• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Rabu, Januari 14, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Ekspor Karet Sumut November 2024 dan Proyeksi Pasokan Menjelang Akhir Tahun

Admin by Admin
Desember 7, 2024
0
Permintaan Berkurang, Ekspor Karet Sumut Kembali Anjlok Pada April

Foto: Kementan

0
SHARES
14
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Volume ekspor karet asal Sumatera Utara (Sumut) pada bulan November 2024 tercatat mencapai 21.162 ton, mengalami penurunan 16,16% month-on-month dibandingkan dengan bulan Oktober 2024 yang tercatat sebesar 25.221 ton. Volume ekspor November 2024 juga lebih rendah 18,6% year-on-year dari volume ekspor November 2023 yang mencapai 25.886 ton.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) Cabang Sumut, Edy Irwansyah mengatakan penurunan tersebut menunjukkan bahwa volume ekspor karet Sumut masih jauh dari kondisi normal yang biasanya mencapai 42.000 ton setiap bulannya.

Menurut Edy, beberapa faktor utama yang mempengaruhi penurunan ini antara lain adalah kesulitan dalam pengaturan kontainer dan pengiriman, serta penurunan permintaan global, terutama dari sektor pabrik ban. Selain itu, penundaan penerapan regulasi EUDR (European Union Deforestation Regulation) di Eropa berpotensi memberikan ruang bagi peningkatan ekspor, karena pembatasan yang lebih ketat dapat menunda pemberlakuannya, sehingga pasar ekspor karet Indonesia di Eropa dapat kembali berkembang.

BacaJuga

Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur

Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Edy menjelaskan pada bulan November 2024, ekspor karet Indonesia ke Eropa tercatat sebesar 7,28% dari total ekspor, mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan Oktober 2024 yang tercatat 13,53%. Negara-negara tujuan ekspor utama di Eropa termasuk Inggris Raya, Polandia, Rumania, Slovenia, Prancis, Jerman, Italia, Belgia, Luksemburg, dan Spanyol, yang memberikan kontribusi hampir 7,3% dari total volume ekspor.

Penurunan ekspor ke Eropa ini tidak secara langsung disebabkan oleh penundaan penerapan regulasi EUDR yang semula dapat menghambat aliran ekspor. Namun, dengan penundaan regulasi tersebut, diharapkan volume ekspor dapat meningkat pada periode mendatang.

Edy meyebutkan beberapa faktor utama yang mempengaruhi penurunan ekspor di bulan November adalah kesulitan dalam pengaturan kontainer yang menyebabkan gangguan pengiriman. Selain itu, penurunan permintaan dari China, sebagai konsumen utama dunia, turut berkontribusi terhadap penurunan ekspor. Permintaan dari sektor industri karet dan ban global, terutama dari China, mengalami penurunan seiring dengan perubahan siklus permintaan, mengurangi daya serap pasar untuk produk karet.

Proyeksi Pasokan dan Harga Karet Alam

Menjelang akhir tahun 2024, Edy memperkirakan pasokan karet akan sulit meningkat. Hal ini disebabkan oleh gangguan cuaca hujan dan banjir yang terjadi di beberapa wilayah penghasil karet utama di Indonesia, terutama di Sumut. Tingginya frekuensi hujan sedikit mengganggu produksi karet rakyat, meskipun gairah petani mulai membaik dengan adanya peningkatan harga yang mendorong petani untuk mulai menderes pohon karet yang sebelumnya tidak terawat.

Harga karet dunia mengalami tren penguatan pada bulan November 2024. Rata-rata harga SICOM-TSR20 pada bulan November tercatat sebesar US$191,11 sen/kg, dengan harga penutupan pada tanggal 6 Desember 2024 mencapai US$206,2 sen/kg. Meskipun harga karet mengalami penguatan, hal ini belum mampu mengatasi penurunan volume ekspor yang terjadi.

Pasar karet Sumut menghadapi tantangan besar menjelang akhir tahun 2024, dengan volume ekspor yang menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Meskipun harga karet menunjukkan tren penguatan, faktor-faktor seperti penurunan permintaan dari China, kesulitan logistik, dan gangguan cuaca tetap menjadi kendala utama. Penundaan pemberlakuan regulasi EUDR memberikan kesempatan untuk memperbaiki volume ekspor ke Eropa, yang diharapkan dapat meningkat. Dengan perbaikan kondisi pasar global dan cuaca pada awal tahun 2025, kinerja ekspor karet Sumut diharapkan kembali pulih dan menunjukkan stabilitas. (YS)

Previous Post

Mentan Stop Sementara Impor Daging Domba untuk Lindungi Peternak

Next Post

Pemerintah Tetapkan Neraca Komoditas Pangan Tahun 2025

Admin

Admin

Related Posts

Kehutanan & Lingkungan Hidup

Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur

by Admin
Januari 10, 2026
0

Gemabisnis, JAKARTA - Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, memimpin langsung panen anggur bersama warga di Komplek Taman Buaran Indah RW...

Read more
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Desember 31, 2025
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Kenaikan Pungutan Ekspor demi B50 akan Hancurkan Ekosistem Sawit

Desember 30, 2025
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI Tuntut Reformasi Kebijakan Penertiban Kawasan Hutan yang Transparan, Berkeadilan Sosial

Desember 13, 2025
Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Desember 8, 2025
Next Post
Pemerintah Tetapkan Neraca Komoditas Pangan Tahun 2025

Pemerintah Tetapkan Neraca Komoditas Pangan Tahun 2025

BERITA TERBARU

BULOG Resmi Peroleh Margin Fee 7%, Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

BULOG Resmi Peroleh Margin Fee 7%, Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

Januari 13, 2026
BULOG Ukir Prestasi Pengadaan Beras Nasional Tetinggi Sepanjang Sejarah 3,2 Juta Ton di Tahun 2025

BULOG Pastikan Petani Dapatkan Harga GKP Rp 6.500/kg Melalui Pembayaran Secara Digital

Januari 12, 2026
BULOG Siapkan Strategi Jalankan Penugasan Lebih Besar di 2026

BULOG Siapkan Strategi Jalankan Penugasan Lebih Besar di 2026

Januari 12, 2026

Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur

Januari 10, 2026

Mentan RI : Amran Apresiasi Peran Kapolri dan DPR-RI dalam Percepatan Swasembada Pangan

Januari 9, 2026
BULOG Targetkan Ekspor 1 Juta Ton Beras Tahun 2026 Melalui Skema G-to-G

BULOG Targetkan Ekspor 1 Juta Ton Beras Tahun 2026 Melalui Skema G-to-G

Januari 7, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

BULOG Resmi Peroleh Margin Fee 7%, Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

BULOG Resmi Peroleh Margin Fee 7%, Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

Januari 13, 2026
BULOG Ukir Prestasi Pengadaan Beras Nasional Tetinggi Sepanjang Sejarah 3,2 Juta Ton di Tahun 2025

BULOG Pastikan Petani Dapatkan Harga GKP Rp 6.500/kg Melalui Pembayaran Secara Digital

Januari 12, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com