• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Minggu, April 19, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Gen Wirausaha Nasional Penggerak Industrialisasi

Oleh :Fauzi Aziz, Pemerhati Ekonomi dan Industri

Admin by Admin
November 20, 2023
0
Gen Wirausaha Nasional Penggerak Industrialisasi
0
SHARES
95
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

PERTAMA, kemakmuran dan kesejahteraan hanya bisa dibentuk melalui proses transformasi aset intelektual yang telah diolah melalui pendidikan menjadi penggerak industrialisasi. Negara yang dianugerahi banyak kelompok masyarakat yang unggul dan berbakat menjadi modal pembangunan yang paling berharga. Demokratisasi jiwa manusia yang masif menjadi pilar penopangnya.

Proses transformasinya jika diurus dengan baik dan benar akan berdampak pada peningkatan produktivitas, kreativitas dan inovasi yang begitu eksplosif. Mereka adalah bibit unggul gen wirausaha nasional yang harus dipupuk. Public policy harus melayani kebutuhan mereka sebagai penggerak ekonomi dan industri di negaranya, bahkan di negara lain.

KEDUA, kata kunci dalam proses itu adalah  spirit demokratisasi. Ekosistem yang konstruktif memberikan spirit para pemilik aset intelektual, dan memberikan keyakinan  mereka untuk semakin berani mengambil nasib di tangan mereka sendiri sebagai tenaga penggerak dalam proses industrialisasi . Proses ini diperlukan dengan cara memberikan ruang tumbuh bagi sumber daya lokal yang bercirikan desentralisasi.

BacaJuga

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

Isu Deep State Mengemuka, Pakar: Jangan Tutupi Masalah Tata Kelola

Pola top-down yang tersentralisasi dengan sedikit ruang kontribusi individu untuk tumbuh menjadi gen wirausaha nasional bukanlah merupakan persemaian yang subur bagi pembangunan kemakmuran sebuah bangsa. Karena itu, kita membutuhkan kebangkitan gen wirausaha nasional yang kompeten dan membuka ruang yang luas atas segala bentuk kesempatan berusaha.

KETIGA,konsep transformasi  semacam itu pada dasarnya menjadi inti pembangunan yang bertujuan agar sumber daya lokal (dalam bentuk modal alami, modal fisik, modal manusia,. modal sosial, dan modal finansial ) perannya dapat dioptimalkan guna melipatgandakan PDB dengan menggunakan local content yang tinggi.

Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian, yakni : 1) sumber daya manusia sebagai nilai produktif penduduk lebih penting daripada sumber daya yang lain. 2) semua harus dimulai dengan pendidikan untuk dapat mendukung pemikiran inovatif,kreatifitas atau kewirausahaan. 3)siapa saja yang memiliki bakat – bakat terbaik akan menempati kedudukan tinggi dalam tiga bidang tersebut, yakni kemampuan pemikiran inovatif, kreativitas, dan kewirausahaan 3) siapapun yang memiliki sumber daya yang cerdas akan menikmati posisi menguntungkan dalam kompetisi global yang makin ketat. 4) inovasi teknologi mandiri adalah inti daya saing untuk kesinambungan pembangunan industri . 5)  globalisasi saat ini adalah lokalisasi, yaitu bagaimana memanfaatkan kemampuan lokal sebaik-baiknya agar dapat memenangkan persaingan global.

KEEMPAT, pertanyaanya adalah apa yang harus dilakukan ketika kita selalu mengatakan bahwa peran public policy menjadi sangat penting. Ada sejumlah isu kebijakan dan progam yang bisa dijalankan bersama oleh pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Ketika John Naisbiitt menulis buku tentang China’s Megatrends, ada sejumlah policy issue yang menarik. Ada 8 hal yang ditulis dalam buku tersebut, yakni : 1) meningkatkan taraf pendidikan seluruh bangsa dengan memberikan pelatihan yang jauh lebih tinggi untuk orang-orang yang inovatif 2).meningkatkan kapasitas inovasi mandiri. 3) menambah anggaran untuk inovasi mandiri dari APBN maupun APBD atau sumber lain yang sah. 4) terus menciptakan kondisi yang kondusif bagi inovasi dan mendidik ilmuwan serta pemimpin kelas dunia di bidang penelitian ilmiah dan teknologi. 5) meningkatkan industri teknologi baru dan tinggi, serta mengembangkan industri informasi, bioteknologi, material baru, antariksa, kelautan dan lain-lain. 6) menyeimbangkan pembangunan perkotaan dan pedesaan. 7) memperluas bidang pembukaan diri dan pembaruan industri, serta mengembangkan pembangunan antardaerah. 8) menciptakan sistem yang berorientasi pasar untuk inovasi teknologi

KELIMA, apa yang dapat kita rekam dari pembelajaran semacam itu. Satu hal yang tidak bisa dilupakan adalah bahwa pembangunan industri bukan sekedar mendirikan pabrik. Pembangunan industri bisa dikatakan sebagai proses yang komplek yang banyak melibatkan faktor – faktor ekonomi dan non ekonomi. Harus melibatkan semua pihak yang membuat mereka terinklusi dalam pencapaian pembangunan.

Selama ini kita mengenal perlu ada kerjasama antara pemerintah, dunia bisnis dan akademisi serta komunitas science, teknologi, engineering, dan mathematic. Sebagai catatan akhir dapat disampaikan bahwa membangun industri sejatinya bukan sekedar mengejar pertumbuhan ekonomi atau hanya sekedar meningkatkan kapasitas produksi, melainkan juga memajukan dimensi kemanusiaan.

Industrialisasi bukanlah merupakan tujuan akhir, melainkan salah satu jalur yang harus dilalui oleh hampir semua negara guna mencapai pendapatan per kapita yang tinggi. Sebab itu, kita butuh gen wirausaha nasional yang kuat. Pemerintah harus terus menyediakan lingkungan yang kondusif bagi wirausaha, serta tempat bakat baru dapat muncul dan berkembang di berbagai daerah di Indonesia.

Tags: demokrasiFauzi Azizgen wirausahaindustriindustrialisasikemakmuran
Previous Post

Periode 16-30 November 2023, BK CPO US$18/Ton, PE CPO US$75/Ton

Next Post

GAPKI: Produksi Sawit Naik, Ekspor pun Melonjak di September

Admin

Admin

Related Posts

Hot News

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

by Admin
April 10, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Tim penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mendatangi kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,...

Read more

Isu Deep State Mengemuka, Pakar: Jangan Tutupi Masalah Tata Kelola

April 1, 2026
Pembayaran Royalti Musik, Pelaku Usaha Untung, Konsumen Buntung

Pembayaran Royalti Musik, Pelaku Usaha Untung, Konsumen Buntung

Agustus 14, 2025
Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Presiden Putin Apresiasi Peningkatan Kerjasama Indonesia-Rusia

Juni 20, 2025
Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Juni 20, 2025
Next Post
Pejabat MPOB: Stok Minyak Kelapa Sawit Malaysia Bisa Anjlok di Bawah 2 Juta Ton Akhir April

GAPKI: Produksi Sawit Naik, Ekspor pun Melonjak di September

BERITA TERBARU

Saat Loyalitas Diuji: Pernyataan Menteri PU Jadi Sorotan

April 18, 2026

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

April 13, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

April 10, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Saat Loyalitas Diuji: Pernyataan Menteri PU Jadi Sorotan

April 18, 2026

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com