• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, April 16, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Investment, Industry and Trade, Sumber Kemakmuran

Oleh :Fauzi Aziz, Pemerhati Ekonomi dan Industri

Admin by Admin
Desember 12, 2022
0
Deindustrialisasi Dan Sunset Industry

Foto: Dok. Pribadi

0
SHARES
8
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Salah satu fungsi negara adalah menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyatnya. Lewat berbagai kebijakan,  pemerintah sebuah negara  berupaya agar masyarakat dapat hidup dengan sejahtera, khususnya dalam bidang ekonomi dan sosial.

Dalam menciptakan kemakmuran itu, tentunya ada beberapa elemen yang menjadi mesin penggerak bagi terciptanya kemakmuran yang harus diperhatikan pemerintah. Apa saja elemen – elemen tersebut?

PERTAMA, tiga mesin utama ekonomi adalah invesment , industry and trade . Mereka ini adalah primary engine. Ketiganya merupakan elemen kekuatan yang harus bekerja dalam satu sistem ekonomi. Ketiganya harus nangkring dalam satu kerangka kerja yang tertata dalam satu sistem mesin pendorong. Salah satu mesin tersebut mati pasti pincang. Apalagi jika salah duanya atau ketiganya mati, maka ekonomi tidak akan bisa take off.

BacaJuga

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

Isu Deep State Mengemuka, Pakar: Jangan Tutupi Masalah Tata Kelola

KEDUA, ada mesin utama, ada pula mesin pendukung, apa itu yang masuk  dalam kelompok mesin pendukung?. Ada tiga, yaitu, kebijakan ekonomi, makro, kerangka kerja kelembagaan/regulasi, dan infrastruktur ekonomi. Dalam kelompok yang terakhir ini ada infrastruktur fisik, teknologi, SDM, infrastruktur keuangan, dan infrastruktur yang khusus dirancang untuk pengembangan UKM/IKM. Dalam hubungan ini berarti bahwa baik yang masuk sebagai primary engine, maupun yang masuk dalam kategori supporting engine, keduanya sama pentingnya, hanya beda peran dan fungsinya.

KETIGA, kedua kelompok engine itu harus dirawat oleh sistem politik yang baik, sistem hukum yang menjamin kepastian hukum dan keafilan, serta sistem birokrasi  yang efektif. Tugas utamanya adalah menjaga dan merawat agar mesin utama tidak rusak,perputarannya bisa optimal, dan selalu terstimulasi dengan baik oleh kerja-kerja mesin pendukung. Investasi, industri dan perdagangan terlibat langsung dalam siklus bisnis. Keterlibatannya diniatkan untuk menghimpun pendapatan nasional. Semua pihak yang terlibat langsung dan tidak langsung dalam siklus bisnis dapat menikmati  pendapatan nasional secara proporsional. Jadi, investasi, industri, dan perdagangan bisa dikatakan sebagai mesin utama untuk menghasilkan pendapatan nasional yang merupakan bagian dari upaya membangun kemakmuran sebuah bangsa.

KEEMPAT, di sisi lain, kta mengenal institusi pasar. Institusi menjadi  tempat berlaga untuk expected return, income, and profit. Institusi pasar ini ada yang bekerja di tingkat lokal, ada pula yang beroperasi di tingkat regional dan global.

Terkait dengan ini, maka kebijakan makro ekonomi bertindak sebagai penjaga pasar. Hukum dan peraturan perundangan dibuat untuk menjamin kepastian hukum dan kepastian berusaha. Stabilitas politik, keamanan, dan ekonomi diperlukan agar dinamika pasar dapat bekerja tanpa ada gangguan yang berarti.

Apakah semua sistem ini sudah on the track mampu memberikan dukungan maksimal terhadap sistem ekonomi pasar?.Jawabannya simple, yaitu tergantung dari respon pelaku pasar atau pelaku ekonomi. Artinya,jika responnya positif, maka ini pertanda sistem ekonomi pasar bekerja dengan baik. Tetapi bila responnya negatif, maka hal ini menjadi indikator bahwa sistem ekonomi pasar tidak bekerja dengan baik.

Pada kondisi baik, dibalik itu berarti sistem kebijakan ekonomi selaku penjaga pasar berjalan dengan efektif .Bila yang terjadi sebaliknya, maka menjadi indikator bahwa sistem kebijakan ekonomi gagal bertindak menjadi penjaga pasar yang baik.

Contoh yang paling mengkhawatirkan adalah jika kebijakan ekonomi tidak mampu mengontrol kenaikan harga barang dan jasa pada umumnya (inflasi) atau sebaliknya tidak berhasil melakukan pengendalian saat terjadi deflasi. Dalam kaitan ini berarti bahwa sistem kebijakan ekonomi gagal mrnjalankan fungsi stabilisasi ekonomi.

KELIMA, kegiatan investasi, industri dan perdagangan bekerja dalam satu proses mata rantai yang Incorporated dalam satu ekosistem. Modal, teknologi kita tempatkan pada proses industri untuk menghasilkan output berupa barang dan jasa. Barang dan jasa masuk dalam sistem perdagangan untuk ditransaksikan di pasar dalam negeri atau pasar internasional untuk expected return, income and profit. Siklus ini harus dijaga oleh sistem public policy yang market friendly karena pasar adalah tempat mengais pendapatan dan keuntungan.

Kita harapkan agar pasar tidak dijadikan tempat spikulasi, manipulasi atau menjadi praktek under ground ekonomi yang un-regulated serta off balanced yang merusak tatanan bekerjanya mekanisme pasar. Sebab itu, pasar memang harus dijaga agar tercipta dua hal, yakni, sistem perdagangan yang adil, dan sistem persaingan yang sehat agar tidak terjadi killing each others.

Akhirnya, kegiatan investasi industri, dan perdagangan harus hidup dan tumbuh dalam sistem ekonomi pasar yang terkelola. Artinya, kegiatan dan prosesnya selain harus efisien, juga harus mendapatkan perlindungan yang wajar untuk mencegah terjadinya persaingan yang tidak sehat.

Kita harapkan siklus mata rantai investasi, industri dan perdagangan mampu menghasilkan pendapatan nasional yang tinggi.Sebagian dari pendapatan tersebut dapat ditempatkan dananya menjadi dana investasi yang akan dikelola oleh lembaga Sovereign Wealth Fund. Pemanfaatannya untuk membiayai pelaksanaan progam hilirisasi serta cabang – cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak. Berarti  nilai tambah dari proses investasi, industri, dan perdagangan sebesar – besarnya untuk kemakmuran seluruh rakyat.

Tags: Fauzi Azizfungsi negaraindustri dan perdaganganinvestasikemakmuran rakyat
Previous Post

Kemenperin Apresiasi Pelaku Industri Halal Lewat Indonesia Halal Industry Awards 2022

Next Post

Harga TBS di Sumsel Turun 2,8% untuk Periode 12-18 Desember 2022

Admin

Admin

Related Posts

Hot News

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

by Admin
April 10, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Tim penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mendatangi kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,...

Read more

Isu Deep State Mengemuka, Pakar: Jangan Tutupi Masalah Tata Kelola

April 1, 2026
Pembayaran Royalti Musik, Pelaku Usaha Untung, Konsumen Buntung

Pembayaran Royalti Musik, Pelaku Usaha Untung, Konsumen Buntung

Agustus 14, 2025
Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Presiden Putin Apresiasi Peningkatan Kerjasama Indonesia-Rusia

Juni 20, 2025
Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Juni 20, 2025
Next Post

Harga TBS di Sumsel Turun 2,8% untuk Periode 12-18 Desember 2022

BERITA TERBARU

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

April 13, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

April 10, 2026

Dedikasikan 52 Tahun Berkarya, Erros Djarot Hadirkan “BADAI PASTI BERLALU” Live in Concert

April 9, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com