• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Rabu, Februari 11, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Kementan Godok Regulasi untuk Fasilitasi Investasi Peternakan Sapi

Admin by Admin
Desember 25, 2024
0
Kementan Godok Regulasi untuk Fasilitasi Investasi Peternakan Sapi

Foto: Kementan

0
SHARES
4
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) diketahui kini sedang menggodok sejumlah regulasi dalam rangka memberikan kepastian iklim investasi peternakan sapi di Indonesia. Hal ini dilakukan dalam rangka dukungan terhadap program Makan Bergizi yang menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Penyediaan makan bergizi bagi anak dan ibu hamil tidak terlepas dari sumber pasokan daging dan susu sebagai protein hewani,” kata Agung Suganda, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), dalam pertemuan dengan seluruh Direktur dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Surabaya (24/12) seperti dikutip siaran pers Kementan, hari ini, Rabu (25/12).

Agung menegaskan kembali bahwa pemenuhan daging sapi dan susu akan dicapai melalui Peningkatan Produksi Susu dan Daging Nasional (P2SDN). Pencapaian target P2SDN berupa penyediaan kebutuhan daging sapi sebesar 0,77 juta ton dan susu sebanyak 4,7 juta ton. Agung mengatakan bahwa jumlah kebutuhan daging sapi tersebut dipenuhi dengan produksi dalam negeri sebanyak 0,37 juta ton dan sisanya sebanyak 0,4 juta dengan importasi.

BacaJuga

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Stok Daging Sapi Aman dan Harga Terkendali

Pemerintah Akan Bangun Pabrik Pakan, Pembibitan Ayam Senilai Rp 20 Triliun

Guna memberikan nilai tambah dan meluaskan lapangan usaha peternakan di Indonesia kebutuhan daging sapi dilakukan melalui pemasukan sapi hidup sebanyak 200.000 ekor sapi setiap tahunnya dari 2025 sampai dengan 2029, sehingga total pemasukan sapi ditargetkan sebanyak 1 juta ekor.

Penambahan ini tidak sekadar mengejar jumlah populasi, tetapi juga mempertimbangkan perlunya jenis ternak baru yang dapat meningkatkan mutu genetik ternak sapi yang dipelihara di Indonesia.

Untuk itu, Kementerian Pertanian telah melakukan penilaian terhadap negara asal sumber ternak sapi, dengan mempertimbangkan kesesuaian iklim, harga yang bersaing, dan ternak yang bebas dari penyakit hewan menular. Beberapa negara asal sumber ternak sapi yang telah diidentifikasi adalah Australia, Meksiko, Brazil, New Zealand, dan Kanada.

Dalam memastikan pemasukan ternak dari negara-negara tersebut, Kementerian Pertanian telah menggodok sejumlah peraturan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi pengusaha peternak sapi.

Di kesempatan terpisah, Direktur Kesehatan Hewan, Imron Suandy, menjelaskan bahwa revisi dilakukan terhadap payung hukum pemasukan sapi impor dari negara-negara tersebut berupa Perubahan Kedua Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pemasukan Ternak dan Produk Hewan Dalam Hal Tertentu, serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 32 Tahun 2023 guna memastikan perlindungan negara dari ancaman bahaya kesehatan hewan dan pemenuhan syarat teknis kesehatan hewan untuk sapi-sapi yang akan dimasukan.

“Pemasukan (sapi) tidak hanya dapat dilakukan dari Australia, tetapi juga (dari) Brazil yang bebas PMK,” jelas Imron. Imron juga menjelaskan bahwa pertimbangan penetapan Brazil sebagai negara asal pemasukan ternak sapi, adalah karena status zona bebas dari PMK yang telah diakui oleh Badan Kesehatan Hewan Dunia (World Organisation for Animal Health/WOAH).

Selain mempertimbangkan status bebas penyakit PMK, pemasukan sapi dari Brazil juga mempertimbangkan tingginya populasi sapi sebagai sumber pasokan yang berkelanjutan. Brazil adalah pengekspor daging sapi terbesar di dunia, dengan kontribusi mencapai 30% dari total ekspor daging sapi dunia pada tahun 2022.

Selain itu, Brazil memiliki sapi perah jenis Girolando yang merupakan persilangan dari sapi Zebu (Gyr) asal India dengan sapi Holstein asal Belanda. Sapi Girolando ini berkontribusi terhadap 80% dari total produksi susu di Brazil. Sapi Girolando memiliki karakteristik daya adaptasi yang baik pada iklim tropis dan memiliki produktivitas yang tinggi. Brazil dan Indonesia memiliki kesamaan iklim, hal ini yang menjadi keyakinan kami bahwa sapi perah kami dapat berkembang optimal di Indonesia, pungkas Imron. (YS)

Previous Post

Hadapi Cuaca Ekstrem, Kementan Percepat Produksi Vaksin Hewan

Next Post

BULOG, SRC Berkolaborasi Perkuat Jaringan Distribusi Pangan Berkualitas dan Terjangkau

Admin

Admin

Related Posts

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Stok Daging Sapi Aman dan Harga Terkendali
Peternakan

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Stok Daging Sapi Aman dan Harga Terkendali

by Admin
Januari 6, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA – Pemerintah memastikan pasokan dan harga daging sapi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 berada dalam situasi aman...

Read more
Pemerintah Akan Bangun Pabrik Pakan, Pembibitan Ayam Senilai Rp 20 Triliun

Pemerintah Akan Bangun Pabrik Pakan, Pembibitan Ayam Senilai Rp 20 Triliun

November 14, 2025
Kementan Pastikan Pasokan Bibit Ayam Aman

Kementan Pastikan Pasokan Bibit Ayam Aman

Oktober 27, 2025
Lebih Dari 1.500 Sapi Perah Impor Tiba, Perkuat Produksi Susu Nasional

Lebih Dari 1.500 Sapi Perah Impor Tiba, Perkuat Produksi Susu Nasional

Juni 29, 2025
Profesor IPB Ini Temukan Molekul Ajaib dalam Susu Kambing yang Sangat Bermanfaat untuk Kesehatan dan Kecerdasan Anak

Profesor IPB Ini Temukan Molekul Ajaib dalam Susu Kambing yang Sangat Bermanfaat untuk Kesehatan dan Kecerdasan Anak

Mei 29, 2025
Next Post
BULOG, SRC Berkolaborasi Perkuat Jaringan Distribusi Pangan Berkualitas dan Terjangkau

BULOG, SRC Berkolaborasi Perkuat Jaringan Distribusi Pangan Berkualitas dan Terjangkau

BERITA TERBARU

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Januari 29, 2026
Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Januari 29, 2026
BULOG, PERPADI Perkuat Kerja Sama Strategis Penyerapan Gabah Beras Nasional 2026

BULOG, PERPADI Perkuat Kerja Sama Strategis Penyerapan Gabah Beras Nasional 2026

Januari 29, 2026
BULOG Gelar Sosialisasi Asuransi Pertanian bagi Petani di Kabupaten Tabanan

BULOG Gelar Sosialisasi Asuransi Pertanian bagi Petani di Kabupaten Tabanan

Januari 28, 2026
BULOG Tegaskan Kesiapan Pasokan Dukung Ekspor Beras ke Arab Saudi

BULOG Tegaskan Kesiapan Pasokan Dukung Ekspor Beras ke Arab Saudi

Januari 28, 2026
Ekspor Karet Sumut Anjlok 11,99% pada Februari

Ekspor Karet Sumut 2025 Menurun di Tengah Dinamika Pasar Global

Januari 28, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Januari 29, 2026
Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Januari 29, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com