• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Sabtu, Januari 17, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Kegigihan Lusia Widiarini Bangkitkan IKM di Wilayah Terpencil

Admin by Admin
Januari 29, 2022
0
Kegigihan Lusia Widiarini Bangkitkan IKM di Wilayah Terpencil

Foto: Ponorogo.go.id

0
SHARES
89
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, PONOROGO—Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu sesama. Seperti yang dilakukan Lusia Widiarini. Wanita setengah baya ini sukses mengangkat kehidupan ekonomi penduduk di sekitar tempat tinggalnya melalui UD Rizqi Agung.

Siapa yang tahu  Desa Selur, Kecamatan Ngrayun? Kawasan terpencil di Kabupaten Ponorogo ini, dulunya adalah kawasan yang sulit untuk dikunjungi karena letak geografisnya yang berpegunungan dan jauh dari pusat pemerintahan.

Meski begitu, wilayah terpencil yang hanya bisa dicapai dengan melewati jalan terjal dan berliku bukanlah hambatan bagi Lusia Widiarini untuk membangkitkan industri kecil dan menengah (IKM) yang ada di sekitar desa itu.

BacaJuga

Presiden Putin Apresiasi Peningkatan Kerjasama Indonesia-Rusia

Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Dia mendirikan UD. Rizqi Agung berdiri tahun 2012 setelah menyaksikan tanaman rumput janggelan—bahan baku pembuatan cincau hitam—yang banyak ditanam penduduk setempat, menumpuk di halaman rumah-rumah  penduduk.

Setelah ditelusuri, ternyata hal itu disebabkan harga komoditas yang menjadi salah satu andalan pendapatan petani di wilayah itu sedang jatuh. Petani hanya bisa menjualnya dengan harga Rp 2.500/kg. Harga ini jauh dari kondisi sebelumnya yang mencapai di atas Rp 5.000/kg.

Hati Lusia pun tergerak. Wanita dengan gelar  sarjana pendidikan ini  lalu mendirikan usaha pembuatan cincau hitam dengan bendera UD. Rizqi Agung. Rumput janggelan yang msih menumpuk di rumah-rumah penduduk pun dibelinya untuk bahan baku produksi cincau hitamnya.

Seiring perkembangan positif dari kegiatan usaha UD. Rizqi Agung, dimana produknya sudah tersebar di banyak minimarket di Jawa dan Kalimantan, petani janggelan pun ikut merasakannya. Harga jual rumput janggelan kering secara pasti mengalami kenaikan. Hingga kini, harga jualnya mencapai Rp20.000/kg.

Maju Bersama

Lusia  tidak ingin sendirian menikmati kemajuan usahanya. Penduduk yang ada di Kecamatan Ngrayun dan sekitarnya pun diajaknya untuk bisa berproduktivitas.

Sejumlah penduduk diberikan pembinaan dan pelatihan mengenai bagaimana cara menghasilkan suatu produk, khususnya makanan dan minuman.

Untuk memacu produktivitas penduduk yang punya minat tinggi untuk berusaha, UD. Rizqi Agung memberikan bantuan peralatan secara cuma-cuma. Mereka juga difasilitasi untuk mendapatkan modal ke lembaga perbankan maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Penduduk tidak perlu khawatir kalau produknya tidak terjual. UD. Rizqi Agung  juga memberikan bantuan pemasaran dan distribusi terhadap produk-produk yang dihasilkan mitra binaannya.

Tentunya produk mitra binaan yang dipasarkan dan didistribusikan itu sudah harus memenuhi standar  yang diterapkan.

Agar bisa memenuhi standar itu, UD. Rizqi Agung tak segan-segan memberikan informasi dan pembinaan mengenai cara produksi suatu produk makanan dan minuman yang memenuhi standar.

Bantuan promosi juga dilakukan Lusia dengan mengikutsertakan produk-produk mitra binaannya dalam kegiatan pameran atau bazar yang diikuti UD. Rizqi Agung baik dalam skala lokal di tingkat kabupaten maupun propinsi dan nasional.

Dalam memajukan mitra binaan, Lusia tidak memandang mereka sebagai kompetitor tetapi sebaga mitra yang saling menguntungkan.

Hasilnya, di Kecamatan Ngrayun  bermunculan industri kecil dan menengah (IKM) dengan beragam produk, seperti rempeyek, madu, kopi jahe, kripik tempe, dodol janggelan, aneka kue basah  dan sebagainya.

Misalnya saja Kurniasih, pemilik UD Asih Jaya. Menurutnya, usaha produksi gula arennya yang didirikan tahun 2014 atas bantuan dan binaan Lusia, kini maju pesat.

Setiap bulan, setidaknya UD. Rizqi Agung membeli 200 kantung gula aren darinya sebagai bahan baku pembuatan cincau hitamnya. Selain itu, Lusia juga ikut membantu pemasaran produknya ke luar daerah.

Hal senada juga diungkapkan Nanang.  Produksi madu hutan dan telur bebek asin asapnya yang semula terseok-seok, kini melaju setelah bermitra dengan UD. Rizqi Agung milik Lusia.

“Sebelum adanya UD Rizqi Agung, usaha madu hutan dan telur asin asap belum berkembang. Namun setelah adanya kemitraan, di mana kami dibantu soal proses produksi yang baik serta legalitas usaha dan diikutkan dalam pamaeran-pameran, kini produksi madu dan telur asin kami berjalan lancar,” katanya.

Atasi Hambatan

Memang banyak hambatan yang dihadapi UD Rizqi Agung dalam membangun dan membangkitkan IKM di wilayah Ngrayun dan sekitarnya.

Selain letak geografisnya yang agak berat, minimnya informasi yang bisa diakses serta budaya masyarakat yang masih memandang bahwa perempuan hanyalah sebagai “Konco Wingking”, bisa apa? juga jadi tantangan bagi Lusia.

Namun, tantangan itu mampu dihadapi Lusia dengan baik dan dibuktikan dengan bermunculannya IKM-IKM di Ngrayun dan sekitarnya.

Produk yang dihasilkan UD. Rizqi Agung sudah dikenal banyak masyarakat. Bahkan, sebuah produsen cincau hitam berskala nasional sudah mengajak UD. Rizqi Agung untuk memasok gel yang jadi bahan baku cincau hitam dalam jumlah besar.

Hal ini tentunya akan berimbas lagi terhadap industri-industri kecil dan menengah yang ada di wilayah sekitar lokasi UD. Rizqi Agung berada. Desa Selur pun kini tak lagi terpencil di mata masyarakat. UD. Rizqi Agung pun diganjal penghargaan Upakarti tahun 2020. (Ikh)

 

Tags: Desa SelurLusia WidiariniNrayunUD. Rizqi AgungUpakarti
Previous Post

Pemerintah Pertahankan Pungutan Ekspor CPO US$375/Ton Selama Februari 2022

Next Post

Barokah Knalpot, Produknya Bersliweran di Jalanan

Admin

Admin

Related Posts

Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia
Hot News

Presiden Putin Apresiasi Peningkatan Kerjasama Indonesia-Rusia

by Admin
Juni 20, 2025
0

Gemabisnis.com, JAKARTA - Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin menyambut baik kerja sama erat Indonesia dan Rusia di berbagai bidang termasuk...

Read more
Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Presiden Prabowo, Presiden Putin Saksikan Pertukaran MoU Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia

Juni 20, 2025
Thailand Keluhkan Ketatnya Persyaratan Halal di Indonesia

Thailand Keluhkan Ketatnya Persyaratan Halal di Indonesia

Mei 28, 2024
Policy Hidup Di Rumah Tangga Politik

Industrialisasi For Policy Dialogue

Februari 5, 2024
Adopsi Bioteknologi Dorong Kesejahteraan Petani dan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Adopsi Bioteknologi Dorong Kesejahteraan Petani dan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Februari 2, 2024
Next Post
Barokah Knalpot, Produknya Bersliweran di Jalanan

Barokah Knalpot, Produknya Bersliweran di Jalanan

BERITA TERBARU

Produksi Sawit Indonesia Terancam

Sawit Hasil dari Tanah Sengketa akan Hadapi Kendala Pemasaran

Januari 17, 2026
BULOG Resmi Peroleh Margin Fee 7%, Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

BULOG Resmi Peroleh Margin Fee 7%, Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

Januari 13, 2026
BULOG Ukir Prestasi Pengadaan Beras Nasional Tetinggi Sepanjang Sejarah 3,2 Juta Ton di Tahun 2025

BULOG Pastikan Petani Dapatkan Harga GKP Rp 6.500/kg Melalui Pembayaran Secara Digital

Januari 12, 2026
BULOG Siapkan Strategi Jalankan Penugasan Lebih Besar di 2026

BULOG Siapkan Strategi Jalankan Penugasan Lebih Besar di 2026

Januari 12, 2026

Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur

Januari 10, 2026

Mentan RI : Amran Apresiasi Peran Kapolri dan DPR-RI dalam Percepatan Swasembada Pangan

Januari 9, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Produksi Sawit Indonesia Terancam

Sawit Hasil dari Tanah Sengketa akan Hadapi Kendala Pemasaran

Januari 17, 2026
BULOG Resmi Peroleh Margin Fee 7%, Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

BULOG Resmi Peroleh Margin Fee 7%, Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

Januari 13, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com