• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Jumat, Desember 12, 2025
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

Admin by Admin
November 27, 2025
0
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September
0
SHARES
4
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyatakan kinerja produksi, konsumsi dan ekspor komoditas sawit nasional mengalami penurunan di bulan September 2025 jika dibandingkan dengan kinerja di bulan Agustus 2025.

Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sadjono menyatakan produksi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di bulan September 2025 turun 22,32% menjadi 3.932.000 ton dari produksi bulan sebelumnya yang mencapai 5.062.000 ton. Sementara produksi Palm Kernel Oil (PKO) di bulan September turun 23,9% menjadi 366.000 ton dari 481.000 ton di bulan sebelumnya.

Mukti menabahkan secara year-on-year (YoY) sampai dengan bulan September (Januari-September 2025), produksi CPO dan PKO tahun 2025 mencapai 43.335.000 ton atau naik sekitar 11,30% dari produksi pada periode yang sama tahun sebelumnya 38.937.000 ton.

BacaJuga

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Menurut Mukti, total konsumsi minyak sawit dalam negeri mengalami penurunan dari 2.100.000 ton di bulan Agustus 2025 menjadi 2.053.000 ton di bulan September 2025. Penurunan terbesar terjadi pada konsumsi minyak sawit untuk biodiesel yang turun menjadi 1.070.000 ton atau turun 3,69% dari bulan sebelumnya yang mencapai 1.111.000 ton.

Konsumsi minyak sawit untuk pangan, lanjut Mukti, juga mengalami penurunan menjadi 793.000 ton dari 806.000 ton pada bulan sebelumnya atau turun sebesar 1,61%. Namun, konsumsi oleokimia naik 3,83% menjadi 190.000 ton dari 183.000 ton pada bulan sebelumnya.

Mukti mengatakan total ekspor produk sawit di bulan September 2025 turun 36,65% menjadi 2.200.000 ton dibandingkan dengan ekspor di bulan sebelumnya yang mencapai 3.473.000 ton. Penurunan ekspor terbesar terjadi pada minyak sawit olahan yang turun 32,86% menjadi 1.573.000 ton di September dari 2.343.000 ton di Agustus. Selanjutnya, ekspor CPO turun 81,58% menjadi 91.000 ton dari 494.000 ton sedangkan ekspor oleokimia turun 53,27% menjadi 93.000 ton dari 199.000 ton.

Berdasarkan negara tujuannya, penurunan ekspor di bulan September dibanding bulan sebelumnya antara lain terjadi ke India (turun 409.000 ton), ke China (turun 212.000 ton), ke Malaysia (turun 144.000 ton), ke Afrika (turun 143.000 ton), ke Pakistan (turun 123.000 ton), ke AS (turun 73.000 ton), ke Uni Eropa (turun 50.000 ton), ke Bangladesh (turun 26.000 ton), dan ke Timur Tengah(turun 24.000 ton). Sebaliknya, kenaikan ekspor terjadi untuk negara tujuan Rusia (18.000 ton).

Nilai ekspor produk sawit di bulan September mengalami penurunan dari US$3,819 miliar di bulan Agustus menjadi US$2,528 miliar di bulan September atau turun sebesar 33,80%. Secara YoY sampai dengan bulan September, nilai ekspor 2025 mencapai US$27,313 miliar lebih tinggi 39,85% dari ekspor tahun 2024 sebesar US$ 19,530 miliar. Peningkatan nilai ekspor terjadi karena harga rata-rata Januari-September tahun 2025 sebesar US$1.210/ton Cif Rotterdam yang lebih tinggi dari rata-rata Januari-September tahun 2024 sebesar US$1.020/ton Cif Rotterdam.

Dengan stok awal bulan September sebesar 2.543.000 ton, produksi CPO dan PKO turun menjadi 4.298.000 ton, konsumsi dalam negeri turun menjadi 2.053.000 ton dan ekspor turun menjadi 2.200.000 ton, maka stok di akhir September naik menjadi 2.592.000 ton. (YS)

Previous Post

Impor Minyak Sawit India dari Indonesia Anjlok di Oktober 2025, Malaysia Rebut Posisi Indonesia

Next Post

Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Admin

Admin

Related Posts

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%
Perkebunan

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

by Admin
Desember 8, 2025
0

Gemabisnis.com, JAKARTA — Banjir yang melanda sejumlah wilayah sentra karet di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berdampak signifikan terhadap...

Read more
Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Desember 8, 2025
Ekspor Karet Sumut Melemah di Oktober 2025, Permintaan dan Produksi Turun

Ekspor Karet Sumut Melemah di Oktober 2025, Permintaan dan Produksi Turun

November 30, 2025
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Impor Minyak Sawit India dari Indonesia Anjlok di Oktober 2025, Malaysia Rebut Posisi Indonesia

November 27, 2025
Pejabat MPOB: Stok Minyak Kelapa Sawit Malaysia Bisa Anjlok di Bawah 2 Juta Ton Akhir April

GAPKI: Konsumsi Sawit Domestik Naik, Ekspor Turun di Agustus 2025

Oktober 30, 2025
Next Post
Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

BERITA TERBARU

Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Indonesia Nyatakan Siap Tandatangani FTA dengan Uni Ekonomi Eurasia

Desember 11, 2025
Ekspor Naik 25,31% YoY, Impor Melonjak 36,77% YoY pada Januari 2022

Kesepakatan Dagang AS-Indonesia Terancam Batal, Ungkap Pejabat AS

Desember 11, 2025
Jelang Nataru, BULOG Gelontorkan Ribuan Ton Beras SPHP di Papua Raya

Jelang Nataru, BULOG Gelontorkan Ribuan Ton Beras SPHP di Papua Raya

Desember 10, 2025
Menperin RI Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menperindag Rusia di Moskow

Menperin RI Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menperindag Rusia di Moskow

Desember 9, 2025
Indonesia–Russia Perkuat Kolaborasi Industri Jelang INNOPROM 2026

Indonesia–Russia Perkuat Kolaborasi Industri Jelang INNOPROM 2026

Desember 9, 2025
BULOG Percepat Pengiriman Beras SPHP ke Empat Wilayah Sulit Terjangkau di Papua

BULOG Percepat Pengiriman Beras SPHP ke Empat Wilayah Sulit Terjangkau di Papua

Desember 9, 2025
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Indonesia Nyatakan Siap Tandatangani FTA dengan Uni Ekonomi Eurasia

Desember 11, 2025
Ekspor Naik 25,31% YoY, Impor Melonjak 36,77% YoY pada Januari 2022

Kesepakatan Dagang AS-Indonesia Terancam Batal, Ungkap Pejabat AS

Desember 11, 2025
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com