Gemabisnis.com, JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 20-21 April 2022.
Dalam peringatan dini tersebut BMKG menyatakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut – Timur dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-18 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan barat Nias, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, dan perairan selatan Banten.
Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di beberapa wilayah seperti perairan utara Sabang, perairan barat aceh, perairan barat P. Simeulue-Kep. Mentawai, Samudra Hindia Barat Aceh-Nias, perairan selatan Bali-P. Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Sumba, Laut Natuna Utara, perairan utara Anambas-Natuna, perairan utara Kep. Sangihe-Kep. Talaud, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat-Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera-Papua Barat, Laut Arafuru.
Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5-4,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai, perairan barat Enggano-Lampung, Samudra Hindia Barat Enggano-lampung, Selat Sunda, perairan selatan Banten-Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Banten-NTB.
Menurut analisa para ahli di BMKG, potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 m).
BMKG meminta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. (YS)













