• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Kamis, April 16, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Harga Komoditi Dalam Pusaran Konflik Eropa Timur

Oleh : Hani W

Admin by Admin
Februari 2, 2022
0
0
SHARES
16
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA–Tensi geopolitik saat ini mengalami peningkatan menyusul  pecahnya konflik antara Rusia dengan Ukraina. Rusia telah menempatkan sekitar 100.000 tentaranya di perbatasan dengan Ukraina. Kondisi ini dikhawatirkan akan memicu invasi negara Beruang Merah itu ke Ukraina yang notabene adalah bekas pecahan Soviet.

Amerika Serikat dan sekutunya yang tergabung dalam NATO  (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) tidak tinggal diam dengan mendukung Ukraina. Pemerintah Washington juga mengancam Rusia dengan “sanksi khusus” jika benar-benar menginvasi Ukraina.

Memang hingga hari ini konflik di Eropa Timur itu belum berubah menjadi perang terbuka. Tetapi ketegangan yang muncul itu telah berdampak pada pergerakan harga komoditi di pasar global.

BacaJuga

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

Isu Deep State Mengemuka, Pakar: Jangan Tutupi Masalah Tata Kelola

Rusia adalah salah satu produsen dan eksportir minyak utama dunia.  Ketegangan yang terjadi dikhawatirkan membuat produksi dan distribusi minyak Negeri Beruang Merah akan terganggu. Akibatnya, pasokan minyak dunia akan berkurang sehingga harga bergerak naik.

Dipicu oleh ketegangan di Eropa Timur, harga minyak mentah terus bertengger di posisi tinggi. Pada Rabu (02/02/2022) pukul 7.40 WIB, seperti dikutip dari Kontan.id, harga minyak WTI kontrak Maret 2022 di New York Mercantile Exchange menguat 0,37% ke US$ 88,53 per barel dari penutupan perdagangan kemarin  di posisi US$ 88,20 per barel.Ini adalah kenaikan harga minyak WTI dalam empat hari perdagangan sejak Jumat (28/1) lalu.

Analis mengatakan selain ketegangan geopolitik di Eropa Timur, kenaikan harga minyak mentah juga dipicu oleh pasokan yang ketat. Negara-negara pengekspor minyak  dan mitranya  OPEC + dilaporkan belum mengambil keputusan untuk mengatasi ketatnya pasokan.

Broker minyak PVM Tamas Varga mengatakan, pasar minyak saat ini sedang dalam kondisi bullish. “Ketegangan internasional, persepsi pasokan yang ketat, dan musim dingin yang merupakan faktor terpenting di balik peningkatan harga,” paparnya.

Kenaikan harga minyak mentah akan berimbas kepada komoditi lainnya yang berkaitan dengan bahan bakar . Misalnya saja komoditi karet.  Pada Senin (31/1/2022) pukul 15.16 WIB harga karet berjangka Jepang tercatat mencapai  JPY 244,8/kg, naik 2,26% dibandingkan posisi akhir pekan lalu.

Harga karet alam selalu bersinggungan dengan minyak bumi karena karet sintetis terbuat dari minyak bumi. Kalau harga minyak bumi tinggi, harga karet sintetis naik dan karet alam akan naik juga.

Buntut dari melonjaknya harga minyak bumi juga ikut mempengaruhi harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar internasional.

Senin (31/01/2022), harga CPO untuk kontrak pengiriman April 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange berada di posisi RM 5.587/ton. Bahkan pada perdagangan pagi hari harga CPO sempat menembus posisi tertinggi dalam sejarah yakni RM 5.700/ton.

Kalangan analis memprediksikan harga CPO berpotensi melonjak lagi dalam waktu dekat ini seiring dengan adanya kebijakan Domestic price obligation (DPO) untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dalam skema domestic market obligation (DMO) yang diterapkan Pemerintah Indonesia terhadap produsen sawit.

Jika ketegangan di Eropa Timur terus berlanjut dan penyebaran wabah COVID-19 makin meluas, harga komoditi minyak bumi, karet dan CPO diyakini akan terus bergerak naik dalam waktu dekat ini.

Vice President Research & Development ICDX Isa Djohari menyebutkan di 2022 ini perdagangan komoditi global masih akan dipengaruhi perkembangan COVID-19, karena dampaknya pada perdagangan komoditi pada pekerja terkait dan tingkat permintaan.

“Contohnya kalau ada pembatasan, ada potensi pengurangan pekerja sehingga akan terjadi penurunan produksi atau distribusi yang akan berpengaruh pada harga-harga. Jadi masih ada faktor itu di 2022,” paparnya.

Laju kenaikan harga itu bisa dihambat jika saja ketegangan di Eropa Timur dapat mereda. Potensi itu sudah muncul karena Rusia menyambut baik proposal penyelesaian konflik yang diajukan AS dan NATO.

Kita lihat juga bagaimana negara-negara  yang tergabung dalam OPEC + dalam mengantisipasi ketatnya pasokan. Apakah organisasi itu akan menambah pasokan ke pasar global atau sebaliknya, mendiamkan kondisi ketatnya pasokan tetap berlangsung demi mendapatkan pemasukan devisa lebih besar lagi.

 

Tags: komoditikonflik Eropa TimurNATORusiaUkraina
Previous Post

Mendag: Kebijakan DMO dan DPO Minyak Goreng Tak Boleh Rugikan Petani Kelapa Sawit

Next Post

Kementan Lakukan Analisis Ekonomi Pengendalian Rabies di Kalbar

Admin

Admin

Related Posts

Hot News

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

by Admin
April 10, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Tim penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mendatangi kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,...

Read more

Isu Deep State Mengemuka, Pakar: Jangan Tutupi Masalah Tata Kelola

April 1, 2026
Pembayaran Royalti Musik, Pelaku Usaha Untung, Konsumen Buntung

Pembayaran Royalti Musik, Pelaku Usaha Untung, Konsumen Buntung

Agustus 14, 2025
Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Presiden Putin Apresiasi Peningkatan Kerjasama Indonesia-Rusia

Juni 20, 2025
Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Juni 20, 2025
Next Post
Kementan Lakukan Analisis Ekonomi Pengendalian Rabies di Kalbar

Kementan Lakukan Analisis Ekonomi Pengendalian Rabies di Kalbar

BERITA TERBARU

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

April 13, 2026

Penggeledahan Kantor Kementerian PU, Dimulainya Babak Baru Penyelidikan

April 10, 2026

Terhimpit Ritel Modern, Diperkirakan 2,2 Juta Pedagang Kecil Terpaksa Hentikan Usaha

April 10, 2026

Dedikasikan 52 Tahun Berkarya, Erros Djarot Hadirkan “BADAI PASTI BERLALU” Live in Concert

April 9, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Pemkot Jakarta Timur Gencarkan Pilah Sampah dari Kantor, Munjirin Minta ASN Jadi Contoh

April 15, 2026
BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

BULOG: Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Nasional Melimpah 4,6 Juta Ton

April 13, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com