• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Minggu, April 19, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Pemerintah Tetapkan Neraca Komoditas Pangan Tahun 2025

Admin by Admin
Desember 10, 2024
0
Pemerintah Tetapkan Neraca Komoditas Pangan Tahun 2025

Foto: Gemabisnis.com

0
SHARES
164
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui rapat koordinasi terbatas yang diselenggarakan di kantor Kementerian Koorinator Bidang Pangan hari ini, Senin (9/12) menyepakati dan menetapkan neraca komoditas pangan tahun 2025 yang antara lain memutuskan untuk tidak melakukan impor sejumlah komoditas pangan di tahun  2025.

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan mengatakan kepada wartawan usai rapat koordinasi terbatas tersebut bahwa mengacu kepada neraca komoditas pangan itu maka pada tahun 2025 pemerintah memutuskan untuk tidak mengimpor empat jenis bahan pangan, yaitu jagung untuk pakan ternak, garam konsumsi, gula konsumsi dan beras konsumsi.

Menurut Zulkifli, pemerintah juga menetapkan kuota impor jagung untuk kebutuhan industri lainnya di tahun 2025 sebesar 900.000 ton, jauh lebih rendah dari usulan kuota impor jagung industri tahun 2025 sebesar 1,7 juta ton. Sisa kebutuhan jagung industri akan mampu dipenuhi dari produksi dalam negeri.

BacaJuga

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

Dia menambahkan total produksi jagung nasional tahun 2025 diproyeksikan sebesar 16,68 juta ton, sedangkan total kebutuhan jagung nasional mencapai 13 juta ton.

Untuk garam konsumsi, tambah Zulkifli, saat ini terdapat stok garam konsumsi di dalam negeri sebanyak 800.000 ton, sedangkan produksi garam konsumsi nasional sebesar 2,5 juta ton dan kebutuhannya di dalam negeri hanya 1,6 juta ton sampai 1,7 juta ton setiap tahunnya. Dengan demikian untuk tahun 2025 Indonesia tidak membutuhkan garam konsumsi asal impor.

Khusus untuk garam industri, pemerintah menetapkan kuota impor garam industri tahun 2025 sebesar 1,7 juta ton dari perkiraan kebutuhan garam industri nasional sebesar 2,5 juta ton. Untuk itu, industri garam nasional didorong untuk memenuhi sisa kebutuhan garam industri di dalam negeri sebesar 800.000 ton di tahun 2025.

Zulkifli mengatakan untuk komoditas gula konsumsi pemerintah memperkirakan produksi gula konsumsi nasional tahun 2025 sebesar 2,6 juta ton, naik dari 2,4 juta ton di tahun 2024. Dengan produksi sebesar itu ditambah stok gula konsumsi dari tahun 2024 (carry over stock) maka kebutuhn gula konsumsi tahun 2025 akan terpenuhi dari dalam negeri, tanpa harus melakukan impor.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan gula kasar (raw sugar) bagi industri gula rafinasi di dalam negeri, pemerintah menetapkan kuota impor raw sugar tahun 2025 sebesar 3,4 juta ton, sedikit lebih rendah dari 3,45 juta ton tahun 2024 karena masih adanya sisa stok akhir tahun 2024. Kuota impor raw sugar tahun 2025 juga jauh lebih rendah dari kuota impor raw sugar tahun 2023 yang mencapai 3,61 juta ton.

Zulkifli mengatakan untuk komoditas beras medium, saat ini terdapat stok beras nasional sebesar 8 juta ton, termasuk 2 juta ton stok beras yang ada di Perum BULOG, sedangkan proyeksi produksi beras tahun 2025 sebesar 32 juta ton dan kebutuhan beras nasional sekitar 31 juta ton. Dengan demikian sisa stok dari tahun 2024 (carry over stock) ditambah dengan produksi beras dalam negeri akan mampu memenuhi seluruh kebutuhan di pasar dalam negeri, sehingga tidak diperlukan impor beras medium (konsumsi) di tahun 2025.

“Apabila tidak ada kejadian khusus maka insya Allah kita tidak perlu melakukan impor beras di tahun 2025,” tegas Menko Zulkifli Hasan. (YS)

Previous Post

Ekspor Karet Sumut November 2024 dan Proyeksi Pasokan Menjelang Akhir Tahun

Next Post

Perlambatan Ekonomi Global Tekan ICP November 2024 ke Level US$71,83/Barel

Admin

Admin

Related Posts

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton
Pangan

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

by Admin
April 13, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA – Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah meningkatnya potensi kemarau panjang akibat fenomena...

Read more
BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

April 3, 2026
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

Maret 9, 2026
Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
BULOG akan Kirim 2.280 Ton Beras Perdana untuk Jamaah Haji 2026

BULOG akan Kirim 2.280 Ton Beras Perdana untuk Jamaah Haji 2026

Februari 24, 2026
Next Post
Kontrak Kerja Sama WK Akia, Beluga, dan Bengara Ditandatangani

Perlambatan Ekonomi Global Tekan ICP November 2024 ke Level US$71,83/Barel

BERITA TERBARU

Saat Loyalitas Diuji: Pernyataan Menteri PU Jadi Sorotan

April 18, 2026

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

April 13, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

April 10, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Saat Loyalitas Diuji: Pernyataan Menteri PU Jadi Sorotan

April 18, 2026

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com