk itu Pemerintah melakukan berbagai upaya di tingkat Puskesmas dan juga Posyandu (pos pelayanan terpadu) untuk mencegah terjadinya kematian ibu dan bayi, termasuk juga mencegah terjadinya stunting.

BacaJuga

ALLPACK INDONESIA 2026 Sarana Strategis Adopsi Teknologi Modern

Rosatom Rusia Tandatangani Kesepakatan Proyek PLTN Terapung 200 MW di Indonesia

“Indonesia menargetkan penurunan angka kematian ibu menjadi 70 kematian per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2030. Selain itu guna mencegah bayi mengalami stunting setelah lahir, diperlukan pengukuran rutin menggunakan antropometri.”

“Kebutuhan antropometri kit di Indonesia mencapai 313.737 unit guna memenuhi kebutuhan untuk 303.416 Posyandu yang akan dilakukan secara bertahap dengan target terpenuhi seluruhnya pada tahun 2024,” jelas juru bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril.

Sebelumnya tahun 2019 baru 25.177 Puskesmas yang tercatat memiliki antropometri kit, kemudian di tahun 2020-pun ketika tejadi pandemi COVID-19 kebutuhan antropometri kit baru terpenuhi di 1.823 Posyandu.

Tahun 2021 kondisi berangsur membaik menjadi 16.936 Posyandu, serta di tahun 2022 sudah terisi di 34.256 Posyandu. Pada tahun 2023 ini pemerintah menargetkan alat tersebut sudah masuk dan memenuhi kebutuhan di 127.033 Posyandu, dan di 2024 ditargetkan mencapai 81.512 Posyandu.

Sejak bulan Juli 2023, IRRA telah secara aktif mendistribusikan alat kesehatan antropometri set ke seluruh Indonesia, yang digunakan untuk mengukur panjang bayi dan juga mengetahui berat badan bayi, sehingga dapat diketahui apakah bayi dan balita tersebut memperoleh asupan gizi yang cukup berimbang seperti yang seharusnya sesuai usia tumbuh kembang bayi dan anak, sebagai deteksi dini dari penyakit stunting.

Hal ini sejalan dengan yang dikemukakan oleh Herry Cuaca selaku Direktur Balmed yang merupakan principal IRRA dalam produk antropometri kit ini, “Produksi antropometri set mencapai 10.000 unit setiap bulan. Selain untuk memenuhi kebutuhan program pemerintah, produksi kami juga ditujukan ke sejumlah puskesmas dan klinik yang berada di seluruh wilayah Indonesia.”

“Dengan telah diterimanya produk kami untuk berpartisipasi dalam mendukung kegiatan pembangunan kesehatan guna mencegah terjadinya stunting, kami berharap perusahaan kami secara positif dapat meningkatkan keberhasilan program kesehatan masyarakat, terkhusus bagi para bayi dan anak, sehingga secara keseluruhan mampu mencegah terjadinya stunting pada anak dan secara jangka panjang turut membantu pemerintah meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa,” ujar Heru didampingi oleh Herry.

Stunting Berarti Terjadi Gangguan Pertumbuhan Gizi Kronis

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO),  stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang disebabkan terjadinya infeksi berulang dan kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang. Terjadinya stunting ditandai dengan kondisi panjang atau tinggi badan anak yang berada di bawah standar. Secara medis stunting terjadi ketika tinggi badan anak berada di bawah kurva pertumbuhan yang seharusnya.

Awal tahun ini Kementerian Kesehatan secara khusus berfokus pada intervensi secara spesifik dalam menangani stunting pada anak, baik yang dilakukan pada masa kelahiran maupun setelah anak tersebut lahir. Pada saat bayi lahir maka program deteksi dini stunting dilakukan melalui pengukuran di Posyandu.

Adapun diagnosis stunting dilakukan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan dengan antropometri dan alat penunjang lainnya. Untuk itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin semakin gencar mendorong penggunaan antropometri di seluruh Posyandu di Indonesia. Melalui alat ini, kondisi bayi dapat dipastikan apabila terjadi perlambatan pertambahan berat badan, sehingga akan terdeteksi secara lebih cepat agar tidak terjadi mal nutrisi kronik yang akhirnya menyebabkan stunting.

Secara terpisah, Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak Badan Kependudukan  dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Irma Ardiana, MAPS mengemukakan dalam hal kebijakan penyediaan antropometri, BKKBN memastikan setiap Posyandu memiliki antropometri set yang memenuhi standar.

Dalam hal ini BKKBN turut mengawasi penyediaan barang sesuai dengan standar, antara lain memiliki TKDN tinggi, perusahaan juga mampu berkompetisi melalui katalog sektoral, memberikan jaminan dan layanan kalibrasi, serta menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

“Untuk itu kami juga memantau agar kader-kader di Posyandu sudah menerima pelatihan penggunaan antropometri digital dalam kaitan menjaga pertumbuhan bayi dan balita. Sementara proses pengukurannya didampingi oleh tenaga terlatih dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas),” jelas Irma. (LS)

 

 

Tags: Antropometri kitBalmedIRRAKemenkes
Previous Post

Impor Minyak Sawit India dari Indonesia Melonjak 76,7% pada Semester I 2023

Next Post

Sektor Manufaktur Nasional Terus Ekspansi

Admin

Admin

Related Posts

Manufaktur

ALLPACK INDONESIA 2026 Sarana Strategis Adopsi Teknologi Modern

by Admin
Oktober 22, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA, - Kementerian Perindustrian mengapresiasi penyelenggaraan ALLPACK Indonesia Expo 2026, sebagai pameran yang menjadi sarana strategis, untuk mempercepat adopsi...

Read more

Rosatom Rusia Tandatangani Kesepakatan Proyek PLTN Terapung 200 MW di Indonesia

Oktober 19, 2026
Menperin Sarmuji Siapkan Solusi Bahan Baku Mamin dan Proteksi Industri Baja

Menperin Sarmuji Siapkan Solusi Bahan Baku Mamin dan Proteksi Industri Baja

Oktober 14, 2026
TMMIN Ekspor Perdana Mobil Kijang Innova Zenix

Penjualan Mobil Baru Jan-Sep 2026 Naik 20,95% year-on-year Menjadi 679.018 Unit

Oktober 13, 2026

JAPFA dan Koperasi LPER Kerja Sama Strategis Perkuat Kedaulatan Pangan

September 5, 2026
Next Post
Dukung Penguatan Industri Halal, Kemenperin Gelar IHYA 2023

Sektor Manufaktur Nasional Terus Ekspansi

BERITA TERBARU

ALLPACK INDONESIA 2026 Sarana Strategis Adopsi Teknologi Modern

Oktober 22, 2026
Pemerintah Incar Tambahan Lifting dari Sumur Idle

Indonesia Daily Brief Kamis, 22 Oktober 2026

Oktober 22, 2026

Indonesia Daily Brief Rabu, 21 Oktober 2026

Oktober 21, 2026
Kemenperin Perkuat Industri Alsintan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Daily Brief Selasa, 20 Oktober 2026

Oktober 20, 2026

Rosatom Rusia Tandatangani Kesepakatan Proyek PLTN Terapung 200 MW di Indonesia

Oktober 19, 2026
Menikmati Suasana Santorini di Jungwok Resort, Gunung Kidul

Indonesia Daily Brief Senin, 19 Oktober 2026

Oktober 19, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

ALLPACK INDONESIA 2026 Sarana Strategis Adopsi Teknologi Modern

Oktober 22, 2026
Pemerintah Incar Tambahan Lifting dari Sumur Idle

Indonesia Daily Brief Kamis, 22 Oktober 2026

Oktober 22, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com