• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Senin, September 28, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Ekspor Raw Sugar India ke Indonesia Terus Meningkat Signifikan

Admin by Admin
April 25, 2022
0
Alokasi Impor Raw Sugar 2022 untuk Industri Gula Rafinasi 3,4 Juta Ton

Foto: AGRI

0
SHARES
17
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Ekspor gula kasar (raw sugar) India ke Indonesia menunjukkan kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir menyusul disepakatinya kebijakan penurunan standar ICUMSA dan bea masuk raw sugar dari India oleh pemerintah Indonesia sebagai imbalan atas kebijakan pembukaan pasar minyak sawit Indonesia di India.

Data Departemen Pertanian Amerika Serikat (US Department of Agriculture/USDA) menunjukkan ekspor raw sugar India ke Indonesia mengalami lonjakan sangat signifikan pada tahun 2020-2021 (Oktober-September) menjadi hampir 2 juta ton dari hanya sekitar 500.000 ton pada tahun 2019-2020.

Pada tahun 2021-2022 ekspor raw sugar India ke Indonesia dipekirakan akan tetap tinggi dimana volume ekspor terhitung sampai tanggal 18 Maret 2022 sudah menyentuh angka 1 juta ton.

BacaJuga

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Minta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah

Sebelum tahun 2019-2020 Indonesia lebih banyak mengimpor raw sugar dari Thailand dan Australia ketimbang dari India. Hal itu terutama karena faktor kedekatan jarak pengapalan dan lebih rendahnya bea masuk raw sugar asal Thailand dan Australia.

Thailand lebih dulu mendapatkan preferensi tarif bea masuk raw sugar lebih rendah, yaitu sebesar 5% sebagai konsekuensi dari diterapkankan ASEAN Economic Community tahun 2015 yang merupakan kelanjutan dari ASEAN Free Trade Agreement. Padahal raw sugar dari negara lainnya terkena tarif bea masuk MFN (Most Favoured Nation) yaitu berupa tarif spesifik sebesar Rp 550/kg (Rp 550.000/ton) atau setara dengan tarif bea masuk sekitar 8-11% (tergantung harga raw sugar di pasar internasional).

Australia baru mendapatkan fasilitas bea masuk raw sugar sebesar 5% pada tahun 2020 ketika pakta kemitraan ekonomi Indonesia-Australia atau Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IACEPA) efektif berlaku pada 5 Juli 2020.

Dengan kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan India tersebut maka tarif bea masuk raw sugar India disamakan dengan tarif bea masuk raw sugar Thailand dan Australia. Selain itu, pemerintah Indonesia telah menurunkan standar International Commission for Uniform Methods of Sugar Analysis (ICUMSA) raw sugar impor dari 1.200 IU menjadi 600 IU. Penurunan standar ICUMSA ini memberikan angina segar bagi para pemasok raw sugar India karena selama ini raw sugar India umumnya memiliki angka IU 600. (YS)

Previous Post

Komitmen Kurangi Impor Peralatan Operasional, BMKG Kerjasama dengan PT Len Industri

Next Post

Tranformasi Ekonomi Butuh IPTEK, Modal, Kebijakan, dan Pengakuan

Admin

Admin

Related Posts

Hot News

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Minta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

by Admin
September 6, 2026
0

JAKARTA, Gemabisnis.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk...

Read more
Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah

Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah

April 24, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026
BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

April 3, 2026
Next Post
Pembangunan Dan Investasi Serupa Tapi Tak Sama

Tranformasi Ekonomi Butuh IPTEK, Modal, Kebijakan, dan Pengakuan

BERITA TERBARU

Kejar Target Produksi Migas 2030, Menteri ESDM Siapkan Jurus Baru

Indonesia Daily Brief Senin, 28 September 2026

September 28, 2026
Dengan Cadangan Nikel, Bauksit Terbesar di Dunia, Indonesia Pemain Penting di Pasar Global

Kaca Batin Indonesia, Bharata Nyunggi Paduka Rama

September 27, 2026

Indonesia Daily Brief Sabtu, 26 September 2026

September 26, 2026
Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

September 25, 2026

Indonesia Daily Brief Kamis, 24 September 2026

September 24, 2026
Pemerintah Incar Tambahan Lifting dari Sumur Idle

Indonesia Daily Brief Rabu, 23 September 2026

September 23, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Kejar Target Produksi Migas 2030, Menteri ESDM Siapkan Jurus Baru

Indonesia Daily Brief Senin, 28 September 2026

September 28, 2026
Dengan Cadangan Nikel, Bauksit Terbesar di Dunia, Indonesia Pemain Penting di Pasar Global

Kaca Batin Indonesia, Bharata Nyunggi Paduka Rama

September 27, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com