• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Rabu, Maret 25, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Thailand Keluhkan Ketatnya Persyaratan Halal di Indonesia

Admin by Admin
Mei 28, 2024
0
Thailand Keluhkan Ketatnya Persyaratan Halal di Indonesia

Foto: Gemabisnis.com

0
SHARES
28
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Pemerintah dan dunia usaha Kerajaan Thailand mengeluhkan ketatnya persyaratan sertifikasi halal yang diterapkan pemerintah Indonesia terhadap produk makanan dan minuman Thailand sehingga banyak produk asal negara Gajah Putih itu yang kini mengalami hambatan ketika hendak memasuki pasar Indonesia.

Dalam sebuah wawancara khusus dengan Gemabisnis.com di sela-sela acara Thailand Industrial Business Matching di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta belum lama ini Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Indonesia Prapan Disyatat mengatakan hubungan perdagangan Thailand dengan Indonesia masih diwarnai dengan sejumlah hambatan perdagangan, salah satunya adalah terkait dengan ketatnya persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi halal atas produk-produk makanan dan minuman Thailand di pasar Indonesia.

Menurut Prapan, Thailand mengekspor berbagai produk makanan dan minuman halal ke banyak negara termasuk ke negara-negara Timur Tengah dan Malaysia, namun ketika mau melakukan ekspor ke Indonesia banyak regulasi yang sangat ketat terkait sertifikasi halal. Akibatnya, banyak produk makanan dan minuman Thailand yang sudah bersertifikasi halal di negaranya tidak bisa masuk ke pasar Indonesia.

BacaJuga

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

“Kami (pemerintah Thailand) berupaya melakukan pembicaraan dengan pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah tersebut dan sudah coba mengatasinya dengan menandatangani Mutual Recognition Agreement (MRA) antara kedua pemerintahan pada tahun lalu khususnya menyangkut produk makanan/minuman dan rumah pemotongan hewan. Namun sejauh ini masih banyak produk makanan dan minuman Thailand yang tertahan karena ketatnya persyaratan sertifikasi halal Indonesia,” tutur Prapan.

Dia mengatakan Thailand memiliki banyak produk makanan dan minuman halal berkualitas tinggi. Hal itu terbukti dengan banyaknya negara khususnya yang berpenduduk mayoritas muslim di dunia yang membeli produk-produk tersebut termasuk negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Malaysia.

“Karena itu, kami sangat berharap persoalan ketatnya regulasi sertifikasi halal di Indonesia ini dapat segera diperoleh jalan keluarnya agar produk-produk halal Thailand bisa juga masuk ke Indonesia,” tutur Prapan.

Walaupun masih ada persoalan ketatnya persyaratan sertifikasi halal, lanjut Prapan, secara umum kedua negara memiliki hubungan ekonomi yang sangat baik dimana nilai perdagangan Thailand-Indonesia pada tahun 2023 mencapai US$18 miliar, bahkan pada tahun 2022 sempat mencapai US$20 miliar. Thailand merupakan salah satu mitra dagang terbesar bagi Indonesia di ASEAN, tidak hanya dalam perdagangan produk industri tetapi juga dalam produk pertanian seperti gula dan beras.

Terkait dengan ekspor produk pertanian Thailan ke Indonesia, lanjut Prapan, Thailand turut berpartisipasi membantu Indonesia dalam mencapai ketahanan pangan dengan menyediakan pasokan beras, gula dan sejumlah produk pertanian lainnya yang dibutuhkan Indonesia.

Karena itu, Prapan menyatakan bahwa pemerintah Thailand menginginkan hubungan ekonomi tersebut terus meningkat, tidak hanya di bidang perdagangan namun juga di bidang investasi. Dewasa ini investasi Thailand di Indonesia sangat kuat dengan lebih dari 200 perusahaan Thailand yang berinvestasi di Indonesia. Semua perusahaan besar di Thailand telah menanamkan investasinya di berbagai bidang usaha Indonesia mulai dari pertanian, industri hingga energi dan sumberdaya mineral. Beberapa diantaranya adalah Charoen Pokphand, Siam Cement Group dan lain-lain.

Menurut Prapan, nilai investasi yang telah ditanamkan perusahaan-perusahaan Thailand di Indonesia selama ini sudah cukup besar. Dalam kurun waktu antara tahun 2019 sampai 2022 saja nilai investasi yang ditanamkan perusahaan-perusahaan Thailand mencapai lebih dari US$1,2 miliar.

“Kami sangat mengharapkan investasi perusahaan Thailand terus meningkat di Indonesia dan saya harus mengatakan bahwa iklim investasi di sini sangat menarik dan Indonesia memiliki pasar yang sangat besar. Indonesia selama ini menjadi tujuan investasi sangat penting bagi perusahaan-perusahaan Thailand. Perusahaan Indonesia dan Thailand juga bisa bekerjasama dalam mengisi rantai pasok global karena banyak produk Thailand yang serupa dengan produk Indonesia,” tegas Prapan. (YS)

Previous Post

A Comprehensive Guide to Crafting Effective Public Relations Campaign: 8 Steps as Public Relations Planner, Paduan Karya Praktisi dan Akademisi

Next Post

YIKI Selenggarakan Keeping Kontes dan Lelang Ikan Koi 2024

Admin

Admin

Related Posts

Ekbis

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

by Admin
Maret 11, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA — Pengunduran diri dua pejabat eselon I di Kementerian Pekerjaan Umum menimbulkan gelombang pertanyaan baru mengenai dinamika internal...

Read more

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah,  RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah, RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

Maret 3, 2026
Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Februari 19, 2026
FTA Indonesia-EAEU Ditandatangani, Babak Baru Kemitraan Ekonomi Indonesia dan Negara-negara Eurasia

FTA Indonesia-EAEU Ditandatangani, Babak Baru Kemitraan Ekonomi Indonesia dan Negara-negara Eurasia

Desember 23, 2025
Next Post
YIKI Selenggarakan Keeping Kontes dan Lelang Ikan Koi 2024

YIKI Selenggarakan Keeping Kontes dan Lelang Ikan Koi 2024

BERITA TERBARU

Bukan Cuma Baterai, Ini Rahasia Agar Mobil Listrik Lebih Efisien Saat Mudik

Bukan Cuma Baterai, Ini Rahasia Agar Mobil Listrik Lebih Efisien Saat Mudik

Maret 17, 2026
BULOG Berangkatkan 709 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

BULOG Berangkatkan 709 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Maret 17, 2026

ZIS INDOSAT Targetkan Penyaluran 20 Ribu Paket Bantuan Ramadan dari Jakarta hingga Aceh

Maret 14, 2026

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

Maret 11, 2026

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

Maret 9, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Bukan Cuma Baterai, Ini Rahasia Agar Mobil Listrik Lebih Efisien Saat Mudik

Bukan Cuma Baterai, Ini Rahasia Agar Mobil Listrik Lebih Efisien Saat Mudik

Maret 17, 2026
BULOG Berangkatkan 709 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

BULOG Berangkatkan 709 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Maret 17, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com