• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Minggu, Maret 8, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Laba Bersih Astra Naik 56% Menjadi Rp 23,33 Triliun Per Akhir September 2022

Admin by Admin
November 1, 2022
0
Laba Bersih Astra Naik 56% Menjadi Rp 23,33 Triliun Per Akhir September 2022

Foto: PT Astra International Tbk

0
SHARES
8
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Hingga akhir September 2022 kelompok usaha Astra Grup melonjak 56% menjadi Rp 23,33 triliun dibandingkan dengan Rp 14,98 triliun pada periode yang sama tahun 2021, demikian disampaikan Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur PT Astra International Tbk dalam siaran persnya yang diterima redaksi Gemabisnis.com, Senin (31/10).

Djony mengatakan kinerja Grup Astra sepanjang sembilan bulan pertama 2022 cukup baik, terutama didukung oleh pemulihan ekonomi dan harga komoditas yang lebih tinggi. “Kinerja bisnis pada sisa tahun ini diperkirakan akan tetap baik. Namun, prospek bisnis ke depan dapat menghadapi tantangan yang disebabkan oleh tingkat inflasi yang lebih tinggi, meningkatnya suku bunga dan tekanan ekonomi makro global,” kata Djony.

Menurut Djony, selama periode Januari-September 2022 kelompok usaha Astra berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 221,35 triliun, naik 32% dibandingkan dengan Rp 167,40 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

BacaJuga

Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah, RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi kelompok usaha Astra menyumbangkan laba bersih tertinggi selama periode Januari-September 2022 sebesar Rp 9,5 triliun atau sekitar 40,8% dari total perolehan laba bersih grup sebesar Rp 23,33 triliun. Kontribusi laba bersih sebesar itu berasal dari PT United Tractors yang 59,5% sahamnya dikuasai Astra Grup. Selama sembilan bulan pertama 2022 PT United Tractors berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 15,9 triliun.

Penyumbang laba bersih tertinggi kedua bagi grup Astra adalah divisi otomotif dimana laba bersih divisi otomotif Astra naik 23% menjadi Rp 6,79 triliun dalam sembilan bulan pertama 2022. Dengan laba bersih sebesar Rp 6,79 triliun, bisnis otomotif Astra menyumbang 29% terhadap laba bersih total grup Astra yang mencapai Rp 23,33 triliun.

Selama periode tersbeut penjualan mobil Astra naik 20% menjadi 413.000 unit dengan pangsa pasar stabil 55%. Selama periode tersebut Astra telah meluncurkan 27 model mobil baru dan 21 model revamped.

Namun demikian, penjualan sepeda motor Astra (Mellaui PT Astra Honda Motor) turun 8% selama periode Januari-September 2022 menjadi 2,7 juta unit terutama akibat gangguan gangguan sementara pasokan semikonduktor. Selama periode tersebut Astra meluncurkan tiga model sepeda motor baru dan sembilan model revamped.

Bisnis komponen otomotif yang dijalankan oleh PT Astra Otoparts Tbk membukukan laba bersih Rp 832 miliar selama periode Januari-September 2022, naik 86% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, divisi jasa keuangan (melalui PT Federal International Finance dan PT Asuransi Astra Buana) menjadi kontributor laba bersih terbesar ketiga terhadap laba bersih grup Astra dengan menyumbangkan laba bersih sebesar Rp 4,4 triliun.

Selanjutnya, selama periode Januari-September 2022 divisi agribisnis (melalui PT Astra Agro Lestari Tbk) menyumbangkan laba bersih Rp 969 miliar, divisi infrastruktur dan logistik (melalui PT Serasi Autoraya) menyumbangkan laba bersih Rp 386 miliar, divisi teknologi informasi (melalui PT Astra Graphia Tbk) menyumbang Rp 49 miliar dan divisi properti menyumbang Rp 109 miliar terhadap total laba bersig grup Astra. (YS)

Previous Post

United Tractors Bukukan Laba Bersih Rp 15,9 Triliun Jan-Sep 2022

Next Post

BK CPO Periode 1-15 Nopember 2022 Naik Menjadi US$18/Ton

Admin

Admin

Related Posts

Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah,  RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA
Ekbis

Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah, RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

by Admin
Maret 3, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Menteri Investasi, Industri, dan Perdagangan Uzbekistan Laziz Kudratov meluncurkan perundingan perjanjian...

Read more
Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Februari 19, 2026
FTA Indonesia-EAEU Ditandatangani, Babak Baru Kemitraan Ekonomi Indonesia dan Negara-negara Eurasia

FTA Indonesia-EAEU Ditandatangani, Babak Baru Kemitraan Ekonomi Indonesia dan Negara-negara Eurasia

Desember 23, 2025
Dubes Rusia: Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-EAEU Ditandatangani Minggu, 21 Desember 2025

Dubes Rusia: Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-EAEU Ditandatangani Minggu, 21 Desember 2025

Desember 19, 2025

Y.O.U Berkomitmen Hadirkan Solusi Kulit Tropis – Efektif Berbasis Sains

Desember 15, 2025
Next Post
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

BK CPO Periode 1-15 Nopember 2022 Naik Menjadi US$18/Ton

BERITA TERBARU

Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara Senilai Rp18,2 Miliar

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara Senilai Rp18,2 Miliar

Maret 3, 2026
Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah,  RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

Dorong Penguatan Akses Pasar ke Asia Tengah, RI-Uzbekistan Luncurkan Perundingan FTA

Maret 3, 2026
Amankan Pasokan, Malaysia Timbun Stok Ayam

Larangan Impor Unggas, Telur RI oleh Arab Saudi, Momentum Perbarui Status Bebas Flu Burung

Maret 3, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com