• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Rabu, Maret 11, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Ekspor Karet Alam Sumut Anjlok 50,3% dalam Kurun Tujuh Tahun

Admin by Admin
Januari 11, 2025
0
Permintaan Berkurang, Ekspor Karet Sumut Kembali Anjlok Pada April

Foto: Kementan

0
SHARES
34
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Kinerja ekspor karet alam asal Sumatera Utara (Sumut) pada tahun 2024 menunjukkan penurunan yang signifikan. Berdasarkan data Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) Sumut, volume ekspor karet alam Sumut terus mengalami penurunan dari tahun 2017 hingga 2024.

Sekretaris Eksekutif GAPKINDO Cabang Sumut Edy Irwansyah mengatakan pada tahun 2017, volume ekspor karet alam Sumut tercatat sebesar 512.725 ton, namun pada tahun 2024, volume ekspornya turun menjadi 254.376 ton, atau terjadi penurunan sebesar 50,3% dibandingkan dengan tahun 2017. Volume ekspor tahun 2024 itu jauh di bawah tingkat ekspor normal tahunan karet alam Sumut yang seharusnya dapat mencapai 500.000 ton/tahun.

Menurut Edy, penurunan kinerja ekspor ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, penurunan permintaan dari pabrik ban internasional terhadap karet alam Indonesia telah berdampak pada berkurangnya serapan produk karet Indonesia di pasar global. Kedua, persaingan yang semakin ketat dari negara-negara penghasil karet lainnya, seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam, turut mengurangi pangsa pasar Indonesia di pasar dunia.

BacaJuga

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Edy menambahkan peningkatan harga yang tercatat pada kuartal IV tahun 2024, dengan harga rata-rata SICOM-TSR20 mencapai US$174,34 sen/kg, menjadi sinyal positif bagi industri karet Indonesia. Namun, meskipun harga meningkat, peningkatan tersebut belum diikuti oleh kenaikan produksi atau pasokan yang signifikan. Bahkan, pada kuartal IV 2024, pasokan karet alam dari Sumut tidak mengalami perbaikan yang berarti, yang membuat pemulihan pasar menjadi lebih sulit untuk dicapai.

Terkait negara tujuan ekspor, karet alam Sumut masih terdistribusi ke pasar tradisional yang telah menjadi tujuan utama ekspor selama ini. Pada tahun 2024, total ekspor karet alam ke Eropa tercatat sebesar 13,01%. Negara-negara tujuan ekspor utama ke Eropa antara lain Jerman, Prancis, Polandia, Spanyol, Belgia, Italia, Slovenia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Rumania, Yunani, Belanda, Kroasia, Finlandia, Inggris, Serbia, dan Ceko. Selain Eropa, lima negara utama tujuan ekspor karet alam Sumatera Utara adalah Jepang (37,99%), Amerika Serikat (21,52%), Brasil (6,77%), China (6,52%), dan India (6,42%).

Namun, lanjut Edy, di tengah tantangan ini, ada perkembangan signifikan di pasar karet global, khususnya di Afrika. Negara-negara penghasil karet di Afrika, termasuk Pantai Gading, semakin menunjukkan kemajuan yang pesat dalam produksi dan ekspor karet alam. Hal ini memberi dampak besar terhadap dinamika pasar karet dunia, menambah tingkat persaingan di pasar internasional, dan semakin memperberat tantangan yang dihadapi Indonesia.

Edy menekankan dengan masih adanya tantangan dalam meningkatkan produksi dan persaingan yang ketat di pasar global, diharapkan sektor karet alam Indonesia, khususnya di Sumut, dapat beradaptasi dengan perubahan pasar. Pemerintah dan pelaku industri karet harus terus berupaya meningkatkan daya saing dan inovasi agar Indonesia dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam pasar karet dunia. (YS)

Previous Post

Tren Positif Kinerja Ekspor Karet Alam Sumut Desember 2024 di Tengah Tantangan Musim dan Fluktuasi Harga

Next Post

Perum Bulog Lakukan Monitoring Titik Panen Jelang Perubahan HPP

Admin

Admin

Related Posts

Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai
Perkebunan

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

by Admin
Maret 7, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan mengajukan permintaan penangguhan konsesi atau kewajiban lainnya yang ditujukan untuk Uni Eropa (UE) kepada...

Read more
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Alam Sumut Januari 2026 Turun kendati Harga Global Menguat

Februari 28, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

APKARINDO Tagih Janji Mentan: Peremajaan Karet & Hilirisasi Aspal Karet Jangan Hanya Wacana

Februari 24, 2026
Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Januari 29, 2026
Next Post
Perum Bulog Lakukan Monitoring Titik Panen Jelang Perubahan HPP

Perum Bulog Lakukan Monitoring Titik Panen Jelang Perubahan HPP

BERITA TERBARU

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

Maret 11, 2026

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

Maret 9, 2026
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

Maret 11, 2026

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com