• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Senin, September 28, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Produksi Minyak Global Melimpah, ICP November Turun Jadi US$79,63/Barel

Admin by Admin
Desember 9, 2023
0
Produksi Minyak Global Melimpah, ICP November Turun Jadi US$79,63/Barel

Foto: Kementerian ESDM

0
SHARES
28
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) pada bulan November 2023 ditetapkan sebesar US$79,63 per barel melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 407.K/MG.03/DJM/2023 tanggal 2 Desember 2023 tentang Harga Minyak Mentah Bulan November 2023. Angka ini mengalami penurunan sebesar US$7,09 per barel dari US$86,72/barel pada Oktober 2023. Penurunan harga ICP tersebut dilatarbelakangi oleh anjloknya harga minyak mentah utama di pasar internasional.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kemenetrian ESDM Agus Cahyono Adi menyampaikan penurunan harga minyak mentah di pasar internasional salah satunya dipengaruhi oleh proyeksi OPEC atas adanya peningkatan produksi minyak mentah untuk tahun 2023 sebesar 300.000 barel/hari dibandingkan laporan bulan sebelumnya.

“Peningkatan produksi tersebut berasal dari Norwegia dan the Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) Amerika,” kata Agus Cahyono dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (9/12).

BacaJuga

Dubes Rusia: Impor Minyak Bumi oleh Lemigas Dilakukan Secara Komersial

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Selain itu, International Energy Agency (IEA) menyatakan bahwa produksi minyak mentah global pada bulan Oktober 2023 meningkat sebesar 320.000 barel/hari menjadi 102 juta barel/hari, naik dari bulan sebelumnya, yang berasal dari Amerika Serikat dan Brazil.

“OPEC memperkirakan permintaan minyak mentah global mengalami penurunan sebesar 60.000 barel/hari untuk periode kuartal ketiga 2023, dibandingkan dengan perkiraan pada laporan bulan sebelumnya,” tambah Agus.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,9% dari perkiraan sebelumnya tiga persen, terutama di Eropa, adalah faktor lain yang menyebabkan penurunan harga minyak mentah pada November 2023. Bank Sentral Eropa juga masih mempertahankan tingkat suku bunga acuan untuk penanganan inflasi yang tinggi.

Selain itu, faktor-faktor produksi lain yang mempengaruhi harga minyak mentah di antaranya adalah:

  1. Kondisi ketegangan geopolitik di Timur Tengah tidak berdampak pada pasokan dan lalu lintas perdagangan minyak mentah dunia.
  2. Penurunan margin kilang pada bulan Oktober, utamanya pada jenis cracking untuk gasoline, seiring dengan menurunnya harga produk tersebut di pasar.
  3. EIA melaporkan stok Minyak Mentah komersial Amerika Serikat mengalami peningkatan 10,6 juta barel pada akhir November 2023 menjadi sebesar 431,7 juta barel dibandingkan akhir bulan Oktober 2023.
  4. Penurunan Intake kilang global pada bulan Oktober sebesar 1,4 juta barel/hari menjadi rata-rata 80,1 juta barel/hari dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Agus menambahkan, faktor lainnya adalah Peningkatan ekspor minyak mentah AS menjadi 4,6 juta barel/hari, yang merupakan tertinggi sejak bulan Maret 2023.

Untuk wilayah Asia Pasifik, harga minyak mentah turun karena kekhawatiran pasar tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi Jepang. Produk domestik bruto Jepang turun ke 2,1% tahunan pada kuartal ketiga 2023, setelah sempat meningkat 4,8% di kuartal kedua.

“Penurunan intake kilang di kawasan China, India dan Korea Selatan yang disebabkan oleh penurunan margin kilang untuk jenis middle distillate,” jelas Agus Cahyono.

Selengkapnya Perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama pada bulan November 2023 dibandingkan bulan Oktober 2023 sebagai berikut :

* Dated Brent turun US$7,87/barel dari US$91,05/barel menjadi US$83,18/barel.

* WTI (Nymex) turun US$8,09/barel dari US$85,47/barel menjadi US$77,38/barel.

* Brent (ICE) turun US$6,67/barel dari US$88,70/barel menjadi US$82,03/barel.

* Basket OPEC turun US$6,86/barel dari US$91,78/barel mejadi US$84,92/barel. (YS)

Previous Post

Teknologi Kecerdasan Buatan Tingkatkan Keselamatan dan Produktivitas Tambang Batubara

Next Post

Atasi Pelanggaran Hukum, Kementerian ESDM Segera Bentuk 4 Satgas Gakum

Admin

Admin

Related Posts

Mayoritas Negara Anggota Belum Ratifikasi I-EAEU FTA
Energi & Pertambangan

Dubes Rusia: Impor Minyak Bumi oleh Lemigas Dilakukan Secara Komersial

by Admin
Agustus 31, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Duta Besar Berkuasa Penuh Republik Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov mengkonfirmasi impor minyak mentah Indonesia...

Read more
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Juni 27, 2026
GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September

POPSI: Kenaikan Pungutan Ekspor demi B50 akan Hancurkan Ekosistem Sawit

Desember 30, 2025
Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel dengan UE di WTO

Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel dengan UE di WTO

Agustus 25, 2025

Bukukan Laba Bersih PT Krakatau Jasa Industri Optimistis Bertransformasi

Juli 31, 2025
Next Post
Atasi Pelanggaran Hukum, Kementerian ESDM Segera Bentuk 4 Satgas Gakum

Atasi Pelanggaran Hukum, Kementerian ESDM Segera Bentuk 4 Satgas Gakum

BERITA TERBARU

Dengan Cadangan Nikel, Bauksit Terbesar di Dunia, Indonesia Pemain Penting di Pasar Global

Kaca Batin Indonesia, Bharata Nyunggi Paduka Rama

September 27, 2026

Indonesia Daily Brief Sabtu, 26 September 2026

September 26, 2026
Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

September 25, 2026

Indonesia Daily Brief Kamis, 24 September 2026

September 24, 2026
Pemerintah Incar Tambahan Lifting dari Sumur Idle

Indonesia Daily Brief Rabu, 23 September 2026

September 23, 2026
Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Indonesia Daily Brief Selasa, 22 September 2026

September 22, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Dengan Cadangan Nikel, Bauksit Terbesar di Dunia, Indonesia Pemain Penting di Pasar Global

Kaca Batin Indonesia, Bharata Nyunggi Paduka Rama

September 27, 2026

Indonesia Daily Brief Sabtu, 26 September 2026

September 26, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com