• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, April 16, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

CLSA: China Kemungkinan Beralih Membeli Batubara Indonesia Setelah Ekspor Rusia Terganggu

Admin by Admin
Maret 10, 2022
0
Konflik Rusia-Ukraina Dongkrak HBA Maret ke US$203,69/Ton

Foto: Kementerian ESDM

0
SHARES
13
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Perang Rusia di Ukraina tidak akan menimbulkan dampak yang seragam di kawasan Asia Tenggara, kata Anthony Nafte dari CLSA.

Banyak negara di kawasan Asia Tenggara merupakan negara net importir minyak bumi dan diperkirakan akan mengalami banyak tekanan, kata Nafte kepada CNBC dalam acara ‘Street Signs Asia’ hari Rabu. Dia mencatat kenaikan harga komoditi akhir-akhir ini lebih tinggi dari yang diantisipasi dan berpotensi akan tetap bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Harga-harga komoditi telah meningkat sejak Rusia menginvasi Ukraina dengan harga minyak bumi menyentuh level tertinggi sejak tahun 2008. Rusia merupakan salah satu negara pemasok utama minyak bumi sedangkan Ukraina merupakan salah satu eksportir komoditi lainnya seperti gandum dan jagung.

BacaJuga

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

Pengamat Soroti Pernyataan Menteri PU soal Generasi Muda Pegawai

Indonesia sebetulnya masih bisa berbuat yang terbaik dalam situasi dewasa ini karena ekonominya yang bertumpu pada komoditi, kata Nafte yang merupakan ekonom senior di CLSA..

“Lebih dari 50% dari ekspor Indonesia berasal dari komoditas dan sekarang and mendapatkan posisi dimana harga komoditi anda akan tetap bertahan tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama,” kata dia.

Sebagai contoh, tambah dia, Rusia yang saat ini menempati posisi sebagai pemasok kedua terbesar batubara ke China dan ganguan ekspor Rusia akan mendorong China untuk beralih ke Indonesia untuk mengisi kekosongan pasokan.

“Indonesia akan mendapatkan keuntungan dari dampak kenaikan harga dan kenaikan volume,” kata Nafte.

Ekonomi Thailand di sisi lain, akan berada di sisi lain yang berlawanan dengan Indonesia, kata dia.

Kondisi saat ini memberikan dampak yang tidak menguntungkan sepanjang tahun ini bagi ekspor dan pariwisata yang merupakan pendorong ekonomi terbesar bagi Thailand, kata sang ekonom.

“Gangguan terhadap perdagangan global ini akan berdampak negatif bagi ekspor, sedangkan pemulihan pariwisata saya kira terlalu dini jika terjadi pada tahun 2022 ini. Masih banyak persoalan yang yang harus diatasi,” tuturnya.

Neraca pembayaran Thailand juga menghadapi kerentanan paling besar diantara negara-negara Asia Tenggara lainnya yang sedang berkembang, tambahnya.

“Thailand kini menghadapi defisit neraca berjalan yang besar tahun lalu akibat hilangnya pendapatan dari pariwisata dan nilai tukar mata uangnya juga tampak sangat rentan,” kata Nafte. (YS)

Previous Post

Harga Minyak Sawit Sentuh Harga Tertinggi Setelah Indonesia Batasi Ekspor Lebih Jauh

Next Post

Status Gunung Merapi Tetap SIAGA, Warga di 4 Kabupaten Diminta Hindari Daerah Potensi Bahaya

Admin

Admin

Related Posts

Ekbis

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

by Admin
April 10, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), H. Pence Harahap menegaskan pihaknya terus mendorong moratorium...

Read more

Pengamat Soroti Pernyataan Menteri PU soal Generasi Muda Pegawai

April 7, 2026

Audit Triliunan dan Tim Lidi Bersih Kementerian PU, Progresnya Kini Jadi Sorotan

April 5, 2026

Isu Deep State Mengemuka, Pakar: Jangan Tutupi Masalah Tata Kelola

April 1, 2026

Berantas Korupsi Harga Mati, Transparansi Tetap Utamakan

Maret 26, 2026
Next Post
Status Gunung Merapi Tetap SIAGA, Warga di 4 Kabupaten Diminta Hindari Daerah Potensi Bahaya

Status Gunung Merapi Tetap SIAGA, Warga di 4 Kabupaten Diminta Hindari Daerah Potensi Bahaya

BERITA TERBARU

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

April 13, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

April 10, 2026

Dedikasikan 52 Tahun Berkarya, Erros Djarot Hadirkan “BADAI PASTI BERLALU” Live in Concert

April 9, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com