• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Selasa, Desember 9, 2025
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

INAGRITECH 2025 Jadikan Thailand Pusat Inovasi Pertanian Asia

Admin by Admin
Juli 30, 2025
0
0
SHARES
20
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

GemaBisnis.com, JAKARTA — Thailand, yang sejak lama dikenal sebagai “the fertile land of the plenty” tanah subur penuh buah-buahan, ikan di sungai, dan padi di sawah,  kini terus mengukuhkan diri sebagai pusat pertumbuhan industri pertanian modern di kawasan Asia Tenggara.

Hal ini ditegaskan melalui partisipasi Thailand di ajang INAGRITECH 2025, pameran internasional terbesar bidang mesin dan teknologi pertanian, yang diselenggarakan pada 29–31 Juli 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Bertempat di Thailand Pavilion yang mengusung tema “Thailand Agricultural Technology for a Better World” Thailand menghadirkan 12 perusahaan terdepan dari sektor mesin, peralatan, serta teknologi pascapanen, termasuk produsen traktor, power tillers, alat tanam dan panen, sistem irigasi, pengering gabah, hingga komponen pendukung lainnya.

BacaJuga

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Pavilion ini juga menjadi ajang pertemuan antara eksportir Thailand dan para pelaku usaha Indonesia melalui business matching yang ditargetkan mencetak nilai transaksi hingga THB 20 juta.

Dari Warisan Agrikultur Tradisional Menuju Teknologi Modern

Sebagai negara yang strategis terletak di jantung Asia Tenggara, Thailand telah lama menjadi lumbung pangan dunia, berkat produksi beras, tebu, dan singkong yang menopang pasar global. Sejak masa Kerajaan Sukho Thai berabad-abad silam, pepatah “tanah subur dengan ikan di sungai dan padi di sawah” telah menggambarkan kekayaan alam Thailand.

Namun, seiring pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi, sektor pertanian Thailand menghadapi tantangan kekurangan tenaga kerja. Kondisi ini mendorong penggunaan mesin pertanian secara luas untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya.

Kini, industri mesin pertanian Thailand berkembang pesat dengan dukungan berbagai asosiasi seperti Aquacultural Machinery Manufacturer’s Industry Club yang menjadi wadah kolaborasi manufaktur untuk riset, pengembangan produk, pertukaran informasi pasar, hingga efisiensi biaya produksi.

“Kami terus berupaya menghadirkan mesin-mesin berkualitas dengan harga terjangkau agar dapat meningkatkan produktivitas petani, sekaligus memperkuat daya saing Thailand di pasar ekspor. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menjadikan Thailand sebagai ‘kitchen of the world’,” ujar Yanapol Limpanachokchai, Ketua Dewan Bisnis Thailand Afrika Selatan, Sekretaris Jenderal Klub Industri Produsen Mesin Pertanian di sela acara.

Thailand Pavilion Siap Sambut Publik & Pelaku Usaha

INAGRITECH 2025 mengusung tema besar “Empowering Agricultural Innovation” dan menjadi tempat berkumpulnya para inovator, pengambil kebijakan, serta pelaku usaha dari dalam dan luar negeri untuk bersama-sama menciptakan masa depan pertanian yang lebih berkelanjutan.

“Keikutsertaan kami dalam INAGRITECH 2025 bertujuan mempererat hubungan perdagangan antara Thailand dan Indonesia, sekaligus membuka peluang kerja sama baru di bidang pertanian yang semakin terdigitalisasi,” ujar Hataichanok Sivara, Direktur Thai Trade Center Jakarta, di bawah Department of International Trade Promotion (DITP). Selain itu, ajang ini menjadi momentum strategis untuk mempromosikan kualitas serta daya saing produk ekspor Thailand di pasar regional.

Melalui sinergi dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan Koperasi, serta Kementerian Sains dan Teknologi Thailand, paviliun ini menjadi wujud nyata komitmen Thailand dalam membangun sektor pertanian yang kuat dan berkelanjutan, tidak hanya untuk kesejahteraan rakyat Thailand, tetapi juga bagi pasar regional termasuk Indonesia. [LS]

 

Tags: DITPINAGRITECH 2025inovasipameranteknologi pertanianThailand agriculture
Previous Post

Jangan Salahkan Rohana dan Rojali

Next Post

Wamendag Roro Dorong Ekspor Alkes Nasional jadi Semakin Mengglobal

Admin

Admin

Related Posts

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%
Perkebunan

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

by Admin
Desember 8, 2025
0

Gemabisnis.com, JAKARTA — Banjir yang melanda sejumlah wilayah sentra karet di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berdampak signifikan terhadap...

Read more
Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Desember 8, 2025
BULOG Bersama Komisi IV DPR RI Gerak Cepat Salurkan Bantuan di Padang

BULOG Bersama Komisi IV DPR RI Gerak Cepat Salurkan Bantuan di Padang

Desember 1, 2025
BULOG Lakukan Koordinasi untuk Pulihkan Distribusi Pangan di Wilayah Bencana

BULOG Lakukan Koordinasi untuk Pulihkan Distribusi Pangan di Wilayah Bencana

Desember 1, 2025
Ekspor Karet Sumut Melemah di Oktober 2025, Permintaan dan Produksi Turun

Ekspor Karet Sumut Melemah di Oktober 2025, Permintaan dan Produksi Turun

November 30, 2025
Next Post

Wamendag Roro Dorong Ekspor Alkes Nasional jadi Semakin Mengglobal

BERITA TERBARU

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Desember 8, 2025
Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Desember 8, 2025
BULOG Bersama Komisi IV DPR RI Gerak Cepat Salurkan Bantuan di Padang

BULOG Bersama Komisi IV DPR RI Gerak Cepat Salurkan Bantuan di Padang

Desember 1, 2025
BULOG Lakukan Koordinasi untuk Pulihkan Distribusi Pangan di Wilayah Bencana

BULOG Lakukan Koordinasi untuk Pulihkan Distribusi Pangan di Wilayah Bencana

Desember 1, 2025
Ekspor Karet Sumut Melemah di Oktober 2025, Permintaan dan Produksi Turun

Ekspor Karet Sumut Melemah di Oktober 2025, Permintaan dan Produksi Turun

November 30, 2025

Era Digital Paksa Pemasaran Barang via Daring, agar Pemilik Merek Banjir Order

November 28, 2025
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Desember 8, 2025
Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Industri Sawit Bebas Pekerja Anak dan Melindungi Pekerja Perempuan

Desember 8, 2025
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com