• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Jumat, Agustus 7, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Kunjungan Wisata Alam Kawasan Konservasi Melonjak di Tahun 2022

Admin by Admin
Januari 13, 2023
0
Kunjungan Wisata Alam Kawasan Konservasi Melonjak di Tahun 2022

Foto: Kementerian LHK

0
SHARES
14
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Total kunjungan wisata alam ke kawasan konservasi tercatat sebanyak 5,29 juta orang selama tahun 2022 yang terdiri atas 5,1 juta wisatawan domestik dan 189.000 wisatawan mancanegara, demikian disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya di Jakarta melalui siaran persnya Kementerian LHK, Jumat (13/1).

“Kondisi ini lebih tinggi atau meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan data pada tahun 2021, dimana kunjungan wisatawan domestik 2,9 juta orang dan wisatawan mancanegara 12.000 orang,” ujar Menteri Siti Nurbaya.

Kunjungan wisata alam tersebut telah menghasilkan nilai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari pungutan masuk obyek wisata alam sebesar Rp 96,7 miliar pada tahun 2022 naik sangat signifikan dibandingkan tahun 2021 yang mencapai Rp. 34,2 miliar.

BacaJuga

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Lebih lanjut, Menteri Siti menyampaikan jumlah kunjungan diprediksi akan terus meningkat di masa mendatang. Hal ini seiring dengan pengembangan obyek wisata alam, serta penerapan teknologi informasi sebagai media pemasaran/promosi serta kemudahan pelayanan melalui sistem E-Ticketing.

“Sistem ini juga sebagai upaya untuk penerapan pembatasan pengunjung atau kuota pengunjung, yang ditetapkan berdasarkan hasil analisis daya dukung daya tampung kawasan konservasi untuk menjaga aspek konservasi alam,” katanya.

Selain memberikan kontribusi berupa PNBP kepada negara, Menteri Siti mengatakan pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam juga memberikan multiplier effect kepada masyarakat. Dari sisi serapan tenaga kerja, kegiatan wisata alam di kawasan konservasi telah memberikan lapangan kerja untuk setidaknya 4.000 orang. Mereka terdaftar sebagai tenaga kerja para pemegang perijinan berusaha di kawasan konservasi.

Disamping itu, kegiatan wisata alam di kawasan konservasi juga telah menyediakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sebagai penyedia jasa makanan dan minuman, pemandu wisata dan penyedia cinderamata. Hingga Desember 2022, masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut meningkat lebih dari 100% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebagai contoh, pada kurun waktu 2021 dan 2022 di Taman Nasional Rinjani terdapat peningkatan pelaku wisata alam yaitu tour operator dari 70 orang menjadi 109 orang, guide meningkat dari 794 orang menjadi 3.907 orang, porter dari 1.841 orang menjadi 11.577 orang.

Nilai kemanfaatan kegiatan wisata alam di kawasan konservasi turut memberikan dampak ekonomi, contohnya wisata alam di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Berdasarkan hasil survey pada bulan Oktober 2021, pada saat berlangsung PPKM level 4, secara umum nilai kemanfaatan TNGGP di sektor wisata memberikan potensi pendapatan kotor (omset) sekitar Rp 173.000/orang/hari, dan pendapatan bersih (laba bersih) sekitar Rp 134.000/orang/hari. Nilai ini dihitung terhadap semua jenis kegiatan wisata alam.

Contoh lainnya dapat dilihat dari kegiatan wisata alam di Taman Wisata Alam Gunung Tunak. Melalui kegiatan wisata alam di TWA Gunung Tunak, masyarakat Tunak Besopoq yang terlibat dalam kegiatan wisata mendapatkan omset pada Juli 2022 sebesar Rp 471 juta atau 11 kali lebih besar dari PNBP kegiatan wisata alam. Nilai ini dihitung terhadap jenis kegiatan penyediaan makanan dan minuman, pemandu wisata, dan penyedia cinderamata yang dilakukan oleh masyarakat Tunak Besopoq.

Karakteristik kawasan konservasi yang unik dan khas dari sisi lansekap dan ekosistemnya, keanekaragaman hayati, serta kehidupan sosial budaya serta kearifan lokal masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi menjadi obyek dan daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung dan melakukan aktivitas wisata alam. Sebanyak 2.612 Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam berupa lansekap, air terjun, gua, laut/pantai, danau, gunung, dan lain sebagainya. Sedangkan aktivitas wisata alam yang bisa dilakukan antara lain berkemah, menyelam, snorkling, panjat tebing, mendaki (hiking), menikmati keindahan alam, mengamati hidupan liar, selusur gua (caving) dan lain sebagainya. (YS)

Previous Post

Pemerintah Diharap Segerakan Proses Telaah Hukum PT CLM

Next Post

Penjualan Mobil Baru di Pasar Domestik Kembali Lampaui 1 Juta Unit Tahun 2022

Admin

Admin

Related Posts

Umum

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

by Admin
Agustus 7, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Seiring dengan pesatnya perkembangan industri kecantikan nasional yang didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri, inovasi...

Read more

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Juli 10, 2026

Festival Walet Emas 2026, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur

April 27, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026

Dedikasikan 52 Tahun Berkarya, Erros Djarot Hadirkan “BADAI PASTI BERLALU” Live in Concert

April 9, 2026
Next Post
Penjualan Mobil Baru Agustus 2022 Naik 12,4% Menjadi 96.956 Unit

Penjualan Mobil Baru di Pasar Domestik Kembali Lampaui 1 Juta Unit Tahun 2022

BERITA TERBARU

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Juli 10, 2026
Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Juli 6, 2026

Temuan BRIN : Pupuk Silika Tingkatkan Produksi Bawang Merah TSS

Juli 3, 2026
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Juni 27, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com