• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Rabu, September 30, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Jurus Kemenperin Bikin Ekspor IKM Gula Palma Semakin Legit

Admin by Admin
Agustus 27, 2022
0
Jurus Kemenperin Bikin Ekspor IKM Gula Palma Semakin Legit

Foto: Kemenperin

0
SHARES
12
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA–Gula palma menjadi salah satu komoditas unggulan yang sedang dipacu untuk meningkatkan kinerja ekspor nasional. Gula palma adalah jenis gula yang terbuat dari seratus persen nira pohon keluarga palma, seperti kelapa, aren atau enau, lontar, atau siwalan.

“Produk gula palma mayoritas dihasilkan oleh industri kecil dan menengah (IKM) di beberapa sentra IKM yang terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Barat,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita di Purbalingga, Sabtu (27/08/2022).

Dirjen IKMA mengemukakan, IKM gula palma memiliki potensi untuk terus tumbuh karena permintaan ekspor gula palma organik yang tinggi dan potensi pasar dalam negeri yang sangat besar, terutama di sektor horeka dan pasar premium. Selain itu, IKM gula palma Indonesia terkenal memiliki produksi dengan bahan baku yang 100 % lokal.

BacaJuga

Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

“Indonesia merupakan negara pengekspor utama gula palma di dunia. Berdasarkan data terakhir yang kami miliki, kinerja ekspor produk berbahan dasar nira kelapa atau gula aren atau gula siwalan mencapai 36,5 ribu ton dengan nilai sebesar 49,3 juta dolar AS pada tahun 2019, yang meningkat jadi 39,4 ribu ton dengan nilai 63,5 juta dolar AS di tahun 2020,” ungkapnya.

Meski telah menembus pasar ekspor, IKM gula palma masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain mengenai bahan baku (terkait isu pencampuran gula rafinasi), penggunaan teknologi yang masih sederhana dan kurangnya penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dalam produksi, serta yang terkait akses pasar seperti branding, pemanfaatan pasar digital, dan pemenuhan persyaratan standardisasi produk yang diminta oleh pasar ekspor.

“Dalam menjawab tantangan-tantangan tersebut dan untuk meningkatkan kapasitas IKM gula palma dalam melakukan ekspornya, Kemenperin melalui Ditjen IKMA akan melakukan berbagai program pembinaan,” tutur Reni.

Langkah yang bakal ditempuh, di antaranya penerapan sistem keamanan pangan dalam bentuk pendampingan dan sertifikasi Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP), program restrukturisasi mesin dan/atau peralatan melalui potongan harga (reimburse) atas pembelian mesin dan/atau peralatan produksi baru, serta penerapan transformasi industri 4.0, terutama dalam hal efisiensi dan traceability.

Selain itu, pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan revitalisasi Sentra IKM, serta peningkatan pasar ekspor dalam bentuk pendampingan digital marketing melalui platform marketplace global, fasilitasi membership pada marketplace global dan partisipasi pada pameran berskala internasional. “Tak hanya itu, Ditjen IKMA juga mendorong kemitraan antara IKM dengan stakeholder terkait dalam rangka mendorong perluasan pasar ekspor,” imbuhnya.

Klaster Gula Semut

Kemenperin berupaya menggandeng Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) dalam rangka pengembangan IKM berorientasi ekspor. Sinergi yang dilakukan, antara lain melalui pendekatan pengembangan klaster komoditi ekspor berbasis pemberdayaan masyarakat atau komunitas, atau yang dikenal dengan Program Desa Devisa.

“Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banyumas sebagai daerah yang telah lama dikenal sebagai penghasil gula palma Indonesia, menjadi pilot project kerja sama tersebut,” ujar Reni.

Pada 26 Agustus 2022, Ditjen IKMA dan LPEI, yang juga menjalin kerja sama dengan produsen keramik PT Arwana Citramulia Tbk, telah menyerahkan bantuan berupa keramik, biaya pemasangan keramik, serta wadah penyimpanan gula semut kepada empat kelompok atau koperasi IKM penghasil gula semut di Kabupaten Purbalingga dan Banyumas.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian program pembinaan bagi Desa Devisa Klaster Gula Semut di Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banyumas, sehingga tercipta ekosistem yang produktif dalam meningkatkan ekspor IKM gula semut,” tandasnya.

Dirjen IKMA menambahkan, Desa Devisa Klaster Gula Semut ini menjadi salah satu pilot project kolaborasi, dengan penerima manfaat sebanyak empat kelompok/koperasi, yaitu KUB Central Agro Lestari dan KUB Agro Berkah Mandiri dari Kabupaten Purbalingga, serta Koperasi Semedo Manise dan Koperasi Liga Sirem dari Kabupaten Banyumas.

Sementara itu, LPEI memberikan biaya pemasangan keramik untuk pembangunan dapur bersih kepada 60 petani dan kotak penyimpanan gula semut kepada 120 petani. Sedangkan, PT. Arwana Citramulia Tbk juga berkomitmen menyediakan 10.000 meter persegi keramik lantai bagi Sentra IKM pangan binaan Kemenperin, dengan 2.300 meter persegi keramik lantai diserahkan untuk pembuatan ruang produksi gula semut pada empat kelompok/koperasi anggota Desa Devisa Klaster Gula Semut.

Adapun rinciannya, Koperasi Liga Sirem menerima 500 m2 keramik, serta Koperasi Semedo Manise, KUB Central Agro Lestari dan KUB Agro Berkah Mandiri masing-masing menerima 600 m2 keramik. “Dengan bantuan ini diharapkan dapat membantu keempat kelompok/koperasi peserta program dalam upaya memenuhi standar keamanan pangan CPPOB dan HACCP,” pungkas Reni.(HN)

 

Tags: ekspor gulagula palmaIKMAjurus Kemenperin
Previous Post

Ikuti Pameran Internasional, IKM Berpotensi Kerek Ekspor Furnitur

Next Post

Industri TPT Butuh 135.000 Tenaga Kerja

Admin

Admin

Related Posts

Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA
Ekbis

Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA

by Admin
Agustus 28, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Kesepakatan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dengan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU) atau dikenal dengan Indonesia-EAEU...

Read more

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026

Hankook Tire Indonesia Bantu Bahan Formic Acid Petani Karet Sumatera Selatan

Mei 9, 2026

Bantu Stok Adakan Donor Darah, Bank Jakarta Gandeng PWI Jaya dan PMI DKI

April 24, 2026

Saat Loyalitas Diuji: Pernyataan Menteri PU Jadi Sorotan

April 18, 2026
Next Post
Industri TPT Butuh 135.000 Tenaga Kerja

Industri TPT Butuh 135.000 Tenaga Kerja

BERITA TERBARU

Astra Agro Lepas Varietas Sawit Unggul yang Tahan Ganoderma

Indonesia Daily Brief Rabu, 30 September 2026

September 30, 2026
Kemenperin Perkuat Industri Alsintan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Daily Brief Selasa, 29 September 2026

September 29, 2026
Kejar Target Produksi Migas 2030, Menteri ESDM Siapkan Jurus Baru

Indonesia Daily Brief Senin, 28 September 2026

September 28, 2026
Dengan Cadangan Nikel, Bauksit Terbesar di Dunia, Indonesia Pemain Penting di Pasar Global

Kaca Batin Indonesia, Bharata Nyunggi Paduka Rama

September 27, 2026

Indonesia Daily Brief Sabtu, 26 September 2026

September 26, 2026
Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

September 25, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Astra Agro Lepas Varietas Sawit Unggul yang Tahan Ganoderma

Indonesia Daily Brief Rabu, 30 September 2026

September 30, 2026
Kemenperin Perkuat Industri Alsintan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Daily Brief Selasa, 29 September 2026

September 29, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com