• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, April 16, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

BRIN Ajak Mahasiswa UNHAN Lihat Pengujian Bogie Kereta

Admin by Admin
Januari 31, 2022
0
BRIN Ajak Mahasiswa UNHAN Lihat Pengujian Bogie Kereta
0
SHARES
8
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

GemaBisnis, JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat ini sedang melaksanakan rangkaian pengujian bogie Kereta Light Rail Transit (LRT) khusus barang produksi PT INKA di Laboratorium Teknologi Kekuatan Struktur (TKS). Proses pengujian ini  turut disaksikan oleh rombongan mahasiswa teknik mesin Universitas Pertahanan kala melakukan kunjungan ke PUSPIPTEK BRIN di Serpong, Kamis (27/01).

Bogie sendiri merupakan sistem kesatuan roda pada kereta api, baik di kereta berpenggerak maupun kereta non penggerak. Bogie pada umumnya dipakai untuk roda yang jumlahnya lebih dari 2 gandar (As) dalam satu kereta.

Periset BRIN Budi Haryanto mengatakan Lab TKS sedang melakukan pengujian statis dan fatigue terhadap bogie kereta LRT khusus barang. Pengujian ini ditujukan untuk mengetahui batas maksimum kekuatan bogie menahan beban muatan kereta barang.

BacaJuga

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Tanda-Tanda Performa Mobil Listrik Sudah Menurun

“Uji statis dilakukan dengan menempelkan sensor di beberapa titik yang telah ditentukan, kemudian bogie diberikan beban secara bertahap, beban normal dan beban berlebih,” imbuhnya.

Budi mengatakan berat beban uji statis yang dilakukan dapat mencapai hingga 39 ton. Kemudian sensor di bogie akan mengirimkan data melalui kabel transmisi ke data logger di pusat kendali untuk proses pencatatan dan analisis data.

Pengujian selanjutnya adalah uji fatigue (kerusakan material). Budi menjelaskan dalam tahapan ini bogie akan menjalani pengujian hingga sepuluh juta siklus. Pengujian ini dilakukan selama 16 jam tiap harinya.

“Pada tahap ini, bogie tidak boleh retak (crack). Setelah melewati lebih dari 6 juta siklus uji, biasanya material bogie akan mengalami crack, namun itu pun hanya small crack,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan kedua uji ini merupakan salah satu persyaratan yang dibutuhkan PT INKA untuk memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh Kementerian Perhubungan. Setelah memenuhi persyaratan kereta LRT khusus barang ini akan diserahkan kepada PT KAI sebagai mitra pengguna. Sebagai informasi PT INKA juga telah melakukan pengujian kereta LRT khusus penumpang di Lab TKS pada tahun 2019 lalu.

Sesprodi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin Universitas Pertahanan (UNHAN) Letkol Wawan Rukmono mengungkapkan terima kasih kepada BRIN yang telah menerima rombongan mahasiswa teknik mesin UNHAN, dan diberikan kesempatan untuk melihat alat-alat uji.

“Mahasiswa juga perlu mengetahui kondisi riil di lapangan, sehingga mereka bisa lebih mengetahui kegunaan mesin-mesin yang biasanya mereka pelajari di kampus,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan mahasiswa juga bisa belajar dari para periset BRIN, betapa ketelitian, fokus kerja, dan faktor keselamatan dijunjung pada setiap kegiatan yang melibatkan mesin pengujian.

“Semoga kedepannya UNHAN dan BRIN bisa bekerjasama, sehingga mahasiswa kami bisa belajar banyak kepada para periset dari BRIN ini,” ujar Letkol Wawan.

Salah satu perwakilan mahasiswa UNHAN, Raja Akbar antusias mengikuti kunjungan ke Lab TKS. Sebagai mahasiswa teknik mesin, ia tidak membayangkan bogie kereta hingga sayap pesawat terbang seperti N219 dan PUNA MALE juga dilakukan pengujian untuk melihat daya tahannya.

“Biasanya hanya melihat di buku atau internet, sekarang bisa melihat dan berinteraksi langsung dengan mesin pengujian yang ada di BRIN,” pungkasnya. (nmi)

 

Tags: BRININKAMahasiswa UNHANUji Bogie
Previous Post

SehatQ Dukung Program Isoman Pemerintah untuk Pasien Positif COVID-19

Next Post

Emil Salim: Perhatikan 4 Faktor untuk Pengembangan Teknologi Nuklir di Indonesia

Admin

Admin

Related Posts

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda
Manufaktur

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

by Admin
April 13, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Tren kendaraan listrik (electric vehicle/EV) Indonesia tengah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan penjualan sepanjang 2025...

Read more
Tanda-Tanda Performa Mobil Listrik Sudah Menurun

Tanda-Tanda Performa Mobil Listrik Sudah Menurun

Maret 30, 2026
Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan

Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan

Maret 1, 2026
Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Februari 19, 2026
Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Januari 29, 2026
Next Post
Emil Salim:  Perhatikan 4 Faktor untuk Pengembangan Teknologi Nuklir di Indonesia

Emil Salim: Perhatikan 4 Faktor untuk Pengembangan Teknologi Nuklir di Indonesia

BERITA TERBARU

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

April 13, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

April 10, 2026

Dedikasikan 52 Tahun Berkarya, Erros Djarot Hadirkan “BADAI PASTI BERLALU” Live in Concert

April 9, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com