• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Senin, Oktober 12, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Kementan Lakukan Analisis Ekonomi Pengendalian Rabies di Kalbar

Admin by Admin
Februari 2, 2022
0
Kementan Lakukan Analisis Ekonomi Pengendalian Rabies di Kalbar
0
SHARES
23
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA

Kementerian Pertanian (Kementan) dan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat bersama Australia-Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) melakukan analisis ekonomi pengendalian rabies di Kalimantan Barat.

Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan, Nuryani Zainuddin menyampaikan, hal ini dilakukan untuk mengevaluasi program pengendalian rabies dari aspek ekonomi. Seperti, besaran pembiayaan dan manfaat yang didapatkan.

BacaJuga

JAPFA dan Koperasi LPER Kerja Sama Strategis Perkuat Kedaulatan Pangan

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara Senilai Rp18,2 Miliar

Menurut Nuryani, program yang telah berjalan di Kalimantan Barat (Kalbar) dievaluasi dan keluarannya diharapkan akan memberikan rekomendasi program pengendalian rabies yang lebih efektif.

Nuryani mengatakan, Provinsi Kalbar merupakan salah satu provinsi endemis rabies di Indonesia, setelah sempat dinyatakan bebas melalui Keputusan Menteri Pertanian pada tahun 2014 dan hampir selama 10 tahun sebelumnya tidak terdapat kasus rabies pada hewan maupun manusia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar, Muhammad Munsif menyebutkan, bahwa penyakit rabies ini memiliki dampak ekonomi yang cukup signifikan disamping dampak sosial dan dampak kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Barat. Karena itu, diperlukan upaya untuk mengontrol dan mengurangi dampak rabies saat.

Munsif menjelaskan, pengendalian rabies ini membutuhkan alokasi sumber daya yang besar. Untungnya, telah dilaksanakan dengan pendekatan One Health yang melibatkan multi sektor, khususnya kesehatan masyarakat dan bidang kesehatan hewan. Hasil analisis nantinya diharapkan menjadi masukan untuk optimalisasi program pengendalian rabies di Kalbar oleh Pemda dan Pusat. (YS)

Previous Post

Harga Komoditi Dalam Pusaran Konflik Eropa Timur

Next Post

Indonesia-Denmark Kembangkan Susu Organik Nasional

Admin

Admin

Related Posts

Manufaktur

JAPFA dan Koperasi LPER Kerja Sama Strategis Perkuat Kedaulatan Pangan

by Admin
September 5, 2026
0

Gemabisnis.com, YOGYAKARTA – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) meresmikan dan...

Read more
Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara Senilai Rp18,2 Miliar

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara Senilai Rp18,2 Miliar

Maret 3, 2026
Amankan Pasokan, Malaysia Timbun Stok Ayam

Larangan Impor Unggas, Telur RI oleh Arab Saudi, Momentum Perbarui Status Bebas Flu Burung

Maret 3, 2026
Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Stok Daging Sapi Aman dan Harga Terkendali

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Stok Daging Sapi Aman dan Harga Terkendali

Januari 6, 2026
Pemerintah Akan Bangun Pabrik Pakan, Pembibitan Ayam Senilai Rp 20 Triliun

Pemerintah Akan Bangun Pabrik Pakan, Pembibitan Ayam Senilai Rp 20 Triliun

November 14, 2025
Next Post
Indonesia-Denmark Kembangkan Susu Organik Nasional

Indonesia-Denmark Kembangkan Susu Organik Nasional

BERITA TERBARU

1.250 Bibit Sapi Perah Impor dari Australia Tiba di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi

Kaca Batin Indonesia, Membaca Indonesia Melalui Kebijaksanaan Leluhur Nusantara

Oktober 11, 2026
Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel dengan UE di WTO

Indonesia Daily Brief Sabtu, 10 Oktober 2026

Oktober 10, 2026

Indonesia Daily Brief Jumat, 9 Oktober 2026

Oktober 9, 2026
Bahasa Rusia Resmi Masuk dalam Kurikulum SMA Taruna Nusantara

Bahasa Rusia Resmi Masuk dalam Kurikulum SMA Taruna Nusantara

Oktober 8, 2026
Foto : VNA

Indonesia Daily Brief Kamis, 8 Oktober 2026

Oktober 8, 2026
Menikmati Suasana Santorini di Jungwok Resort, Gunung Kidul

Indonesia Daily Brief Rabu, Rabu, 7 Oktober 2026

Oktober 7, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

1.250 Bibit Sapi Perah Impor dari Australia Tiba di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi

Kaca Batin Indonesia, Membaca Indonesia Melalui Kebijaksanaan Leluhur Nusantara

Oktober 11, 2026
Indonesia Menangi Sengketa Biodiesel dengan UE di WTO

Indonesia Daily Brief Sabtu, 10 Oktober 2026

Oktober 10, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com