• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Jumat, Februari 20, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Kebijakan Tarif AS Berdampak Signifikan terhadap Ekspor Karet Sumut

Admin by Admin
April 7, 2025
0
Kebijakan Tarif AS Berdampak Signifikan terhadap Ekspor Karet Sumut

Foto: Kementan

0
SHARES
48
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Kebijakan tarif bea masuk (BM) pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang baru-baru ini diumumkan Presiden Donald Trump diyakini akan berdampak signifikan terhadap kinerja ekspor komoditas karet alam Sumatera Utara (Sumut) mengingat AS merupakan negara tujuan ekspor karet alam terbesar kedua dari provinsi tersebut.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) Sumut Edy Irwansyah mengatakan kebijakan tarif dagang AS terhadap produk karet remah (HS 4001.22.20) berdampak signifikan pada ekspor karet alam Sumut, terutama karena Amerika Serikat merupakan tujuan ekspor terbesar kedua setelah Jepang pada tahun 2024.

Menurut Edy, lima negara sebagai tujuan ekspor karet alam terbesar dari Sumut selama tahun 2024 adalah Jepang di posisi pertama dengan pangsa ekspor 29,66%, Amerika Serikat (AS) dengan pangsa 20,11%, India dengan pangsa 6,62%, Tiongkok  6,60% dan Brasil 5,03%.

BacaJuga

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Ekspor Karet Sumut 2025 Menurun di Tengah Dinamika Pasar Global

Edy menegaskan dengan pangsa ekspor ke AS mencapai 20,11%, kebijakan tarif AS dapat mengancam penurunan volume ekspor dan mempengaruhi industri karet di Sumatera Utara secara signifikan.

Menurut Edy, dampak negatif (merugikan) dari penerapan tarif AS terhadap ekspor karet Sumut diantaranya berupa penurunan volume ekspor ke AS karena penerapan tarif impor oleh AS itu akan menyebabkan harga karet Sumut menjadi lebih mahal di pasar Amerika dibandingkan produk dari negara penghasil karet dengan tarif resiprokal yang lebih rendah. Akibatnya, importir AS akan cenderung mencari pemasok alternatif (dari negara lain) dan menurunkan volume impornya dari Sumut.

Penerapan tarif impor AS juga akan menimbulkan ketidakpastian pasar dan perencanaan bisnis akibat kebijakan tarif yang berubah-ubah sehingga menciptakan ketidakpastian bagi eksportir karet Sumut dan sulit membuat strategi ekspor jangka panjang. Selain itu, fluktuasi harga dan permintaan akibat penerapan tarif impor di AS juga membuat pelaku usaha lebih rentan terhadap kerugian dan penurunan pendapatan.

Kebijakan tarif AS juga akan berdampak terhadap petani dan industri karet Sumut sebagai salah satu provinsi produsen karet terbesar di Indonesia berupa penurunan permintaan dari AS. Jika ekspor ke AS berkurang, harga karet di tingkat petani bisa turun, yang berarti kesejahteraan petani dan industri pengolahan karet akan menurun.

Lebih jauh lagi, lanjut Edy, penerapan tarif AS akan menimbulkan gangguan rantai pasokan dan biaya produksi. Perubahan rantai pasokan akibat perang dagang AS-Tiongkok dapat menyebabkan kenaikan biaya produksi, karena harga bahan baku dan logistik meningkat. Selain itu, akan terjadi persaingan yang lebih ketat akibat adanya surplus produksi dari negara lain yang mencari pasar alternatif.

Dampak lainnya yang sangat mungkin terjadi adalah pengaruh nilai tukar Rupiah. Jika rupiah melemah terhadap dolar AS, biaya produksi dalam negeri meningkat. Sebaliknya, jika rupiah menguat, harga ekspor menjadi lebih mahal, mengurangi daya saing karet Sumut di pasar global.

Edy mengatakan meskipun terdapat kemungkinan dampak negatif yang lebih dominan, namun tetap ada beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan dengan melakukan diversifikasi pasar, peningkatan daya saing dan inovasi, serta memanfaatkan pergeseran rantai pasok global.

Dengan adanya tekanan di pasar AS, eksportir karet Sumatera Utara dapat memperkuat pasar ekspor lain, seperti Jepang (29,66%) yang saat ini menjadi tujuan ekspor terbesar, India (6,62%) dan Tiongkok (6,60%) yang juga merupakan pasar potensial, serta Brasil (5,03%) yang bisa diperluas dengan kerja sama dagang lebih lanjut.

Peningkatan daya saing dan inovasi perlu dilakukan agar produk karet Sumut tetap kompetitif, karena itu industri karet Sumut harus mempertahankan kualitas produk sesuai standar internasional, melakukan efisiensi produksi agar tetap kompetitif meskipun menghadapi hambatan tarif dan mempertahankan keberlanjutan industri karet agar lebih menarik bagi pasar global.

Jika perang dagang menyebabkan perubahan rantai pasokan, Sumut bisa mengambil peran sebagai pemasok alternatif di pasar baru. Dengan strategi yang tepat, Sumut dapat mengisi celah pasar yang ditinggalkan oleh negara lain akibat kebijakan perdagangan AS.

Untuk membantu pelaku usaha industri karet Sumut, tambah Edy, pemerintah dapat menyediakan insentif ekspor dan melakukan perjanjian dagang dengan negara lain. Sementara itu, pelaku industri karet Sumut juga perlu memperkuat ekspor ke pasar lain seperti Jepang, India, Tiongkok, dan Brasil dengan tetap meningkatkan kualitas dan keberlanjutan produksi agar tetap kompetitif secara global. Dengan strategi tersebut, Sumut dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu eksportir utama karet dunia meskipun menghadapi hambatan tarif dari AS. (YS)

Previous Post

Produksi Telur Nasional Surplus, Kementan Siap Fasilitasi Ekspor ke Negara Sahabat

Next Post

Indonesia-Yordania Perkuat Kerjasama Bidang Pertanian

Admin

Admin

Related Posts

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis
Perkebunan

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

by Admin
Januari 29, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perdagangan menerbitkan ‘Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Ketentuan Karet Alam Spesifikasi Teknis...

Read more
Ekspor Karet Sumut Anjlok 11,99% pada Februari

Ekspor Karet Sumut 2025 Menurun di Tengah Dinamika Pasar Global

Januari 28, 2026

Kolaborasi Nera Agro Mandiri dan Yayasan Trisakti Garap 80 Hektar Jagung Hibrida di Cianjur

Januari 23, 2026
Produksi Sawit Indonesia Terancam

Sawit Hasil dari Tanah Sengketa akan Hadapi Kendala Pemasaran

Januari 17, 2026

Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur

Januari 10, 2026
Next Post
Indonesia-Yordania Perkuat Kerjasama Bidang Pertanian

Indonesia-Yordania Perkuat Kerjasama Bidang Pertanian

BERITA TERBARU

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Februari 19, 2026
Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Januari 29, 2026
Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Januari 29, 2026
BULOG, PERPADI Perkuat Kerja Sama Strategis Penyerapan Gabah Beras Nasional 2026

BULOG, PERPADI Perkuat Kerja Sama Strategis Penyerapan Gabah Beras Nasional 2026

Januari 29, 2026
BULOG Gelar Sosialisasi Asuransi Pertanian bagi Petani di Kabupaten Tabanan

BULOG Gelar Sosialisasi Asuransi Pertanian bagi Petani di Kabupaten Tabanan

Januari 28, 2026
BULOG Tegaskan Kesiapan Pasokan Dukung Ekspor Beras ke Arab Saudi

BULOG Tegaskan Kesiapan Pasokan Dukung Ekspor Beras ke Arab Saudi

Januari 28, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Februari 19, 2026
Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Januari 29, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com