Gemabisnis.com, JAKARTA–Badan Pangan Nasional/NFA (National Food Agency) mulai memobilisasi sapi lokal dari beberapa sentra produksi di Jawa Timur (Jatim) untuk memenuhi kebutuhan daging sapi segar di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2022.
Hal itu dilontarkan Kepala BPN Arief Prasetyo Adi usai meninjau sentra produksi sapi lokal di jawa Timur, Kamis (10/03/2022)
“Saya bersama Ditjen PKH Kementan dan teman-teman dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Asosiasi Pedagang Daging Indonesia, BUMN Pangan mengunjungi beberapa peternak sapi di Jatim, kalau dilihat sapi-sapi ini hasil inseminasi buatan program Kementerian Pertanian ternyata cukup berhasil, tinggal setelah ini seperti janji kita semua kemarin kita akan mobilisasi sapi dari Jawa Timur untuk pemenuhan kebutuhan Jakarta dan Bandung Raya.”Jelas Arief Prasetyo Adi.
Menurutnya, mobilisasi sapi produksi lokal ini juga melibatkan beberapa pihak seperti BUMD DKI Dharmajaya, BUMN peternakan Berdikari member of ID FOOD, Asosiasi Pedagang Sapi Indonesia (APDI) dan Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) dan seluruh pemangku kepentingan terkait lainnya.
“Semua komoditas sapi ini untuk memenuhi komoditas daging sapi di pasar – pasar di Jakarta, Jawa Barat dan Banten.Jadi tiga Provinsi ini bisa kita cover mudah-mudahan angkanya baik, sehingga peternak di daerah Jawa Timur termasuk Kediri dan beberapa sentra produksi sapi lainnya seperti Lamongan dan sentra produksi lainnya kita bisa bantu peternak dengan harga yang baik juga.”katanya.
Selain itu, Jakarta, Bandung Raya, Banten sebagai daerah minat konsumsi juga mendapat pasokan pilihan varian daging lokal selain varian impor.“Jadi ini benar-benar harusnya bisa kita kerjakan bersama-sama,” paparnya.
Dia meminta Asosiasi Pedagang pasar dan BUMN Pangan untuk membantu peternak, dan harapannya teman – teman pelaku usaha peternak juga dapat bekerja sama agar bisnisnya bisa berjalan secara berkesinambungan
“ID Food, Berdikari sektor peternakan dan bumn lainnya yang punya kandang sapi kita akan pastikan kandang di Jakarta siap menampung beberapa sapi, saya juga dengan Menteri BUMN Erick akan siapkan kandang-kandang sapi yang direvitalisasi kembali, sudah ada dari teman – teman BUMN Pangan di Jatitujuh, kemudian yang sedang kita siapkan yaitu di Pupuk Kujang dengan kapasitas tertentu sehingga nanti bisa pemenuhan sapi sekitar Jabodetabek.”jelas Arief.
Dari hasil peninjauan beberapa sentra produksi sapi dari peternak, rata – rata beratnya sapi mencapai 500 – 700kg / ekor, artinya hasil inseminasi buatan program Kementerian Pertanian berhasil, hasilnya kita lihat baik.
Stok Tersedia
Sementara itu, Dirjen PKH, Kementerian Pertanian, Nasrullah mengatakan pihaknya bersama Badan Pangan Nasional, mitra BUMN, BUMD dan Asosiasi Pemotong daging serta pedagang menyaksikan tersedianya sapi produksi lokal untuk memenuhi komoditas daging sapi.
“Intinya kita ingin memvalidasi apakah benar ada sapi atau enggak, ini baru 1 titik lokasi di Jawa Timur, belum area lainnya di daerah Jawa Tengah untuk kita sama-sama ingin melihat memvalidasi data itu betul atau tidak, ada barang atau tidak.”Jelas Nasrullah.
Jadi, lanjut Nasrullah, memastikan lagi kepada masyarakat untuk tidak panic buying, akan komoditas daging. Stok cukup dan saatnya sapi rakyat sapi produksi dalam negeri kita berdaulat dan mengisi sentra-sentra konsumen yang ada di Indonesia khususnya di Jabodetabek. (IK)