• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, Maret 12, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Pemerintah Tetapkan Neraca Komoditas Pangan Tahun 2025

Admin by Admin
Desember 10, 2024
0
Pemerintah Tetapkan Neraca Komoditas Pangan Tahun 2025

Foto: Gemabisnis.com

0
SHARES
160
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui rapat koordinasi terbatas yang diselenggarakan di kantor Kementerian Koorinator Bidang Pangan hari ini, Senin (9/12) menyepakati dan menetapkan neraca komoditas pangan tahun 2025 yang antara lain memutuskan untuk tidak melakukan impor sejumlah komoditas pangan di tahun  2025.

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan mengatakan kepada wartawan usai rapat koordinasi terbatas tersebut bahwa mengacu kepada neraca komoditas pangan itu maka pada tahun 2025 pemerintah memutuskan untuk tidak mengimpor empat jenis bahan pangan, yaitu jagung untuk pakan ternak, garam konsumsi, gula konsumsi dan beras konsumsi.

Menurut Zulkifli, pemerintah juga menetapkan kuota impor jagung untuk kebutuhan industri lainnya di tahun 2025 sebesar 900.000 ton, jauh lebih rendah dari usulan kuota impor jagung industri tahun 2025 sebesar 1,7 juta ton. Sisa kebutuhan jagung industri akan mampu dipenuhi dari produksi dalam negeri.

BacaJuga

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Dia menambahkan total produksi jagung nasional tahun 2025 diproyeksikan sebesar 16,68 juta ton, sedangkan total kebutuhan jagung nasional mencapai 13 juta ton.

Untuk garam konsumsi, tambah Zulkifli, saat ini terdapat stok garam konsumsi di dalam negeri sebanyak 800.000 ton, sedangkan produksi garam konsumsi nasional sebesar 2,5 juta ton dan kebutuhannya di dalam negeri hanya 1,6 juta ton sampai 1,7 juta ton setiap tahunnya. Dengan demikian untuk tahun 2025 Indonesia tidak membutuhkan garam konsumsi asal impor.

Khusus untuk garam industri, pemerintah menetapkan kuota impor garam industri tahun 2025 sebesar 1,7 juta ton dari perkiraan kebutuhan garam industri nasional sebesar 2,5 juta ton. Untuk itu, industri garam nasional didorong untuk memenuhi sisa kebutuhan garam industri di dalam negeri sebesar 800.000 ton di tahun 2025.

Zulkifli mengatakan untuk komoditas gula konsumsi pemerintah memperkirakan produksi gula konsumsi nasional tahun 2025 sebesar 2,6 juta ton, naik dari 2,4 juta ton di tahun 2024. Dengan produksi sebesar itu ditambah stok gula konsumsi dari tahun 2024 (carry over stock) maka kebutuhn gula konsumsi tahun 2025 akan terpenuhi dari dalam negeri, tanpa harus melakukan impor.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan gula kasar (raw sugar) bagi industri gula rafinasi di dalam negeri, pemerintah menetapkan kuota impor raw sugar tahun 2025 sebesar 3,4 juta ton, sedikit lebih rendah dari 3,45 juta ton tahun 2024 karena masih adanya sisa stok akhir tahun 2024. Kuota impor raw sugar tahun 2025 juga jauh lebih rendah dari kuota impor raw sugar tahun 2023 yang mencapai 3,61 juta ton.

Zulkifli mengatakan untuk komoditas beras medium, saat ini terdapat stok beras nasional sebesar 8 juta ton, termasuk 2 juta ton stok beras yang ada di Perum BULOG, sedangkan proyeksi produksi beras tahun 2025 sebesar 32 juta ton dan kebutuhan beras nasional sekitar 31 juta ton. Dengan demikian sisa stok dari tahun 2024 (carry over stock) ditambah dengan produksi beras dalam negeri akan mampu memenuhi seluruh kebutuhan di pasar dalam negeri, sehingga tidak diperlukan impor beras medium (konsumsi) di tahun 2025.

“Apabila tidak ada kejadian khusus maka insya Allah kita tidak perlu melakukan impor beras di tahun 2025,” tegas Menko Zulkifli Hasan. (YS)

Previous Post

Ekspor Karet Sumut November 2024 dan Proyeksi Pasokan Menjelang Akhir Tahun

Next Post

Perlambatan Ekonomi Global Tekan ICP November 2024 ke Level US$71,83/Barel

Admin

Admin

Related Posts

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun
Pangan

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

by Admin
Maret 9, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Perum BULOG memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng dalam kondisi sangat aman dan...

Read more
Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
BULOG akan Kirim 2.280 Ton Beras Perdana untuk Jamaah Haji 2026

BULOG akan Kirim 2.280 Ton Beras Perdana untuk Jamaah Haji 2026

Februari 24, 2026
BULOG, PERPADI Perkuat Kerja Sama Strategis Penyerapan Gabah Beras Nasional 2026

BULOG, PERPADI Perkuat Kerja Sama Strategis Penyerapan Gabah Beras Nasional 2026

Januari 29, 2026
BULOG Gelar Sosialisasi Asuransi Pertanian bagi Petani di Kabupaten Tabanan

BULOG Gelar Sosialisasi Asuransi Pertanian bagi Petani di Kabupaten Tabanan

Januari 28, 2026
Next Post
Kontrak Kerja Sama WK Akia, Beluga, dan Bengara Ditandatangani

Perlambatan Ekonomi Global Tekan ICP November 2024 ke Level US$71,83/Barel

BERITA TERBARU

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

Maret 11, 2026

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

Maret 9, 2026
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

Maret 11, 2026

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com