• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, Oktober 15, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Dubes Rusia: Impor Minyak Bumi oleh Lemigas Dilakukan Secara Komersial

Admin by Admin
Agustus 31, 2026
0
Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA

Foto: Gemabisnis.com

0
SHARES
7
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Duta Besar Berkuasa Penuh Republik Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov mengkonfirmasi impor minyak mentah Indonesia dari Rusia dilakukan secara komersial oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Transaksi importasi minyak bumi ini tidak dilakukan oleh PT Pertamina melainkan oleh Lemigas yang mewakili pemerintah Indonesia. Namun demikian transaksi ekspor-impor minyak bumi ini dilakukan secara komersial dengan harga yang berlaku di pasar internasional,” tutur Dubes Tolchenov kepada wartawan, Rabu (26/08) seraya menambahkan bahwa kegiatan impor minyak bumi tersebut dilakukan secara komersial antara perusahaan pemasok minyak bumi Rusia dengan Lemigas.

Pemerintah Rusia melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta sejak awal konsisten menyatakan bahwa penjualan minyak buminya kepada negara mana pun, termasuk Indonesia, harus dilakukan secara komersial dengan harga yang mengacu kepada harga yang berlaku di pasar internasional.

BacaJuga

Pertamina, PAL Jaya Jajaki Potensi FOG sebagai Bahan Baku Biofuel

Pertamina, Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen untuk Transportasi Bersih Rendah Karbon

Namun demikian Tolchenov mengaku tidak mengetahui persis berapa volume dan nilai impor minyak bumi Indonesia dari Rusia itu karena transaksinya dilakukan secara komersial.

Pernyataan Dubes Rusia tersebut mengkonfirmasi pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang banyak dikutip media masa dalam dan luar negeri termasuk media berbahasa Rusia. Dia mengaku membaca berita-berita tersebut di sejumlah media Rusia beberapa waktu lalu.

Sementara itu, sumber di PT Pertamina membenarkan bahwa impor minyak mentah itu bukan dilakukan oleh PT Pertamina melainkan oleh Lemigas. PT Pertamina tidak berani mengambil resiko terkena sanksi dari negara-negara Barat (AS dan negara-negara Eropa Barat) jika melakukan importasi minyak bumi dari Rusia. Hal itu menyangkut sanksi default atas utang global (dalam bentuk obligasi dan utang komersial lainnya) PT Pertamina yang kini berjumlah sekitar US$38 miliar.

Menurut dia, jika PT Pertamina terkena sanksi default atas utang-utang globalnya maka Pertamina akan terkena denda dengan jumlah yang sangat besar yang akan menjadi masalah besar bagi Pertamina jika hal itu benar-benar terjadi. Karena itu, Pertamina memutuskan untuk tidak mengimpor minyak mentah dari Rusia agar tidak terkena sanksi.

Namun dia menambahkan, para kreditur global PT Pertamina memperbolehkan PT Pertamina untuk mengimpor minyak bumi dari Rusia dengan syarat harganya harus lebih rendah dari harga di pasar internasional, yaitu maksimal US$60/barel dengan tujuan untuk membatasi kemampuan Rusia dalam memperkuat persenjataan, amunisi dan kemampuan militernya.

Menurut sumber tersebut, minyak bumi yang diimpor Lemigas dari Rusia itu sudah tiba di Pelabuhan Balikpapan pada bulan Juni 2026 lalu. Namun dia, tidak menyebutkan volume impornya, namun diduga volumenya bisa mencapai puluhan ribu barel. (YS)

Previous Post

Bisakah Kucing Makan Daging Ham?

Next Post

Misi Bisnis Moskow untuk Membuka Gerbang Pariwisata bagi Wisatawan Indonesia

Admin

Admin

Related Posts

Pertamina, PAL Jaya Jajaki Potensi FOG sebagai Bahan Baku Biofuel
Energi & Pertambangan

Pertamina, PAL Jaya Jajaki Potensi FOG sebagai Bahan Baku Biofuel

by Admin
Oktober 14, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) dan Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (PAL Jaya) menjajaki potensi pemanfaatan Fat,...

Read more
Pertamina, Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen untuk Transportasi Bersih Rendah Karbon

Pertamina, Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen untuk Transportasi Bersih Rendah Karbon

Oktober 13, 2026
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Juni 27, 2026
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Kenaikan Pungutan Ekspor demi B50 akan Hancurkan Ekosistem Sawit

Desember 30, 2025
Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel dengan UE di WTO

Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel dengan UE di WTO

Agustus 25, 2025
Next Post
Misi Bisnis Moskow untuk Membuka Gerbang Pariwisata bagi Wisatawan Indonesia

Misi Bisnis Moskow untuk Membuka Gerbang Pariwisata bagi Wisatawan Indonesia

BERITA TERBARU

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Indonesia Daily Brief Kamis, 15 Oktober 2026

Oktober 15, 2026
Pertamina, PAL Jaya Jajaki Potensi FOG sebagai Bahan Baku Biofuel

Pertamina, PAL Jaya Jajaki Potensi FOG sebagai Bahan Baku Biofuel

Oktober 14, 2026
Menperin Sarmuji Siapkan Solusi Bahan Baku Mamin dan Proteksi Industri Baja

Menperin Sarmuji Siapkan Solusi Bahan Baku Mamin dan Proteksi Industri Baja

Oktober 14, 2026

Indonesia Daily Brief Rabu, 14 Oktober 2026

Oktober 14, 2026
Pertamina, Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen untuk Transportasi Bersih Rendah Karbon

Pertamina, Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen untuk Transportasi Bersih Rendah Karbon

Oktober 13, 2026
TMMIN Ekspor Perdana Mobil Kijang Innova Zenix

Penjualan Mobil Baru Jan-Sep 2026 Naik 20,95% year-on-year Menjadi 679.018 Unit

Oktober 13, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Indonesia Daily Brief Kamis, 15 Oktober 2026

Oktober 15, 2026
Pertamina, PAL Jaya Jajaki Potensi FOG sebagai Bahan Baku Biofuel

Pertamina, PAL Jaya Jajaki Potensi FOG sebagai Bahan Baku Biofuel

Oktober 14, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com