Gemabisnis.com, JAKARTA – Komite Pariwisata Kota Moskow (Moscow City Tourism Committee) menyelenggarakan misi bisnis di Jakarta, Selasa (01/09) dalam upaya memperkenalkan lebih jauh ibukota Rusia sekaligus memperluas kerjasama pariwisata dengan Indonesia, khususnya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia ke kota Moskow dan kota-kota lainnya di Rusia.
Kepala Direktorat Asia, CIS dan Amerika Latin, Komite Pariwisata Kota Moskow, Maria Pasuginova mengatakan melalui misi bisnis tersebut Komite Pariwisata Kota Moskow juga mempertemukan perwakilan industri pariwisata Moskow dengan para pelaku utama industri pariwisata di Indonesia.
Menurut Maria, sebanyak 110 perusahaan travel, termasuk 15 perwakilan sektor pariwisata Moskow menghadiri kegiatan strategis tersebut dan menghasilkan lebih dari 1.000 pertemuan Business-to-Business (B2B). Angka itu mencerminkan tingginya minat pelaku industri pariwisata dari kedua negara.
Maria menegaskan Indonesia bersama Vietnam dan Filipina merupakan mitra utama pariwisata Moskow di Asia Tenggara. Selama tahun 2025 total arus wisatawan dari kawasan Asia Tenggara ke Moskow mencapai 63.800 perjalanan dimana lebih dari 80%-nya berasal dari tiga negara tersebut, yaitu Vietnam, Filipina dan Indonesia.
Menurut Maria, trend positif tersebut berlanjut di tahun 2026 dimana selama enam bulan pertama 2026 Moskow menerima 34.600 kunjungan wisatawan dari negara-negara Asia Tenggara, atau naik 7,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025.
Khusus dari Indonesia, tambah Maria, di semester pertama tahun 2026 itu terdapat 3.600 perjalanan wisata dari Indonesia ke kota Moskow, naik 12% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sementara itu, jika dilihat dari tahun ke tahun, pada tahun 2025 terdapat 7.500 perjalanan dari Indonesia ke ibukota Rusia itu, naik 2.500 perjalanan dari 5.000 perjalanan pada tahun 2024.
Maria mengatakan Moskow semakin memiliki daya tarik bagi wisatawan Indonesia. Hal itu berdasarkan informasi yang disampaikan para operator tur bahwa wisatawan Indonesia rata-rata mengunjungi Moskow selama sembilan hari, lebih lama dibandingkan dengan wisatawan-wisatawan internasional lainnya.
“Mereka tidak hanya tertarik pada landmark seperti Kremlin Moskow dan Red Square, tetapi juga ruang-ruang kota modern di Moskow, seperti Zaryadye Park dan Floating Bridge, wisata kapal pesiar dan berjalan-jalan di sepanjang Sungai Moskva, VDNH dengan pusat kosmonautika dan penerbangan serta Museum ATOM, Sparrow Hills, serta teater, sirkus, dan festival musiman. Tur Metro Moskow dan wisata sungai juga mendapat minat yang tinggi,” tutur Maria.
Selan itu, lanjut Maria, konektivitas penerbangan mendorong pertumbuhan arus wisatawan dua arah dan mempererat hubungan, khususnya hubungan bisnis. Moskow sangat mudah diakses dengan penerbangan melalui berbagai pilihan penerbangan transit.
Sementara itu, menjawab pertanyaan wartawan mengenai belum adanya penerbangan langsung Jakarta-Moskow, Duta Besar Republik Federasi Rusia, Sergei Tolchenov mengatakan pemerintah Rusia sudah beberapa kali berupaya menghadirkan penerbangan langsung Moskow-Jakarta dengan maskapai Aeroplot, namun setelah dicoba beberapa kali ternyata penerbangan langsung belum bisa memenuhi hitung-hitungan bisnis karena belum banyaknya penumpang di jalur tersebut, khususnya untuk penerbangan dari Jakarta ke Moskow.
Tolchenov menambahkan upaya lainnya dari pemerintah Rusia untuk memberikan kemudahan kepada calon wisatawan Indonesia berkunjung ke Rusia adalah dengan disediakannya layanan visa elektronik (e-visa). Layanan ini sangat memudahkan calon wisatawan sekaligus mempercepat proses penerbitan visa. Calon wisatawan juga tidak perlu datang ke kantor Kedutaan Besar Rusia di Jakarta hanya untuk mengajukan permohonan visa, tapi cukup dengan mengajukan permohonan secara elektronik.
Ditanya mengenai kemungkinan pemerintah Rusia menyediakan fasilitas visa on arrival dan bahkan bebas visa bagi wisatawan Indonesia, Tolchenov mengatakan pemberian fasilitas tersebut khususnya bebas visa memang sudah menjadi rencana pemerintah Rusia untuk jangka panjang. Namun sebelum sampai ke sana terlebih dahulu perlu ada pembahasan dan kesepakatan kedua pemerintahan mengenai hal tersebut.
Tolchenov menegaskan bahwa Moskow merupakan destinasi wisata sepanjang tahun yang memadukan kekayaan budaya dan sejarah, pengalaman kota modern dengan sistem transportasi darat dan air (sungai) yang modern serta layanan perhotelan berkualitas. Selain arsitektur bersejarah dan museum, Moskow menawarkan pengalaman berbelanja luxury, kuliner berkualitas (gastronomi), ruang terbuka hijau, serta beragam program budaya, yang mampu menciptakan suasana yang dinamis dan nyaman bagi wisatawan internasional.
Maria menambahkan Moskow secara aktif menyesuaikan ekosistem pariwisatanya demi kenyamanan wisatawan Indonesia, dengan memperluas fasilitas dan layanan yang ramah bagi wisatawan Muslim. Moskow telah meluncurkan panduan khusus bagi wisatawan Muslim, berisi informasi mengenai restoran dan hotel halal, serta berbagai destinasi wisata utama.
Selain itu, pusat informasi wisatawan Moskow kini memiliki petugas profesional yang menguasai multi-bahasa, didukung lebih dari 150 pemandu wisata tersertifikasi yang siap memberikan tur yang dipersonalisasi dalam berbagai bahasa asing. Untuk memudahkan perencanaan perjalanan, portal resmi Discover Moscow menyediakan berbagai informasi wisata yang lengkap.
Tidak hanya menawarkan pengalaman berkesan bagi wisatawan liburan (leisure), Moskow juga gencar mendorong perkembangan industri perjalanan bisnis. Salah satu inisiatif unggulannya adalah gelaran Meet Global MICE Congress (MGMC) yang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 Desember 2026.
Edisi keempat kongres ini akan mempertemukan lebih dari 3.000 pelaku industri business travel dan MICE, berasal lebih dari 40 negara. Acara ini mempertemukan perwakilan perusahaan dan asosiasi, event organizer (EO), penyedia layanan MICE, serta otoritas pariwisata pemerintah dari negara-negara BRICS, Global South, dan Asia Tenggara untuk membangun kemitraan strategis, bertukar pengetahuan, serta menciptakan kolaborasi yang bermakna. (YS)











