• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Senin, September 21, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Kemenperin Apresiasi Pelaku Industri Halal Lewat Indonesia Halal Industry Awards 2022

Admin by Admin
Desember 10, 2022
0
Kemenperin Apresiasi Pelaku Industri Halal Lewat Indonesia Halal Industry Awards 2022
0
SHARES
13
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA–Ekonomi syariah telah menjadi agenda utama negara-negara dunia dan dianggap sebagai bagian inti dari kebijakan pemulihan ekonomi pasca pandemi. Di Indonesia, hal tersebut sejalan dengan kebijakan ekonomi syariah yang secara resmi dimulai sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam sambutannya pada acara Indonesia Halal Industry Awards 2022, Jumat (9/12) menyebut bahwa pada tahun 2021 sendiri terdapat beberapa momen penting yang patut dicatat sebagai milestone perkembangan ekonomi syariah. Pertama, terbentuknya Bank Syariah Indonesia yang merupakan gabungan dari tiga bank syariah BUMN. Kedua, peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang. Ketiga, penguatan regulasi halal melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. “Selanjutnya penyelenggaran IHYA untuk pertama kalinya oleh Kemenperin pada 2021 dan pada hari ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua,” ujar Menko Perekonomian.

Airlangga juga menekankan, sebagai negara dengan umat muslim terbesar di dunia, Indonesia menjadi target utama pasar produk halal dunia. Untuk itu, perlu melakukan repositioning agar bisa tampil sebagai pemimpin global di dunia industri halal. The State of the Global Islamic Economy Report 2022 mencatat, pengeluaran umat muslim Indonesia untuk produk dan layanan halal mencapai US$ 184 miliar pada tahun 2020 dan diproyeksikan meningkat sebesar 14,96% pada tahun 2025 yaitu US$ 281,6 miliar atau 11,34% dari pengeluaran halal global.

BacaJuga

Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

“Walaupun demikian, patut kita syukuri bersama bahwa Indonesia, secara agregat dapat dikategorikan sebagai net exporter produk halal. Hal ini tercermin dari data Indonesia Halal Markets Report 2021/2022 yang menunjukkan bahwa di tahun 2020 Indonesia mengekspor total USD46,7 miliar produk halal (makanan, fashion, farmasi, kosmetik) secara global, dan mengimpor produk halal senilai US$ 14,5 miliar, atau surplus senilai US$ 32,2 miliar,” imbuh Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, untuk mendukung ekosistem pertumbuhan dan perkembangan industri halal nasional, Kementerian Perindustrian telah memasukkan Pemberdayaan Industri Halal sebagai bagian dari Kebijakan Industri Nasional (KIN) yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden nomor 74 tahun 2022 tentang Kebijakan Industri Nasional tahun 2020 – 2024.

“Kami juga telah menambahkan Pemberdayaan Industri Halal dalam revisi Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) tahun 2015-2035,” ujar Agus.

Lebih lanjut, tahun ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah melaksanakan fasilitasi sertifikasi kompetensi untuk auditor halal dan penyelia halal, serta fasilitasi sertifikasi industri halal dengan target 1.050 industri. Kemudian, memperkuat kelembagaan sertifikasi halal melalui pembentukan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Hingga saat ini, Kemenperin sudah mempunyai lima LPH yang sudah terakreditasi.

Selain menyelenggarakan kegiatan-kegiatan penguatan kelembagaan industri halal, Kemenperin juga memberikan apresiasi kepada para pelaku dan pemangku kepentingan yang berperan aktif dalam penumbuhan, pengembangan dan pemberdayaan industri halal nasional melalui ajang Indonesia Halal Industry Awards (IHYA).

Menperin menjelaskan, tujuan pemberdayaan industri halal sebenarnya adalah agar industri halal di Indonesia makin siap untuk mengisi pasar, khususnya pasar global, karena potensinya yang luar biasa besar. Sehingga IHYA ditujukan sebagai motivasi bagi perusahaan industri untuk mulai masuk pada produk halal.

“Penyelenggaraan IHYA diharapkan dapat ikut memperkuat industri halal serta ekosistem ekonomi syariah. IHYA juga menjadi brand untuk kemajuan sektor industri halal Indonesia, sekaligus menjadi representasi Visi Indonesia sebagai pusat produsen halal terkemuka di dunia. Hal ini untuk mewujudkan Industri Halal nasional untuk Indonesia Sehat, dan Bangsa Kuat,” ujar Agus

Dalam pelaksanaan kegiatan IHYA 2022, Kemenperin melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor dari kalangan lembaga pemerintah, non-pemerintah, industri, organisasi kemasyarakatan, asosiasi dan akademisi, mulai dari tahapan penyusunan kategori dan indikator penilaian hingga penjurian dan penetapan rekomendasi pemenang.

“Kami juga melakukan berbagai perbaikan dengan berkaca kepada pelaksanaan tahun lalu. Salah satunya yang paling penting adalah perbaikan dari segi pendaftaran dan penilaian peserta. Alhamdulillah, tahun ini kami berhasil membangun suatu sistem informasi untuk memfasilitasi kedua kegiatan tersebut, yaitu melalui portal resmi IHYA yaitu ihya.kemenperin.go.id,” papar Menperin.

Berdasarkan data dari Sekretariat IHYA 2022, sebanyak 315 peserta mendaftar melalui portal resmi IHYA 2022. Setelah melalui tahap verifikasi administrasi dan penilaian, tersaring 52 peserta yang dinominasikan sebagai penerima IHYA 2022. (IK)

 

Tags: halal awardindustri halalKemenperinpemimpin industr halal
Previous Post

Pacu Ekspor, HIMKI Optimalkan Penetrasi Pasar ke Emerging Market

Next Post

Investment, Industry and Trade, Sumber Kemakmuran

Admin

Admin

Related Posts

Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA
Ekbis

Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA

by Admin
Agustus 28, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Kesepakatan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dengan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU) atau dikenal dengan Indonesia-EAEU...

Read more

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Morinaga Hadirkan “ Door of Future – Advance Intelligence Lab” di The Dome, Senayan Jakarta

Juli 26, 2026

Hankook Tire Indonesia Bantu Bahan Formic Acid Petani Karet Sumatera Selatan

Mei 9, 2026

Bantu Stok Adakan Donor Darah, Bank Jakarta Gandeng PWI Jaya dan PMI DKI

April 24, 2026

Saat Loyalitas Diuji: Pernyataan Menteri PU Jadi Sorotan

April 18, 2026
Next Post
Deindustrialisasi Dan Sunset Industry

Investment, Industry and Trade, Sumber Kemakmuran

BERITA TERBARU

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Kaca Batin Indonesia. Membaca Indonesia Melalui Kebijaksanaan Leluhur Nusantara

September 20, 2026
BULOG Percepat Pengiriman Beras SPHP ke Empat Wilayah Sulit Terjangkau di Papua

Indonesia Daily Brief Sabtu,19 September 2026

September 19, 2026

Rakorwil September, Pemkot Jaktim Perkuat Antisipasi Bencana dan Pelayanan Publik

September 18, 2026

Indonesia Daily Brief Jumat, 18 September 2026

September 18, 2026

Indonesia Daily Brief Kamis, 17 September 2026

September 17, 2026
PBB: Jakarta Kini Menjadi Kota Terbesar di Dunia, Tokyo Turun ke Peringkat Ketiga

Indonesia Daily Brief Rabu, 16 September 2026

September 16, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Kaca Batin Indonesia. Membaca Indonesia Melalui Kebijaksanaan Leluhur Nusantara

September 20, 2026
BULOG Percepat Pengiriman Beras SPHP ke Empat Wilayah Sulit Terjangkau di Papua

Indonesia Daily Brief Sabtu,19 September 2026

September 19, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com