• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 12, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Pasangan Muda di Australia Butuh Delapan Tahun untuk Bisa Beli Rumah Pertama

Dipicu Kenaikan Harga Properti dan Kenaikan Upah yang Lamban

Admin by Admin
Maret 23, 2022
0
Pasangan Muda di Australia Butuh Delapan Tahun untuk Bisa Beli Rumah Pertama

Foto : AAP

0
SHARES
44
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA–Pasangan Australia yang membeli rumah pertama mereka membutuhkan waktu hingga delapan tahun untuk menabung untuk dapat membayar deposit/ uang muka.

Lamanya waktu yang dibutuhkan itu dikarenakan kenaikan harga properti dan pertumbuhan upah yang rendah sehingga membuat menabung menjadi perjuangan.

Kantor berita aap.com.au, Rabu (23/03/2022) mengutip sebuah laporan, memberitakan bahwa waktu yang dibutuhkan pasangan muda untuk mengumpulkan uang jaminan rumah telah meningkat 11 bulan pada tahun lalu karena biaya hidup meningkat dan suku bunga tetap rendah.

BacaJuga

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Laporan The Domain First Home Buyer menyebutkan mereka yang menabung untuk setoran/DP unit membutuhkan tambahan tiga bulan.

Pasangan pembeli rumah pertama yang mencari rumah di Sydney menghadapi penantian terlama.

Mereka membutuhkan waktu delapan tahun dan satu bulan untuk memenuhi kriteria studi berupa deposit 20 % untuk rumah tingkat pemula.

Ini adalah 18 bulan lebih lama dibandingkan dengan laporan tahun sebelumnya.

Peningkatan panjang yang sama berlaku untuk yang ada di Canberra. Pasangan muda membutuhkan waktu tujuh tahun satu bulan untuk memasuki pasar perumahan.

Penantian terlama berikutnya di Melbourne, enam tahun enam bulan. Hobart berumur lima tahun 10 bulan.

Sementara membeli di Brisbane, Adelaide, dan Darwin membutuhkan waktu sekitar empat tahun, sedangkan Perth membutuhkan waktu sekitar tiga tahun.

Untuk kota-kota regional digabungkan, pasangan membutuhkan waktu tiga tahun dan empat bulan untuk mendanai deposit. Ini adalah peningkatan empat bulan dari tahun lalu.

Kepala penelitian dan ekonomi domain Nicola Powell mengatakan pembeli rumah pertama menghadapi rintangan keuangan yang berkembang.

“Menabung untuk deposit menjadi lebih sulit dengan meningkatnya biaya hidup, pertumbuhan upah yang rendah, tingkat tabungan yang lemah dan kenaikan harga properti,” katanya.

Powell mendorong pembeli rumah pertama untuk mempertimbangkan dukungan pemerintah seperti First Home Loan Deposit Scheme dan First Home Super Saver Scheme.

Metodologi laporan yang disusun Domain itu didasarkan pada data biro statistik untuk properti dan pendapatan orang berusia 25 hingga 34 tahun.

Laporan tersebut juga mengasumsikan dua pendapatan, dan setiap orang menabung 20 % dari pendapatan setelah pajak mereka setiap bulan.(NF)

Tags: Australiapropertiproperti mahalwaktu
Previous Post

Kemenperin:TIIWG G20 Jadi Momen Kerja Sama Penerapan Industri 4.0

Next Post

Brasil Bebaskan BM Etanol dan Enam Komoditi Pangan

Admin

Admin

Related Posts

Umum

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

by Admin
Juli 10, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Ketua KONI Provinsi DKI Jakarta, Prof. Dr. Drs. Hidayat Humaid, M.Pd resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang...

Read more
Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Juli 6, 2026

Jelang Porwanas 2027 Lampung, Tim Catur DKI Jakarta Gelar Seleksi Setiap Akhir Pekan

Juni 24, 2026

Abpednas dan Sucofindo Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar

Juni 3, 2026
Menko Kumham Imipas RI Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra Apresiasi Syaiful Umar Lewat Konser Mahabbah Allah Pakem 9

Mei 20, 2026
Next Post
Biji Kedelai Komoditi Pertanian Penghasil Devisa Ekspor Terbesar bagi AS

Brasil Bebaskan BM Etanol dan Enam Komoditi Pangan

BERITA TERBARU

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Juli 10, 2026
Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Juli 6, 2026

Temuan BRIN : Pupuk Silika Tingkatkan Produksi Bawang Merah TSS

Juli 3, 2026
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Juni 27, 2026

Jelang Porwanas 2027 Lampung, Tim Catur DKI Jakarta Gelar Seleksi Setiap Akhir Pekan

Juni 24, 2026

Abpednas dan Sucofindo Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar

Juni 3, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Juli 10, 2026
Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Juli 6, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com