• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Rabu, April 8, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Admin by Admin
Maret 30, 2026
0
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Kinerja ekspor karet alam asal Sumatera Utara (Sumut) pada Februari 2026 menunjukkan perbaikan terbatas di tengah tekanan permintaan global yang masih lemah. Total volume ekspor tercatat sebesar 18.661 ton, meningkat tipis dibandingkan Januari 2026 yang sebesar 18.467 ton, atau tumbuh 1,05% secara month-to-month (MoM).

Namun demikian, Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) Sumut, Edy Irwansyah mengatakan secara tahunan, kinerja masih mengalami kontraksi, di mana volume Februari 2026 lebih rendah dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 20.659 ton, atau turun 9,67% year-on-year (YoY).

Menurut Edy, meskipun terdapat kenaikan bulanan, capaian ini masih mencerminkan kondisi ekspor yang relatif stagnan dan jauh dari level normal historis yang dapat mencapai sekitar 42.000 ton/bulan. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan permintaan global terhadap karet alam masih berlangsung secara bertahap dan belum merata.

BacaJuga

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Dari sisi pasar tujuan ekspor, lanjut Edy, ekspor karet Sumut pada Februari 2026 masih didominasi oleh negara-negara utama, yaitu Jepang (30,06%), Amerika Serikat (22,95%), China (10,18%), Brasil (9,07%), serta Korea Selatan (3,35%). Menariknya, Korea Selatan yang umumnya berada di luar lima besar—bahkan sering berada di peringkat di atas 10 dan sesekali di posisi ke-7—kali ini masuk dalam jajaran top 5, mengindikasikan adanya peningkatan permintaan dari industri hilirnya, khususnya sektor ban dan manufaktur berbasis karet, yang kemungkinan terkait dengan kebutuhan blending antara karet alam dan sintetis.

Total ekspor karet Indonesia ke kawasan Uni Eropa pada Februari 2026 tercatat sebesar 13,5% dari total ekspor (sekitar 2.420 ton) yang tersebar ke 11 negara tujuan, dengan rincian kontribusi masing-masing negara terhadap grand total yaitu Italia 2,6%, Jerman 2,2%, Perancis 2,1%, Spanyol 1,6%, dan Rumania 1,6% sebagai lima negara utama, diikuti Belgia 1,5%, Luksemburg 0,6%, Slovenia 0,6%, Polandia 0,4%, Bulgaria 0,2%, serta Belanda 0,1%, yang menunjukkan bahwa kontribusi Uni Eropa cukup signifikan secara agregat namun tersebar luas tanpa dominasi kuat dari satu negara tertentu.

Edy mengatakan beberapa faktor utama yang masih menekan kinerja ekspor antara lain adalah permintaan global yang belum pulih sepenuhnya, terutama dari industri otomotif dan manufaktur, serta adanya penundaan pengapalan (delay shipment) akibat kendala jadwal kapal yang dipengaruhi oleh dinamika logistik global, termasuk gangguan jalur pelayaran di kawasan strategis seperti Selat Hormuz. Di sisi lain, pasokan karet alam dari Sumut juga masih terbatas seiring dengan musim gugur daun (wintering) yang menyebabkan penurunan produksi di tingkat kebun.

Di tengah kondisi tersebut, tambah Edy, harga karet justru menunjukkan penguatan yang signifikan. Rata-rata harga pada Februari 2026 tercatat sebesar US$193,76 sen/kg, meningkat US$9,49 sen dibandingkan Januari. Tren penguatan ini berlanjut hingga akhir Maret, dengan harga penutupan pada 27 Maret 2026 mencapai US$200,3 sen/kg. Kenaikan harga ini tidak terlepas dari dinamika global, termasuk krisis energi yang mendorong kenaikan biaya produksi karet sintetis berbasis petrokimia, sehingga meningkatkan daya tarik karet alam sebagai substitusi.

Edy menyimpulkan secara keseluruhan, meskipun harga menunjukkan tren positif, kinerja ekspor karet Sumut masih berada dalam fase konsolidasi. Kombinasi antara permintaan global yang belum optimal, gangguan logistik, serta keterbatasan pasokan akibat faktor musiman menjadi tantangan utama dalam jangka pendek. Namun demikian, penguatan harga dan mulai munculnya permintaan dari pasar non-tradisional seperti Korea Selatan memberikan sinyal awal adanya potensi perbaikan pasar ke depan. (YS)

Previous Post

Tanda-Tanda Performa Mobil Listrik Sudah Menurun

Next Post

Jakarta Timur Dominasi Panen Raya DKI di 423 Lokasi, Jadi Percontohan Urban Farming serta Dukung Program Ketahanan Pangan

Admin

Admin

Related Posts

Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai
Perkebunan

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

by Admin
Maret 7, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan mengajukan permintaan penangguhan konsesi atau kewajiban lainnya yang ditujukan untuk Uni Eropa (UE) kepada...

Read more
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Alam Sumut Januari 2026 Turun kendati Harga Global Menguat

Februari 28, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

APKARINDO Tagih Janji Mentan: Peremajaan Karet & Hilirisasi Aspal Karet Jangan Hanya Wacana

Februari 24, 2026
Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Januari 29, 2026
Next Post

Jakarta Timur Dominasi Panen Raya DKI di 423 Lokasi, Jadi Percontohan Urban Farming serta Dukung Program Ketahanan Pangan

BERITA TERBARU

Pengamat Soroti Pernyataan Menteri PU soal Generasi Muda Pegawai

April 7, 2026

Audit Triliunan dan Tim Lidi Bersih Kementerian PU, Progresnya Kini Jadi Sorotan

April 5, 2026
BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

April 3, 2026

Isu Deep State Mengemuka, Pakar: Jangan Tutupi Masalah Tata Kelola

April 1, 2026

Jakarta Timur Dominasi Panen Raya DKI di 423 Lokasi, Jadi Percontohan Urban Farming serta Dukung Program Ketahanan Pangan

Maret 31, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Maret 30, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Pengamat Soroti Pernyataan Menteri PU soal Generasi Muda Pegawai

April 7, 2026

Audit Triliunan dan Tim Lidi Bersih Kementerian PU, Progresnya Kini Jadi Sorotan

April 5, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com