• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Senin, Juli 13, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Pemerintah Indonesia Tidak Penuhi Permintaan India untuk Meningkatkan Pasokan Minyak Sawit

Admin by Admin
Maret 9, 2022
0

Foto: Redaksi

0
SHARES
15
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Indonesia tidak memenuhi permintaan pemerintah India untuk meningkatakan pasokan minyak kelapa sawit ke negara tersebut mengingat Indonesia sendiri sedang memprioritaskan pemenuhan kebutuhan minyak goreng di dalam nageri.

Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menanggapi kabar bahwa pemerintah India telah meminta Indonesia untuk meningkatkan pasokan minyak sawit ke India sehubungan dengan terhambatnya pasokan minyak biji bunga matahari dari Ukraina dan Rusia menyusul terjadinya konflik bersenjata antara kedua negara tersebut.

“Kita sedang mengurus Republik Indonesia sekarang. Kita sedang memprioritas kebutuhan di dalam negara Republik Indonesia,” jawab Mendag Lutfi ketika ditanya wartawan mengenai permintaan India tersebut.

BacaJuga

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

Sejak awal tahun ini pemerintah India telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pasokan minyak kelapa sawit dari Indonesia menyusul terjadinya lonjakan harga minyak nabati di pasar global. Pemerintah India telah menurunkan tarif bea masuk CPO, RBD Palm Olein dan RBD Palm Oil. Bahkan, bea masuk CPO telah diturunkan beberapa kali dan akhirnya dihapuskan. Sedangkan bea masuk RBD Palm Olein dan RBD Palm Oil sudah diturunkan dari 17,5% menjadi 12,5%.

Terjadinya konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina makin memperparah keadaan karena India yang semula mengandalkan pasokan minyak biji bunga matahari dari Ukraina dan Rusia pasokannya kini terganggu akibat konflik tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati di pasar domestiknya India mengimpor minyak kelapa sawit terutama dari Indonesia, Malaysia dan Thailand, minyak kedelai (dari Brazil, Argentina, Ukraina) dan minyak biji bunga matahari (dari Ukraina dan Rusia). (YS)

Previous Post

Pasokan Minyak Goreng DMO Melimpah, Harga Masih Jauh di Atas HET

Next Post

PT MBN Ekspor Perdana Cumi Tangkapan Nelayan Indonesia ke Australia

Admin

Admin

Related Posts

GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September
Energi & Pertambangan

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

by Admin
Juni 27, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA – Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) bersama Koalisi Transisi Bersih mengingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru memaksakan implementasi...

Read more

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

April 28, 2026
Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah

Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah

April 24, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen

April 3, 2026
Next Post
PT MBN Ekspor Perdana Cumi Tangkapan Nelayan Indonesia ke Australia

PT MBN Ekspor Perdana Cumi Tangkapan Nelayan Indonesia ke Australia

BERITA TERBARU

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Juli 10, 2026
Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Juli 6, 2026

Temuan BRIN : Pupuk Silika Tingkatkan Produksi Bawang Merah TSS

Juli 3, 2026
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Juni 27, 2026

Jelang Porwanas 2027 Lampung, Tim Catur DKI Jakarta Gelar Seleksi Setiap Akhir Pekan

Juni 24, 2026

Abpednas dan Sucofindo Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar

Juni 3, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Juli 10, 2026
Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Juli 6, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com