Gemabisnis.com, JAKARTA – Penjualan sepeda motor baru di pasar dalam negeri mengalami kenaikan sebesar 12,45% year-on-year menjadi 443.890 unit di bulan Januari 2022 dari 394.733 unit pada bulan Januari 2021, demikian data yang dirilis oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang diterima Gemabisnis.com hari ini.
Menurut data AISI tersebut, penjualan sepeda motor di bulan Januari 2022 juga mengalami kenaikan sebesar 14,46% jika dibandingkan dengan volume penjualan pada bulan Desember 2021 yang mencapai 387.797 unit.
Namun demikian, ekspor sepeda motor di bulan Januari 2022 mengalami penurunan 37,70% dari 81.929 unit pada bulan Januari 2021 menjadi 51.036 unit pada Januari 2022. Volume ekspor di bulan Januari 2022 juga lebih rendah dari volume ekspor di bulan Desember 2021 yang mencapai 58.575 unit.
Jika dilihat kategorinya, penjualan sepeda motor jenis scooter di bulan Januari masih mendominasi pasar baik di pasar domestik maupun ekspor. Di pasar domestik penjualan sepeda motor scooter menguasai pangsa pasar 86,66% diikuti sepeda motor underbone 5,83% dan sepeda motor sport 5,51%.
Sementara itu, untuk pasar ekspor scooter menguasai pangsa pasar 69,94% diikuti sepeda motor underbone 22,42% dan sepeda motor sport 7,64%. (YS)













