• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Rabu, Maret 11, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Panasonic Manufacturing Indonesia Ekspor Perdana Produk AC ke Vietnam

Admin by Admin
Maret 20, 2023
0
Panasonic Manufacturing Indonesia Ekspor Perdana Produk AC ke Vietnam

Foto: Kemenperin

0
SHARES
15
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) melakukan ekspor perdanan produk Air Conditioner (AC) dengan tujuan Vietnam. Dengan ekspor perdana produk AC ke Vietnam tersebut PT PMI kini berhasil menembus pasar Vietnam sekaligus memperluas pasar ekspornya, demikian siaran pers yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian, Senin (20/3).

Atas keberhasilan PT PMI dalam menembus pasar ekspor serta menambah destinasi ekspor ke pasar Vietnam itu Kemenperin memberikan apresiasinya kepada manajemen PT PMI. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier saat mewakili Menteri Perindustrian pada ekspor perdana AC produksi PT Panasonic Manufacturing Indonesia ke Vietnam dan Peresmian High Tech Mold & Dies Center di Jakarta, Kamis (16/3).

“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT Panasonic Manufacturing Indonesia yang telah mendukung upaya pemerintah dalam peningkatan aktivitas ekspor produk industri elektronika dengan terus berinovasi dan menambah lini produksi di level internasional,” ujar Dirjen ILMATE Taufiek Bawazier.

BacaJuga

Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Selanjutnya Taufiek mengatakan peningkatan investasi di sektor industri memberikan kontribusi signifikan pada perekonomian. Sepanjang 2022, realisasi investasi ini mencapai Rp1.207 triliun. Sebanyak 54,2% dari realisasi investasi tersebut merupakan penanaman modal asing atau PMA. Data ini menunjukkan kepercayaan investor dalam dan luar negeri yang semakin meningkat terhadap kebijakan pemerintah. Penambahan investasi tersebut mampu mendorong penyerapan sekitar 1,3 juta tenaga kerja.

Taufiek menyampaikan, Kemenperin juga memberikan apresiasi kepada PT PMI atas dukungannya terhadap program substitusi impor. Ia kemudian berpesan kepada PT PMI agar dapat memproduksi komponen AC yang produsennya masih belum ada di Indonesia, serta meningkatkan kapasitas produksi komponen tersebut untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga tidak terlalu bergantung dengan komponen impor.

Sebagai bentuk substitusi impor, 40 produk AC PT PMI telah mencatatkan tujuh kategori Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 40,49%, ditambah Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) mencapai nilai lebih dari 50%. “Kemenperin mengapresiasi peran serta PT PMI dalam meningkatkan daya saing dan produktivitas industri nasional sesuai program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN),” ujar Dirjen ILMATE Kemenperin.

PT PMI memperluas pasar luar negerinya dengan memulai ekspor perdana AC ke Vietnam. Produk AC tersebut dihasilkan oleh unit bisnis AC PT PMI yang mulai beroperasi sejak tahun 1973. “Unit AC kami merupakan manufaktur AC terlengkap di Indonesia dengan nilai TKDN lebih dari 40% dan telah menggunakan refrigerant ramah lingkungan R32, serta membawa masuk teknologi termutakhir Panasonic “nanoe” yang sangat bermanfaat untuk kesehatan,” jelas Presiden Heating & Ventilation AC Company Panasonic Corporation, Masaharu Michiura.

Semula Panasonic Corporation memproduksi AC di Malaysia untuk diimpor ke Vietnam. Pemindahan produksinya ke Indonesia bertujuan memperluas bisnis AC di Indonesia, dan selanjutnya secara aktif akan berupaya untuk terus meningkatkannya. Unit bisnis AC tersebut merupakan satu-satunya pabrik AC di Indonesia dengan kemampuan memproduksi secara penuh (full manufacture) dari bahan baku hingga produk jadi. Jenis produk AC yang dihasilkan meliputi AC Split tipe Inverter maupun Non-Inverter dengan kapasitas ½ PK hingga 2 ½ PK dengan kapasitas produksi total sebesar 600 ribu set per tahun.

Tingkatkan Kompetensi SDM di bidang Mold & Dies

Dalam kesempatan tersebut juga diresmikan fasilitas Hi-Tech Mold & Dies Center yang pengembangannya mulai diinisiasi sejak 2016 dan mulai diproses sejak awal tahun 2020. Proyek tersebut merupakan bentuk kerja sama internasional yang dibiayai hibah dari Pemerintah Jepang melalui Kemenperin untuk meningkatkan SDM industri di bidang mold & dies menuju pada level hi-tech.

Sekretaris Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Sesditjen KPAII) Kemenperin Jonni Afrizon yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, hibah tersebut telah diwujudkan dalam bentuk pengadaan peralatan/mesin, piranti lunak, serta ruangan dan fasilitas pendukungnya. Berbagai fasilitas tersebut akan digunakan untuk melakukan pelatihan guna meningkatkan kompetensi serta kuantitas SDM industri di bidang mold & dies.

Fasilitas tersebut ditargetkan dapat melatih dan memberikan sertifikat kompetensi pada level medium dan hi-tech kepada 2.000 tenaga kerja industri selama tiga tahun ke depan. Program pelatihannya merupakan kerja sama antara Kemenperin, Indonesia Mold & Die Industry Association (IMDIA), Yayasan Matsushita Gobel, serta dukungan tenaga ahli dari Jepang.

“Dengan majunya teknologi dan kompetensi SDM yang dicetak melalui Hi-Tech Mold & Dies Center ini, diharapkan industri mold & dies dapat lebih banyak memproduksi barangnya di dalam negeri, sehingga turut mendukung program substitusi impor, bahkan mampu bersaing dan semakin terlibat pada rantai suplai global,” pungkas Sesditjen KPAII Kemenperin. (YS)

Previous Post

Lawan Berat Bisnis Kepercayaan Adalah Hilangnya Kepercayaan

Next Post

BBJ Siap Laksanakan Kebijakan Perdagangan Fisik Minyak Kelapa Sawit Via Bursa

Admin

Admin

Related Posts

Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan
Manufaktur

Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan

by Admin
Maret 1, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Penjualan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat signifikan. Di tahun 2025 penjualannya melonjak 49% year-on-year, tertinggi di...

Read more
Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Hankook Tire Donasikan Ban untuk Layanan Publik di Kabupaten Bekasi

Februari 19, 2026
Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip dan SDM

Januari 29, 2026

Tahun Ini Penyelenggaraan Krista Interfood 2026 Bertempat di NICE, PIK 2

Januari 25, 2026
Menperin RI Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menperindag Rusia di Moskow

Menperin RI Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menperindag Rusia di Moskow

Desember 9, 2025
Next Post
JFX Tidak Akan Menjadi Bursa Aset Kripto

BBJ Siap Laksanakan Kebijakan Perdagangan Fisik Minyak Kelapa Sawit Via Bursa

BERITA TERBARU

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

Maret 11, 2026

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun

Maret 9, 2026
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras Nusantara untuk Jemaah Haji 2026

Maret 5, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Di Balik Mundurnya Dua Dirjen PU: Temuan Audit BPK dan Kompleksitas Pengelolaan Proyek Infrastruktur

Maret 11, 2026

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Maret 11, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com