• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, April 16, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

‘Menyulap’ Jamur Menjadi Produk Fesyen

Admin by Admin
Februari 20, 2022
0
‘Menyulap’ Jamur Menjadi Produk Fesyen
0
SHARES
16
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis, JAKARTA –  Jamur dapat Menyelamatkan Dunia. Pernyataan Paul Stamets seorang mycologist Amerika Serikat tersebut disebutkan Adi Reza Nugroho dari PT. Miko Bahtera Nusantara (MYCL) saat menutup paparannya. Inovasi produk bahan kulit dari jamur yang dilakukannya berhasil lolos kompetisi Pendanaan Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR) Batch I yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Berdasar siaran pers dari BRIN, Adi telah ‘menyulap’ jamur menjadi produk fesyen.

Proposal Adi yang berjudul Kulit Jamur Misella Ramah Lingkungan dari Limbah Pertanian kolaborasi antara MYCL dan Pusat Riset Biomaterial BRIN menjadi salah satu dari sembilan (9) proposal yang menjadi penerima PPBR. BRIN mengumumkannya pada Webinar Fasilitasi dan Pendanaan Riset dan Inovasi (WALIDASI) Edisi Start Up BRIN #1 pada Kamis (17/2).

“Ternyata, selain dapat dikonsumsi, jamur dapat diubah menjadi material bangunan dan disulap menjadi produk fesyen yang mendunia. Sangat mungkin potensi ini dapat membawa Indonesia menjadi global sustainable leather leader dengan memanfaatkan limbah jamur yang berasal dari jamur endemik Indonesia.”

BacaJuga

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

Jakarta Timur Dominasi Panen Raya DKI di 423 Lokasi, Jadi Percontohan Urban Farming serta Dukung Program Ketahanan Pangan

Bermula dari sebuah ide kreatif yang digagas Adi bersama timnya, mereka mengubah jamur menjadi bahan bangunan dengan komposit dan menghasilkan limbah mirip kertas. Setelah diolah kembali, limbah tersebut menjadi lebih fleksibel dan menyerupai kulit. Berkat kreativitas seorang desainer, kulit tersebut disulap menjadi produk fesyen dan akhirnya mengantarkan MYCL menuai kesuksesan. “MYCL berkolaborasi dengan enam global fashion brand, mengikuti Paris Fashion Week dan sukses mencatat sales agreement dengan total nilai lebih dari US$10 juta.”

Namun tak lama kemudian kendala muncul. MYCL kewalahan menerima begitu banyak permintaan kulit dari beberapa industri fashion. Gerak cepat Adi berkolaborasi dengan Pusat Riset Biomaterial BRIN didampingi Dede Heri Yuli Yanto Peneliti Pusat Riset Biomaterial BRIN menjadi pilihan cerdas. Kerja sama tersebut mempercepat inovasi, kapasistas produksi dan skillability produk kulit MYCL.

Ternyata kerja sama MCYL dan BRIN yang digagas tahun 2019 banyak mendatangkan keuntungan bagi MYCL. Pertama, MYCL dapat mengakses koleksi jamur yang tersimpan dalam fasilitas riset BRIN. Setelah melakukan screening jamur selama dua (2) tahun, MYCL akhirnya menemukan jenis jamur dengan  pertumbuhan dua kali lebih cepat dibandingkan jamur sebelumnya.

Kedua, MCYL mendapatkan transfer teknologi. Beberapa teknologi yang dimiliki BRIN dapat diimplementasikan untuk mengoptimasi produk MYCL dengan pemanfaatan laccase enzyme.

Selanjutnya yang ketiga dan tak kalah penting, MYCL data mengakses tenaga ahli di bidang jamur dan material selulosa BRIN, sehingga dapat menghasilkan produk berkualitas.

Ke depan, Adi tidak ingin menjadikan MYCL sebagai perusahaan manufaktur, melainkan menjadi perusahaan berbasis knowledge. Hal ini memungkinkan MYCL dapat mereplikasi produksi dengan skema lisensi atau joint venture dengan pihak lain. Melakukan scale- up bisnis dan dapat terus fokus melahirkan inovasi baru lainnya.

Tak hanya itu, sejak tahun 2015, MYCL secara konsisten telah meningkatkan value chain perusahaan dengan memberdayakan lebih dari 500 petani perempuan dan membangun perusahaan ramah lingkungan. Adi berharap kolaborasi MYCL dan BRIN dapat berjalan lancar, karena banyak industri fashion telah mengantri untuk mendapatkan produk kulit dari jamur ini. (NM)

 

Tags: BRINfashionjamurParisfashionweekpenelitian
Previous Post

Akselerasi Hilirisasi Mineral Picu Peningkatan Produksi Katoda Tembaga

Next Post

Indonesia Pamerkan Keajaiban Alam Pulau Komodo di Expo 2020 Dubai

Admin

Admin

Related Posts

Kehutanan & Lingkungan Hidup

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

by Admin
April 15, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA– Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus memperkuat komitmen pengurangan sampah dari sumbernya. Salah satu langkah konkret yang dilakukan...

Read more

Jakarta Timur Dominasi Panen Raya DKI di 423 Lokasi, Jadi Percontohan Urban Farming serta Dukung Program Ketahanan Pangan

Maret 31, 2026

Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur

Januari 10, 2026

PT Krakatau Tirta Operasi dan Pemeliharaan Solusi Air Demin Pure Water

Juni 25, 2025
Perhutani Tanam 24 Juta Pohon, Perluas Puluhan Ribu Hektar Lahan Hijau

Perhutani Tanam 24 Juta Pohon, Perluas Puluhan Ribu Hektar Lahan Hijau

Desember 2, 2024
Next Post
Indonesia Pamerkan Keajaiban Alam Pulau Komodo  di Expo 2020 Dubai

Indonesia Pamerkan Keajaiban Alam Pulau Komodo di Expo 2020 Dubai

BERITA TERBARU

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

April 13, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

April 10, 2026

Dedikasikan 52 Tahun Berkarya, Erros Djarot Hadirkan “BADAI PASTI BERLALU” Live in Concert

April 9, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com