• Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Jumat, September 25, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Lainnya
    • Perikanan
    • Pangan
    • Hortikultura
    • Manufaktur
    • Opini
    • Umum
    • Ekbis
    • Profil
No Result
View All Result
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa
No Result
View All Result

Mengejar Rasio Kewirausahaan 3,95%

Oleh : Hani W

Admin by Admin
Februari 4, 2022
0
India Batal Kenakan BMAD atas Produk Benang Pintal Polyester Indonesia

Foto: Kemenperin

0
SHARES
32
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Dalam orasi pada Sidang Terbuka Dies Natalis ke -72 Universitas Indonesia, Rabu (02/02/2022) Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki melontarkan target rasio kewirausahaan 3,95% di tahun 2024. Target itu dicanangkan agar struktur ekonomi Indonesia menjadi lebih kuat, tidak bergantung pada segelintir konglomerat saja.

Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia baru mencapai angka  3,47%. rasio ini terlalu kecil jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga di kawasan ASEAN. Rasio kewirausahaan Singapura sudah 8,76%, sementara Malaysia dan Thailand juga sudah di atas 4%. Bahkan di negara-negara maju,rasio kewirausahaannya sudah mencapai 12%.

Wirausahawan yang ada di Indonesia saat ini sebagian besar masih tergolong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

BacaJuga

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

Indonesia Daily Brief Kamis, 24 September 2026

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2021, jumlah wirausahawan Indonesia yang tergolong  UMKM saat ini mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai 8.573,89 triliun rupiah.

Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97% dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4% dari total investasi.

Dampak positif dari keberadaan UMKM sudah terbukti ketika Indonesia dilanda krisis ekonomi dan keuangan di tahun 1998. Saat itu banyak perusahaan besar yang bankrut akibat krisis tersebut sehingga pemerintah terpaksa memberikan bantuan likuiditas terhadap konglomerat-konglomerat di Indonesia.

Dalam kondisi itu, UMKM mampu bertahan dan menjadi penopang ekonomi nasional.

Mengingat besarnya kontribusi yang dapat diberikan sektor kewirausahawan terhadap pondasi ekonomi nasional, tidak pelak lagi jumlah wirausahawan baru harus dipacu.

Upaya meningkatkan jumlah wirausahawan baru memang sudah terlihat sejak beberapa tahun terakhir dan hasilnya cukup positif. The Global Entrepreneurship and Development Institute (GEDI)   mencatat bahwa nilai Global Entrepreneurship Index (GEI) Indonesia terkategori sebagai The Biggest Gains in GEI Score, yaitu negara yang mengalami peningkatan paling signifikan selama tahun 2018-2019.

Indonesia mengalami perubahan peringkat sebesar 19 dari ranking 94 tahun 2018. Atau mengalami perubahan dari skor 21.0.

Diakui kalau pandemi COVID-19 yang awalnya muncul di kota Wuhan, China awal tahun 2000 dan kemudian masuk ke Indonesia awal Maret 2000 telah berdampak negatif terhadap perkembangan wirausahaan di Indonesia. Terlebih pandemi COVID-19 masih berlangsung hingga saat ini dan Indonesia diperkirakan segera memasuki gelombang ketiga serangan wabah itu.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan di era pandemi COVID-19, UMKM adalah sektor yang paling terdampak. Berdasarkan hasil Survei Pelaku Usaha yang dilakukan BPS pada bulan Juli 2020, 84,20 % UMKM mengalami penurunan pendapatan

Untuk membantu UMKM dalam menghadapi dampak negatif COVID-19, Pemerintah harus menggencarkan program dukungan UMKM, diantaranya bantuan insentif dan pembiayaan melalui program PEN.

Sedangkan untuk terus memacu munculnya wirausahawan-wirausahawan baru, pemerintah perlu mendorong perbanyakan kegiatan pelatihan/seminar/ maupun kursus.

Kegiatan pelatihan itu  sebaiknya tidak terbatas kepada mereka yang berpendidikan tinggi saja tetapi juga diberikan kepada mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Jiwa kewirausahaan juga perlu ditekankan bagi penduduk di perdesaan. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan daya saing produk khas kewilayahan. Dukungan promosi yang menarik dan pembangunan komunitas atau paguyuban pengusaha lokal juga sangat penting untuk memperkuat kelembagaan.

Upaya lain yang sangat penting untuk dilakuan adalah mendorong kaum muda untuk menjadi wirausahawan. Hal ini tentunya perlu didorong dengan dukungan finansial mengingat kaum muda yang mampu jadi pengusaha perlu memiliki tabungan yang cukup terlebih dahulu.

Faktanya, banyak juga pengusaha yang sukses dengan usia yang masih belia. Dalam hal ini, pendidikan kewirausahaan juga perlu ditanamkan mulai dari  bangku sekolah.

 

Tags: rasio kewirausahaanTeten MasdukiUMKMwirausahawan
Previous Post

JFX dan KBI Soft Launching Kontrak Perdagangan Pasar Fisik Emas Digital off Exchange

Next Post

Sekjen Kementan: Pupuk Bersubsidi Langka Karena Alokasinya Memang Kurang

Admin

Admin

Related Posts

Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh
Opini

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

by Admin
September 25, 2026
0

Disusun dan dikurasi oleh Paulus W Broto PENGANTAR Batang, Solok, dan Jember menunjukkan bahwa perlindungan warga harus diuji di seluruh...

Read more

Indonesia Daily Brief Kamis, 24 September 2026

September 24, 2026
Pemerintah Incar Tambahan Lifting dari Sumur Idle

Indonesia Daily Brief Rabu, 23 September 2026

September 23, 2026
Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Indonesia Daily Brief Selasa, 22 September 2026

September 22, 2026
Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan

Indonesia Daily Brief Senin, 21 September 2026

September 21, 2026
Next Post
Sekjen Kementan: Pupuk Bersubsidi Langka Karena Alokasinya Memang Kurang

Sekjen Kementan: Pupuk Bersubsidi Langka Karena Alokasinya Memang Kurang

BERITA TERBARU

Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

September 25, 2026

Indonesia Daily Brief Kamis, 24 September 2026

September 24, 2026
Pemerintah Incar Tambahan Lifting dari Sumur Idle

Indonesia Daily Brief Rabu, 23 September 2026

September 23, 2026
Pasca Banjir, Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan Karet Anjlok 50%

Indonesia Daily Brief Selasa, 22 September 2026

September 22, 2026
Hankook Tire Himbau Pengguna Mobil Listrik Perhatikan Kesiapan Kendaraan Khususnya Saat Hujan

Indonesia Daily Brief Senin, 21 September 2026

September 21, 2026
Ini Alasan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Kaca Batin Indonesia. Membaca Indonesia Melalui Kebijaksanaan Leluhur Nusantara

September 20, 2026
GemaBisnis.com - Bersama Membangun Bangsa

Gemabisnis.com adalah sebuah paltform informasi, investasi dan data yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, khususnya pasar komoditi di Indonesia dan global.

Follow Us

Kategori Populer

  • Bursa Komoditi
  • Digital
  • Ekbis
  • Energi & Pertambangan
  • Hobi
  • Hortikultura
  • Hot News
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Manufaktur
  • Opini
  • Pangan
  • Perikanan
  • Perkebunan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Profil
  • Teknologi dan Digital
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Terbaru

Gempa Bermagnitudo 6,3 Guncang Sinabang, Aceh

Indonesia Daily Brief Jumat, 25 September 2026

September 25, 2026

Indonesia Daily Brief Kamis, 24 September 2026

September 24, 2026
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Hot News
  • Bursa Komoditi
  • Energi & Pertambangan
  • Kehutanan & Lingkungan Hidup
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Pangan
  • Hortikultura
  • Manufaktur
  • Opini
  • Umum
  • Ekbis
  • Profil

Copyright © 2021 www.gemabisnis.com