• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Sabtu, Agustus 8, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Perjanjian FTA Indonesia-EAEU Kemungkinan Ditandatangani Sebelum Akhir Tahun Ini

Admin by Admin
November 1, 2025
0
Rusia Ingin Tingkatkan Ekspor Gandum dan Biji-bijian ke Indonesia

Foto: Gemabisnis.com

0
SHARES
7
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement) antara Indonesia dan lima negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU), yaitu Armenia, Belarusia, Kazakhstan, Kyrgistan dan Rusia kemungkinan besar akan segera ditandatangi bulan depan, yaitu sebelum akhir tahun 2025.

Duta Besar Republik Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov mengatakan sekretariat EAEU kini sedang memfinalisasi dokumen posisi EAEU dalam kesepakatan perjanjian bebas dengan Indonesia. Dokumen tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada semua tim negosiasi dari masing-masing negara anggota EAEU untuk dikaji dan dievaluasi.

“Di bulan Desember kami, perwakilan semua anggota EAEU akan mengadakan pertemuan rutin di Moskow. Dalam pertemuan itu dokumen terkait posisi EAEU tersebut akan didistribusikan kepada masing-masing anggota. Dan Masih-masing negara anggota akan mereview dokumen tersebut untuk disinkronkan dengan kepentingan masing-masing anggota. Jika ada yang perlu direvisi masing-masing negara akan meyampaikan revisinya, namun jika semua negara sudah setuju dengan dokumen tersebut maka perjanjian FTA itu selanjutnya akan segera ditandatangani dengan Indonesia,” tutur Dubes Tolchenov.

BacaJuga

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Hankook Tire Indonesia Bantu Bahan Formic Acid Petani Karet Sumatera Selatan

Tolchenov memperkirakan bahwa semua negara angota EAEU kemungkinan besar pada pertengah bulan Desember sudah menyepakati posisi mereka masing-masing yang dituangkan dalam dokumen final untuk selanjutnya didantangani bersama Indonesia. “Kami sangat berharap proses negosiasi FTA EAEU-Indonesia ini semuanya dapat diselesaikan pada bulan Desember ini sehingga di sekitar pertengahan Desember kami sudah bisa menandatangani kesepakatan perjanjian FTA ini dengan Indonesia,” ungkap Tolchenov.

Dia menegaskan kepentingan masing-masing negara anggota EAEU yang berbeda-beda menjadi masalah tersendiri yang mengakibatkan agak tertundanya penandatangan kesepakatan perjanjian FTA tersebut dengan Indonesia. Sebab, setiap negara anggota EAEU harus mengkaji setiap poin perjanjian tersebut yang disesuaikan dengan kepentingan negara masing-masing.

“Kami di EAEU kan terdiri atas lima negara dan masing-masing negara memiliki kepentingannya masing-masing sesuai dengan situasi dan kondisi ekonomi mereka. Karena itu, proses pengambilan keputusannya membutuhkan waktu yang agak lama untuk dicapai kesepakatan bersama,” tegas Tolchenov.

Khusus terkait kepentingan Rusia sendiri dalam perjanjian FTA tersebut, Tolchenov mengaku salah satu komoditas yang akan dimasukkan ke dalam perjanjian FTA EAEU dengan Indonesia adalah biji gandum dan biji-bijian lainnya seperti barley dan kedelai. Pertimbangannya karena Rusia merupakan produsen cukup besar komoditas-komoditas tersebut dan menjadi salah satu eksportir global terkemuka, sedangkan kebutuhan Indonesia terhadap komoditas-komoditas tersebut cukup besar setiap tahunnya dan produksi komoditas-komoditas tersebut di Indonesia relatif sangat kecil. (YS)

Previous Post

GAPKI: Konsumsi Sawit Domestik Naik, Ekspor Turun di Agustus 2025

Next Post

Impor Gandum Indonesia Turun 18% di Januari-Agustus 2025 Menjadi 7,13 Juta Ton

Admin

Admin

Related Posts

Ekbis

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

by Admin
Juli 26, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA – Perkembangan dunia saat ini menuntut hadirnya masa depan generasi yang adaptif, kreatif, mampu berkolaborasi, serta memiliki beragam...

Read more

Hankook Tire Indonesia Bantu Bahan Formic Acid Petani Karet Sumatera Selatan

Mei 9, 2026

Bantu Stok Adakan Donor Darah, Bank Jakarta Gandeng PWI Jaya dan PMI DKI

April 24, 2026

Saat Loyalitas Diuji: Pernyataan Menteri PU Jadi Sorotan

April 18, 2026

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

April 10, 2026
Next Post
Ukraina Upayakan Pembukaan Kembali Fasilitas Transit Biji-bijian melalui Polandia pasca Larangan Impor

Impor Gandum Indonesia Turun 18% di Januari-Agustus 2025 Menjadi 7,13 Juta Ton

BERITA TERBARU

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026

Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Kepelatihan Panahan

Juli 10, 2026
Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Menanti Korban Kutukan Kroasia di Piala Dunia 2026

Juli 6, 2026

Temuan BRIN : Pupuk Silika Tingkatkan Produksi Bawang Merah TSS

Juli 3, 2026
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Juni 27, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

IndoBeauty Expo Sarana Industri Kosmetik dan Perawatan Tubuh Tingkatkan Daya Saing

Agustus 7, 2026

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com