• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Minggu, September 27, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Tekanan Pasar Berlanjut, Ekspor Karet Sumut Kembali Anjlok

Admin by Admin
September 8, 2022
0
Tekanan Pasar Berlanjut, Ekspor Karet Sumut Kembali Anjlok

Foto: Gapkindo Sumut

0
SHARES
14
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gemabisnis.com, JAKARTA – Volume ekspor karet Sumatera Utara (Sumut) di bulan Agustus 2022 kembali anjlok menjadi 29.005 ton atau turun 7,33% dibandingkan bulan Juli. Namun, bila dilihat total volume Januari-Agustus 2022 sebesar 249.908 ton masih terdapat kenaikan tipis sebesar 1,69 % dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

Edy Irwansyah, Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Cabang Sumut mengatakan penurunan volume ekspor tersebut dipicu oleh tekanan harga di pasar global yang terus berlanjut. Keadaan ini diikuti oleh pihak pabrik ban selaku konsumen utama dengan aksi mengurangi pembelian dari Indonesia. Penurunan permintaan ini memaksa pabrik pengolahan karet untuk mengurangi produksinya.

Menurut Edy, pemenuhan kebutuhan karet remah (crumb rubber) oleh pabrik ban dunia belakangan ini lebih banyak dari Thailand yang harganya lebih murah dan juga biaya logistiknya lebih rendah.

BacaJuga

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

Selama bulan Agustus 2022 ekspor karet alam Sumut ditujukan ke 29 negara. Adapun 5 negara tujuan ekspor utama karet Sumut adalah : 1) Jepang (29,9%), 2) Brazil (10,3%), 3) Turki (9,2%), 4) Kanada (6,1%), dan 5) China (5,9%).

Harga rata-rata karet jenis Technical Specified Rubber (TSR-20) FOB Singapura di SGX (Singapore Exchange) pada Juli tercatat US$158,72 sen/kg, pada Agustus mengalami penurunan kembali menjadi US$148,31 sen/kg.

Meski sudah mencapai kondisi yang cukup mengkhawatirkan, terus menurunnya harga karet alam di pasar global sejauh ini belum memicu International Tripartite Rubber Council (ITRC) yang beranggotakan tiga negara produsen karet alam utama dunia (Thailand, Indonesia dan Malaysia) untuk mengambil langkah-langkah untuk menahan penurunan harga lebih lanjut.

“Sejauh ini belum ada informasi kapan ITRC akan bersidang untuk membahas penurunan harga karet alam dan lebih jauh memutuskan untuk mengambil langkah menahan penurunan harga, apakah melalui skema pembatasan volume ekspor atau Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) atau melalui skema pengaturan pasokan atau Supply Management Scheme (SMS) atau melalui kombinasi kedua skema tersebut,” tutur Edy.

Dalam sejarahnya, ITRC telah enam kali melakukan pengendalian pasokan karet alam dalam rangka mencegah berlanjutnya penurunan harga dan sebaliknya menopang kenaikan harga. Pengendalian yang ke-enam melalui skema AETS atau pembatasan ekspor yang dilakukan pada April-Juli 2019.

Fenomena Sunset Industry Karet Remah di Indonesia

Edy mengatakan industri pengolahan karet remah di Indonesia dalam lima tahun belakangan ini semakin sulit berkembang, khsusunya di Sumatera Utara. Fenomena sunset industry di crumb rubber sudah mulai terlihat, diantaranya dapat dilihat dari luas kebun karet yang terus menurun, permintaan dunia yang cenderung berkurang, padahal konsumsi karet alam dunia terus meningkat.

Menurut Asosiasi Negara-negara Produsen Karet Alam atau ANRPC (Association of Natural Rubber Producing Countries) bahwa konsumsi karet alam pada 2022 diperkirakan naik 3,7% year-on-year. (YS)

Previous Post

Dubes Lyudmila: Impor Minyak Sawit Rusia Bakal Tembus 1 Juta Ton Tahun Ini

Next Post

Indonesia dan Jepang akan Selesaikan Protokol Perubahan IJ-EPA

Admin

Admin

Related Posts

GAPKI: Kinerja Produksi, Konsumsi dan Ekspor Sawit Menurun di September
Energi & Pertambangan

POPSI: Tekanan Berlapis Akibat Penerapan B50

by Admin
Juni 27, 2026
0

Gemabisnis.com, JAKARTA – Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) bersama Koalisi Transisi Bersih mengingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru memaksakan implementasi...

Read more

Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian Angkat Kualitas Kopi Indonesia

April 28, 2026
Ekspor Karet Sumut Melemah di November 2025, Terdampak Permintaan Global dan Gangguan Logistik Akibat Banjir

Ekspor Karet Sumut Februari 2026 Tumbuh Tipis, Permintaan Global Masih Menahan Pemulihan

Maret 30, 2026
Pemerintah Larang Ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Migor Bekas Pakai

Indonesia Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO

Maret 7, 2026
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Grinding Kakao Global

Maret 3, 2026
Next Post
Indonesia dan Jepang akan Selesaikan Protokol Perubahan IJ-EPA

Indonesia dan Jepang akan Selesaikan Protokol Perubahan IJ-EPA

BERITA TERBARU

Indonesia Daily Brief Sabtu, 26 September 2026

September 26, 2026
Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

September 25, 2026

Indonesia Daily Brief Kamis, 24 September 2026

September 24, 2026
Pemerintah Incar Tambahan Lifting dari Sumur Idle

Indonesia Daily Brief Rabu, 23 September 2026

September 23, 2026
Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Indonesia Daily Brief Selasa, 22 September 2026

September 22, 2026
Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan

Indonesia Daily Brief Senin, 21 September 2026

September 21, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Indonesia Daily Brief Sabtu, 26 September 2026

September 26, 2026
Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

September 25, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com