• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Jumat, Maret 6, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Volume Ekspor Karet Sumut Naik 4,5% Maret 2025 di Tengah Tantangan Pasokan dan Permintaan Global

Admin by Admin
April 24, 2025
0
Kebijakan Tarif AS Berdampak Signifikan terhadap Ekspor Karet Sumut

Foto: Kementan

0
SHARES
18
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Volume ekspor karet alam dari Sumatera Utara (Sumut) mengalami peningkatan signifikan pada bulan Maret 2025, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan terkait pasokan dan permintaan global. Total volume ekspor untuk bulan Maret 2025 tercatat mencapai 21,666 ton, yang menunjukkan kenaikan 4,5% dibandingkan dengan bulan Februari 2025 yang tercatat 20,737 ton. Namun, angka ini masih jauh dari kondisi normal yang dapat mencapai sekitar 42.000 ton per bulan.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) Sumut, Edy Irwansyah mengatakan jika volume ekspor karet alam Sumut Maret 2025 dibandingkan dengan Maret 2024 yang tercatat sebesar 17,517 ton, terjadi peningkatan yang signifikan, dengan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 23,8%. Meskipun demikian, volume ekspor yang tercatat pada Maret 2025 masih berada di bawah harapan, dan pasar karet global masih tertekan oleh beberapa faktor eksternal.

Menurut Edy, salah satu faktor utama yang menghambat kenaikan volume ekspor adalah melemahnya permintaan dari China, yang selama ini merupakan konsumen utama karet alam. Permintaan yang menurun dari negara tersebut memberikan dampak signifikan terhadap pasar global, termasuk karet alam Sumut. Selain itu, meskipun telah memasuki musim kemarau, kebun karet rakyat di Sumut juga menghadapi kendala cuaca yang tidak menentu, dengan hujan yang masih terjadi, sehingga mengurangi hasil produksi. Banyak petani karet yang kesulitan untuk menyadap karena kondisi kebun yang kurang mendukung.

BacaJuga

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Ekspor Karet Alam Sumut Januari 2026 Turun kendati Harga Global Menguat

Edy mengatakan ekspor karet alam Sumut pada bulan Maret 2025 juga menunjukkan perkembangan di pasar Eropa, dengan kontribusi negara-negara Eropa mencapai 12,73% dari total ekspor bulan tersebut. Negara tujuan ekspor utama di Eropa meliputi Jerman (2,98%), Spanyol (2,70%), Italia (1,95%), Luksemburg (1,86%), Rumania (0,93%), Prancis (0,84%), Polandia (0,37%), Bulgaria (0,37%), Belgia (0,24%), Inggris (0,21%), Belanda (0,19%), dan Finlandia (0,09%).

Selain Eropa, lanjut Edy, lima negara tujuan ekspor utama lainnya untuk karet alam Sumut adalah Jepang (27,32%), Amerika Serikat (15,17%), Brasil (10,33%), China (8,47%), dan India (5,32%). Meskipun ada penurunan permintaan dari China, negara-negara lain tetap menjadi pasar yang penting bagi karet alam Sumut.

Di sisi lain, tambah Edy, harga karet alam pada bulan Maret 2025 sedikit menurun dibandingkan dengan bulan Februari 2025, kecenderungan menurun terus terlihat pada bulan April. Harga rata-rata SICOM-TSR20 pada Maret 2025 tercatat US$198,21 sen/kg, sedangkan harga penutupan pada 23 April 2025 tercatat lebih rendah, yaitu US$168,8 sen/kg. Penurunan harga ini disebabkan oleh dampak dari kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh pemerintahan AS, yang dikenal dengan tarif dagang Donald Trump, yang berpengaruh pada pasar karet global.

Edy mengatakan meskipun tantangan terus berlanjut, pasar karet global masih menunjukkan potensi. Seiring dengan implementasi EUDR (European Union Deforestation Regulation), yang akan mulai berlaku pada 30 Desember 2025, karet alam yang diproduksi dengan metode yang ramah lingkungan dan berkelanjutan akan semakin mendapat perhatian. Hal ini membuka peluang baru bagi produsen karet alam di Sumatera Utara untuk mendapatkan selisih harga yang lebih tinggi dari karet yang memenuhi spesifikasi non-EUDR.

Menurut Edy, tantangan terbesar di pasar karet alam global saat ini adalah terutama terkait dengan permintaan dari China dan masalah pasokan akibat cuaca yang tidak menentu. Produsen karet alam di Sumut perlu terus beradaptasi dengan perkembangan pasar global dan menyesuaikan produksi agar tetap kompetitif, terutama di pasar Eropa yang semakin memperketat standar lingkungan dengan implementasi EUDR. (YS)

Previous Post

Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Kunjungi Perum BULOG

Next Post

LG Keluar Konsorsium Baterai EV, Target dan Jadwal Pengurangan Emisi Karbon Tidak Terpengaruh

Admin

Admin

Related Posts

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global
Perkebunan

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

by Admin
Maret 3, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk memperkuat daya saing industri agro, termasuk...

Read more
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Alam Sumut Januari 2026 Turun kendati Harga Global Menguat

Februari 28, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

APKARINDO Tagih Janji Mentan: Peremajaan Karet & Hilirisasi Aspal Karet Jangan Hanya Wacana

Februari 24, 2026
Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Januari 29, 2026
Ekspor Karet Sumut Anjlok 11,99% pada Februari

Ekspor Karet Sumut 2025 Menurun di Tengah Dinamika Pasar Global

Januari 28, 2026
Next Post
BPDPKS Kini Juga Tangani Kakao dan Kelapa

LG Keluar Konsorsium Baterai EV, Target dan Jadwal Pengurangan Emisi Karbon Tidak Terpengaruh

BERITA TERBARU

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara Senilai Rp18,2 Miliar

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara Senilai Rp18,2 Miliar

Maret 3, 2026
Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah,  RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah, RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

Maret 3, 2026
Amankan Pasokan, Malaysia Timbun Stok Ayam

Larangan Impor Unggas, Telur RI oleh Arab Saudi, Momentum Perbarui Status Bebas Flu Burung

Maret 3, 2026
Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan

Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan

Maret 1, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com