• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Sabtu, Februari 14, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Halau Cuaca Ekstrem di KTT G20, BMKG Tebar 29 Ton Garam di Langit Bali

Admin by Admin
November 16, 2022
0
Halau Cuaca Ekstrem di KTT G20, BMKG Tebar 29 Ton Garam di Langit Bali

Foto: BMKG

0
SHARES
7
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendukung penuh acra Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 (14-16/11) di Bali melalui pelaksanaan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC). Operasi TMC yang bekerja sama dengan BRIN, TNI AU, Kementerian Perhubungan, serta  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu telah digelar sejak 10 November 2022.

Siaran pers BMKG menyebutkan sedikitnya terdapat 28 sorti dengan total bahan semai sebanyak 29 ton NaCl atau garam telah ditabur di langit Bali oleh Pesawat Cassa 212 dan CN 295 dalam operasi TMC hingga tanggal 16 Nopember 2022. Penyemaian material TMC tersebut bertujuan untuk mengalihkan potensi awan hujan dari lokasi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali. Kegiatan TMC yang dikoordinatori oleh Kementeriaan Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini dikendalikan dari dua posko yang berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Banyuwangi, Jawa Timur.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Bali, Rabu (16/11/2022) mengatakan TMC merupakan bagian dari skenario mitigasi cuaca yang dipersiapkan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem agar gelaran KTT G20 di Bali berjalan dengan lancar dan sukses, serta semua kepala negara dan delegasi dapat melaksanakan pertemuan dengan aman dan nyaman.

BacaJuga

Y.O.U Berkomitmen Hadirkan Solusi Kulit Tropis – Efektif Berbasis Sains

Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Menurut Dwikorita, sebelumnya BMKG memprakirakan potensi curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Bali selama bulan Nopember 2022. Karenanya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meminta untuk melaksanakan operasi TMC selama pelaksanaan KTT G20.

Operasi TMC tersebut, kata dia, tidak serampangan namun disesuaikan dengan target di mana penyemaian inti kondensasi (garam) dilakukan ke awan-awan hujan yang telah terdeteksi. Penyemaian garam ini dilakukan agar proses kondensasi berlangsung lebih cepat dan hujan dapat segera turun sebelum awan-awan hujan tersebut mencapai lokasi KTT G20.

“Dukungan BMKG yaitu dengan menyediakan informasi arah angin, lokasi keberadaan awan target, prediksi cuaca serta potensi pertumbuhan awan hujan selama acara G20 berlangsung. Berdasarkan informasi tersebut, maka tim penyemai garam dari BRIN bersama satuan TNI AU akan menindaklanjuti informasi tersebut dengan rencana penyemaian awan hujan yang telah diidentifikasi oleh BMKG sebelumnya,” kata Dwikorita.

Selain itu, lanjut Dwikorita, BMKG juga menugaskan personil untuk melakukan pengamatan cuaca secara visual di seluruh venue G20 dan melaporkan hasil pengamatannya ke posko TMC untuk selanjutnya dijadikan dasar untuk perencanaan proses penyemaian, termasuk memasang Automatic Weather Station plus CCTV untuk memperkuat observasi cuaca selama pelaksanaan G20. BMKG juga membuka Posko Kendali Cuaca dukungan G20 di Kantor Balai Besar MKG Wilayah 3 Denpasar.

“Insya Allah, kami optimistis dengan adanya Kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Lombok dan TMC di Banyuwangi Pelaksanaan KTT G20 berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan BMKG menggunakan Model InaNWP (Indonesia Numerical Weather Prediction) yang memiliki resolusi spasial 1 km dan resolusi waktu 1 jam sebagai salah satu referensi prakiraan cuaca di setiap venue G20 dan guna mendukung kegiatan TMC.

Guswanto menuturkan, kondisi cuaca di wilayah Bali secara umum pada tanggal 15 – 16 November 2022 sangat dipengaruhi oleh dinamika cuaca lokal seperti radiasi matahari yang sangat kuat mulai dari pagi hari dan kondisi kelembapan cukup tinggi yang mendukung pembentukan awan – awan konvektif sejak pagi jelang siang hari.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fachri Radjab menambahkan bahwa dalam operasi TMC yang digelar, personil BMKG terus memantau perkembangan sel-sel awan yang bisa disemai dan menginfokannya kepada penerbang TNI AU sebelum melakukan sorti penerbangan. Khusus untuk posko TMC di Banyuwangi, kata dia, BMKG menempatkan perangkat mobil cuaca lengkap dengan timnya yang diberangkatkan dari Jakarta.

Sementara itu, Perekayasa Ahli Utama TMC Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Tri Handoko Seto mengatakan bahwa dalam operasi TMC tersebut dikerahkan empat pesawat pemburu awan yang dioperasikan dari Posko Utama di Lombok dan Posko Cadangan di Banyuwangi.

“Semua awan yang tumbuh dan berpotensi memasuki titik lokasi acara G20, terutama acara outdoor, dihujankan lebih cepat agar tidak hujan pada saat acara berlangsung di lokasi tersebut,” ujarnya.

Tri Handoko mengatakan bahwa sistem pertumbuhan awan di Bali yang sangat dinamis khususnya pada tanggal 15 Nopember menjadi tantangan yang tidak mudah. Menurutnya, jumlah awan yang tumbuh sangat banyak dan pergerakannya mengarah ke lokasi acara KTT G20. Karenanya, lanjut dia, seluruh armada pesawat yang disiapkan beserta tiga unit radar cuaca, dan lebih dari 100 personil yang tersebar di Bali, Lombok, dan Banyuwangi berkolaborasi untuk memburu seluruh awan tersebut.

“Untuk tanggal 15 Nopember saja dilakukan 11 sorti penerbangan mulai jam 8 pagi hingga jam 8 malam. Kami bersyukur seluruh rangkaian acara G20 berjalan lancar tanpa ada gangguan hujan,” pungkasnya. (YS)

Previous Post

Surplus Perdagangan Barang Oktober 2022 Capai US$5,67 Miliar

Next Post

Kemenperin Gandeng Perusahaan AS Bangun Pusat IC Design Industri Semikonduktor

Admin

Admin

Related Posts

Ekbis

Y.O.U Berkomitmen Hadirkan Solusi Kulit Tropis – Efektif Berbasis Sains

by Admin
Desember 15, 2025
0

Gemabisnis.com, JAKARTA, — Sebagai penduduk yang berada di negara beriklim tropis, masyarakat Indonesia memiliki tantangan kulit yang khas dan kompleks,...

Read more
Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

November 27, 2025
PBB: Jakarta Kini Menjadi Kota Terbesar di Dunia, Tokyo Turun ke Peringkat Ketiga

PBB: Jakarta Kini Menjadi Kota Terbesar di Dunia, Tokyo Turun ke Peringkat Ketiga

November 27, 2025

Membangun Jiwa Entrepreneurship dari Kokohnya Masjid Kobe

September 15, 2025

UI Indonesia Leadership Development Centre Gelar Pelatihan Komunikasi bagi Sejumlah Perusahaan Ternama di Indonesia

Agustus 11, 2025
Next Post
Kemenperin Gandeng Perusahaan AS Bangun Pusat IC Design Industri Semikonduktor

Kemenperin Gandeng Perusahaan AS Bangun Pusat IC Design Industri Semikonduktor

BERITA TERBARU

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Januari 29, 2026
Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Januari 29, 2026
BULOG, PERPADI Perkuat Kerja Sama Strategis Penyerapan Gabah Beras Nasional 2026

BULOG, PERPADI Perkuat Kerja Sama Strategis Penyerapan Gabah Beras Nasional 2026

Januari 29, 2026
BULOG Gelar Sosialisasi Asuransi Pertanian bagi Petani di Kabupaten Tabanan

BULOG Gelar Sosialisasi Asuransi Pertanian bagi Petani di Kabupaten Tabanan

Januari 28, 2026
BULOG Tegaskan Kesiapan Pasokan Dukung Ekspor Beras ke Arab Saudi

BULOG Tegaskan Kesiapan Pasokan Dukung Ekspor Beras ke Arab Saudi

Januari 28, 2026
Ekspor Karet Sumut Anjlok 11,99% pada Februari

Ekspor Karet Sumut 2025 Menurun di Tengah Dinamika Pasar Global

Januari 28, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Januari 29, 2026
Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Kemendag Terbitkan Aturan Ekspor Karet Alam Spesifikasi Teknis

Januari 29, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com